"Kakak, maafkan aku.""Liora, Tidaaakk!!" Elara tersentak dari tidurnya, ia langsung duduk mengatur nafasnya dan mengusap wajahnya kasar, "Sialan, mimpi ini lagi. Ada apa sebenarnya ini."tok..tok..tok.."Masuk..." titah Elara."Nona, ada berita yang harus saya sampaikan." ucap lelaki yang baru saja masuk ke ruangannya itu."Katakan...""Tapi sebelum itu saya ingin anda untuk bersabar—"Belum sempat Sam melanjutkan ucapannya, Elara memotong dengan perasaan kesal. "Kamu jangan terlalu banyak basa basi, Sam. Atau pisau ini akan langsung menancap di dadamu."Sam menunduk, "Maafkan saya, Nona. Saya menerima kabar bahwa adik anda sudah meninggal dunia, Nona."Bagai di sambar petir. Elara terdiam di atas ranjangnya. Adiknya, adik yang ia sayangi meninggal?"Itu tidak mungkin, pasti itu berita bohong kan, Sam?""Kabar itu sudah dipastikan kebenarannya, Nona. Saya menerima kabar— adik anda meninggal karena bunuh diri." Elara terdiam. Tidak mungkin adiknya mengakhiri hidupnya sendiri. Dia ta
Last Updated : 2026-10-01 Read more