Adrian langsung menarik Indah masuk ke dalam toilet. "Mas?" "Aku kangen," bisik Adrian. "Tapi aku lagi dicari pemeran utama." Adrian langsung memeluknya dengan erat, sangat serat, "Sayang, aku kangen, kamu nggak kangen aku?" Indah hanya diam dengan kedua tangannya yang menggantung. "Sayang, kamu pakai ponsel lagi ya," pinta Adrian nyaris memohon. "Nggak perlu, kan nggak ada fungsinya. Kalau kamu perlu bisa telpon Ara." "Sayang," Adrian menangkup wajah Indah, ia menatapnya dengan begitu dalam, "aku minta maaf, aku nggak akan mengulangi lagi." 'Apakah dia merencanakan sesuatu? Misalnya seperti hewan akan disembelih tapi diberikan makan sampai kenyang dulu,' batin Indah curiga. "Sayang," panggil Adrian lalu kembali memeluknya erat sekali. "Bukannya baru kemarin kamu pulang? Kok udah balik? Kata Robby kamu banyak pekerjaan?" "Pekerjaannya gampang, kamu maafkan aku dulu ya," mohon Adrian, "ini ponsel baru kamu," Adrian secepatnya mengambil dari saku celananya, menge
Last Updated : 2026-10-30 Read more