Merasakan tatapan mengintimidasi dari Riko yang tak pernah ia lihat sebelumnya, kepanikan Abby semakin memuncak. Ia buru-buru menarik tangannya dengan sekuat tenaga. Namun nihil, Riko sama sekali tidak melepaskannya. Cengkeraman pria itu justru terasa semakin erat."Kamu bicarain apa sih, Rik?!" seru Abby, suaranya sedikit bergetar menahan panik dan sakit."Jujur ke aku, By," desak Riko, wajahnya menunduk mendekati wajah Abby dengan kilat mata yang menggelap. "Kamu nolak aku dan pura-pura belum siap pacaran gara-gara laki-laki lain, kan? Siapa orang yang bikin tanda itu di lehermu?""Rik... lepasin!"Riko mengeratkan pegangannya. Abby meringis kesakitan saat kuku-kuku pria itu mulai menancap di pergelangannya. Ia memalingkan wajahnya, berusaha mencari bantuan di sekitar jalan setapak yang sepi itu."Oh, Abigail?"Sebuah suara riang tiba-tiba memecah ketegangan itu.Abby dan Riko sontak menoleh ke arah sumber suara. Jantung Abby seakan melompat ke tenggorokan saat melihat siapa yang b
Last Updated : 2026-09-22 Read more