“Al, boleh minta tolong bawakan laporanku sekalian ke meja Pak Kala?”Sera menepuk bahunya. Alea tersentak dan langsung menoleh. Perempuan nyentrik itu sudah menggunakan jaketnya dengan tas di bahu kirinya.“Kamu mau ke mana, Ra?”Sera melirik jam tangannya. “Jemput keponakanku di bandara. Udah izin ke Pak Kala, sih tapi beliau belum datang.”Tatapan Alea bergeser ke kursi Andra yang kosong. Andra sempat muncul pagi tadi, lalu menghilang lagi untuk rapat dengan pihak sponsor baru.Sebenarnya ia juga ingin memastikan sesuatu pada Andra, tapi sejak gathering itu, ia belum juga berani menanyakannya.Alea pun mengangguk. “Iya, nanti aku pulang agak telat kok.”Senyum Sera langsung mengembang. Dia meraup kedua tangan Alea dari atas keyboard dan menggenggamnya erat.“Makasih banget, sayangku,” ucapnya sambil memajukan bibirnya seolah hendak menciumnya.Alea terkekeh. “Iya ya, sana cepet berangkat. Keburu keponakanmu nungguin.”Sera mengangguk, lalu melambaikan tangannya antusias pada seluru
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-06 อ่านเพิ่มเติม