Bisikan dingin Owen yang merembes halus melalui earpiece tersembunyi—"Myla sudah aman. Selesaikan cerita ini, Cindy"—adalah sinyal penutup yang telah ditunggu Cindy. Di atas panggung utama yang kian membara oleh uap pekat lima ratus liter bensin, Cindy perlahan menurunkan kedua tangannya dari hadapan kamera siaran langsung. Senyuman tipis, tajam, dan penuh kemenangan terukir di bibirnya, menatap langsung ke dalam pupil mata Josh yang telah tenggelam dalam kegilaan. "Mengapa ... kenapa kamu tersenyum, Cindy?!" raung Josh dengan suara melengking parau, matanya melotot liar, mencari-cari retakan kepanikan yang tak kunjung hadir di wajah wanita di hadapannya. "Karena sahabatku sudah tidak ada lagi di bawah kakiku, Josh," desis Cindy mantap, suaranya memotong kegelapan aula. "Panggungmu sudah kosong. Kebohonganmu sudah selesai." Pupil mata Josh membelalak lebar dalam kebingungan dan keganjilan yang mendalam. Namun, sebelum otak sang psikopat sempat memproses makna kata-kata Cindy, jem
Last Updated : 2026-10-27 Read more