Tiga ronde kemudian, tidak ada lagi yang peduli pada kartu. Kaus tipis Nadia, BH hitam Dona, dan celana pendek Nadia sudah berpindah ke karpet, sehingga keduanya hanya memakai celana dalam.Dona dan Nadia menempelkan bibir ke leher Saka, satu di kiri dan satu di kanan. Kedua tangan Saka berada di pinggang mereka, tidak bergerak, tidak mendorong, dan tidak berani turun.Dona menyelipkan tangan ke balik kaus Saka dan mengusap dadanya yang keras, sementara Nadia mencium rahang Saka sampai ke sudut bibir. Napas Saka tertahan, dan kedua tangannya mencengkeram pinggang mereka lebih erat daripada yang ia maksudkan.Saka menghafal urutan jurus silat dari jurus pertama untuk mengalihkan pikiran, tetapi ia sudah lupa urutannya.Nadia, yang duduk di paha kanan Saka, menahan senyum karena tonjolan di celana jin Saka mulai mengeras.Dengan suara tertahan, Saka menggerutu, "Woy, kalian ini jin botol, ya? Disuruh tidur malah nongol di paha orang. Kalau ada yang nggak nyaman, bilang sekarang, soalnya
Terakhir Diperbarui : 2026-10-07 Baca selengkapnya