Suasana makan malam di ruang makan berjalan tenang namun dipenuhi ketegangan terselubung yang hanya dirasakan oleh Araya.Di ujung meja, Kalingga menyantap hidangannya dengan tenang. Sesekali, tatapan pria itu tertuju pada Araya yang duduk di samping Dean, sibuk menyuapi bocah itu.Setiap kali pandangan mereka beradu, Araya dengan cepat mengalihkan tatapannya, berpura-pura fokus pada makanan Dean.Namun, Kalingga justru menikmati gestur defensif pengasuh keponakannya itu dengan senyum tipis."Kak Alaya kok makan nasi sedikit banget?" tanya Dean polos usai mengunyah lauknya. "Nanti Kak Alaya kelapalan lho pas tidur."Araya tersenyum canggung, mengelus lembut rambut Dean. "Enggak kok, Dean. Kak Araya sudah kenyang.""Araya cuma sedang menghemat tenaga untuk nanti malam, Dean," sahut Kalingga santai, lalu menyesap air putihnya.Araya hampir saja tersedak liurnya sendiri. Matanya membelalak menatap Kalingga dengan raut panik, sementara pria itu hanya membalasnya dengan sebelah alis yang t
Last Updated : 2026-09-30 Read more