AKAN KUTUNGGU - 1 Patah Hati "Kenapa kamu bilang nggak ada pikiran untuk menikah? Rugi Bro, ketampanan dan kegagahanmu nggak berfungsi, sia-sia. Kekayaanmu juga untuk siapa. Ayolah, banyak yang mengantri untukmu," ujar Edi pada sahabat baik yang duduk merokok di depannya. Mereka baru saja membahas tentang sahabat mereka yang baru menikah hari ini. Dan mereka baru pulang dari menghadiri resepsinya. Di antara lingkaran pertemanan mereka, hanya Khai yang masih betah sendirian. Teman-teman se-geng mereka sudah menikah semua."Wanita yang kucintai sudah menikah," jawab Khai datar dengan tatapan dingin sambil mengembuskan asap rokok ke udara. Pria berahang tegas yang ditumbuhi cambang tipis itu menatap langit malam yang kelam. Sekelam sorot matanya.Edi menghela napas panjang, bersandar pada kursi kayu kafe outdoor yang cukup ramai malam itu. "Perempuan di dunia ini bukan cuma dia saja, Khai. Bumi nggak selebar daun kelor. Kenapa kamu nggak sedikit saja mempertimbangkan gadis yang hendak
Last Updated : 2026-08-28 Read more