Dua tungkai kaki Rosemary melangkah lebar menaiki anak tangga kediaman megah itu. Wajahnya berseri-seri, dipenuhi rona bahagia yang tak lagi mampu ia sembunyikan. Di genggaman tangannya, selembar kertas putih berlogo rumah sakit tercengkeram erat. Napasnya sedikit terengah, tetapi rasa gembira yang membuncah di dadanya seolah menghapus seluruh rasa lelah."Bibi, ke mana Calvin?" tanya Rosemary begitu melihat seorang pelayan paruh baya berjalan melewati lorong lantai dua.Pelayan itu menghentikan langkahnya, tersenyum sopan saat melihat aura ceria yang dipancarkan sang majikan muda. "Tuan Calvin sedang berada di ruang kerjanya, Nyonya.""Terima kasih, Bi!" sahut Rosemary cepat, tanpa membuang waktu lagi langsung mempercepat langkah menuju ujung lorong.Hatinya membumbung tinggi. Ia sudah tidak sabar ingin menyampaikan berita luar biasa ini kepada sang suami. Bayangan senyum ramah sang dokter di rumah sakit tadi pagi mendadak melintas kembali di benaknya.*“Nyonya, akhirnya Anda hamil.
Última actualización : 2026-09-07 Leer más