Riri mematung, ia meremas rok kerjanya di bawah meja hingga buku-buku jarinya memutih. Paspor fisiknya kini ditahan. Tanpa paspor itu, pengurusan visa pelajarnya akan tertunda dan terancam gagal. "Iya, Mas. Aku ngerti," bisik Riri pelan, memaksakan diri agar suaranya tidak bergetar. "Pintar," puji Radit puas, menepuk pipi Riri dua kali. "Makan yang banyak. Badan kamu harus fit…seperti tadi malam," kekeh Radit yang membuat dahi perempuan itu berkeringat. Satu jam kemudian, mereka kembali ke ruang divisi asset management. Begitu Radit melangkah masuk ke ruangannya, Riri berdalih hendak ke toilet. Tapi, ia langsung berbelok menuju tangga darurat. Gantari Kirana: Nu, tangga darurat, sekarang! Perempuan itu meremas ponsel dan dompet yang pegangnya. Tidak lama, pintu tangga darurat terbuka dan Danu muncul dengan wajah yang tidak seperti biasanya. "Kamu kenapa? Radit ngapain lagi?" todong Danu langsung. "Mas Radit... dia pegang paspor aku, Nu," suara Riri bergetar. "Dia minta I
최신 업데이트 : 2026-10-11 더 보기