Wajah Barney masih setegang tadi. Dia menjalankan kendaraannya dengan kencang. Beberapa kali tubuh Felicia berguncang dan membentur pintu saat melewati belokan, karena Barney menikung tajam dengan kecepatan penuh.“Barn, kalau kamu ada masalah, aku bisa pulang sendiri kok,” kata Felicia hati-hati sambil menyentuh lengan Barney. Bagai tersadar, Barney segera mengurangi kecepatannya. “Maaf.” Mobil berjalan stabil melewati jalanan kota Eleor. Meskipun hati mereka belum bisa sepenuhnya stabil. Walau malam belum terlalu larut, tempat parkir telah sepi. Satpam yang menjaga sedang menonton televisi dengan sekali-sekali tertunduk dan mendengkur. “Malam, Pak. Jaga sendirian bikin ngantuk, ya,” sapa Felicia dengan senyumannya.Pak Satpam buru-buru bangun. Kedua tangannya mengucek mata, dia tampak merasa bersalah. “Eh, oh, iya, iya, Non. Maaf,”“Ini saya titip mobil, ya, Pak,” kata Felicia perlahan. Pak Satpam segera menyodorkan tiket pada Felicia yang langsung diterima oleh Barney. “Maka
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-03 อ่านเพิ่มเติม