Air mata yang sejak tadi ditahannya mengalir tanpa suara membasahi kain bantal. Matanya terpejam lelah, meski pikirannya sendiri menolak untuk terlelap. Hati terasa sakit. Dan akan berlanjut seperti apa lagi pernikahan ini?🖤LS🖤"Nanti kuantar kamu ke butik lebih dulu," kata Indra sambil menarik kursi meja makan, menimbulkan deritan yang memecah kesunyian pagi."Nggak usah. Aku nggak ke butik hari ini," jawab Nindiya datar dengan jemari yang sibuk menyendokkan nasi hangat ke piring sang suami, sebelum kemudian mengambil porsi lebih sedikit untuk dirinya sendiri.Suasana di ruang makan lantai bawah itu terasa begitu kaku. Cahaya matahari pagi yang menerobos lewat jendela kaca, sama sekali tak mampu menghangatkan dinginnya jarak di antara pasangan suami istri itu.Indra memegang sendoknya, tapi tak kunjung menyuap. Matanya menatap wajah istrinya yang pucat dan tanpa ekspresi. "Nin, aku minta maaf soal semalam," ujar Indra dengan suara penuh rasa bersalah. "Aku nggak sengaja bertemu d
Last Updated : 2026-09-07 Read more