"Aku sudah bilang, tidak ada kata berhenti untuk malam ini, Nyonya Elvano," bisik Daren dengan senyum nakal yang membuat bulu kuduk Zea meremang sekaligus bergetar."Tapi aku sudah lelah! Kau benar-benar monster!" seru Zea, mencoba mendorong dada Daren, namun kali ini ia hanya bisa mengerang saat Daren tiba-tiba membalikkan tubuhnya, membuat Zea kini berada dalam posisi merangkak."Monster yang kau nikmati, bukan?" Daren terkekeh, tangannya meremas pinggul Zea dengan kuat, meninggalkan bekas kemerahan yang akan menjadi kenang-kenangan esok hari.Sekali lagi, badai itu kembali menerjang. Daren benar-benar tidak memberikan ampun. Ia membawa Zea menjelajahi puncak-puncak kenikmatan yang tidak pernah wanita itu bayangkan sebelumnya. Kali ini, Daren lebih eksploratif. Ia tidak hanya fokus pada satu titik, tetapi menyiksa Zea dengan sentuhan-sentuhan yang membuat wanita itu memohon ampun berkali-kali."Daren... ahh! Aku... hhh...
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-06 อ่านเพิ่มเติม