Andin menoleh dengan wajah tegang. "Javier, kamu liat label harganya? Empat ratus ribu buat satu bra, padahal punyaku tiga biji harganya 50 ribu!""Itu bra renda impor, dan yang di etalase memang paling mahal. Di rak belakang ada yang 150 ribuan, bahannya jauh di atas bra pasar kamu. Masuk dulu aja, kalau nggak ada yang cocok kita keluar."Andin menggigit bibir bawahnya, melirik ke dalam toko yang terang dan wangi sabun, lalu melangkah masuk lebih dulu dengan Javier mengikutinya dua langkah di belakang.Seorang pramuniaga muda berseragam merah muda langsung menghampiri mereka."Selamat siang, Kak. Mau dibantu ukur dulu? Kami ada meteran khusus di dalam.""Nggak usah, Mbak, saya udah tau ukuran saya. Tiga puluh empat C, lingkar bawah dada tujuh puluh empat," jawab Andin dengan dagu terangkat.Pramuniaga itu mengangguk kagum. "Wah, Kakak hafal banget, ya."Andin baru tahu angka itu dua hari lalu, lewat video call malam-malam di kamar kos yang pintunya terkunci. Di belakangnya, Javier ti
Last Updated : 2026-10-08 Read more