"Bukti apa, Pak?" tanya Revan dengan suara tertahan. "Sebuah foto," jawab Pak Markus. "Foto amplop cokelat tebal di atas mejamu, bertuliskan nama sebuah perusahaan konstruksi dari Sumba. Tanggalnya Agustus tahun lalu, dua hari sebelum pengumuman pemenang proyek pembangunan gedung arsip." Revan memejamkan mata. Ingatannya melayang ke hari itu. Seorang lelaki dari perusahaan konstruksi datang ke ruangannya dengan senyum lebar, meletakkan amplop cokelat di atas meja, lalu pergi sebelum Revan sempat menolak. Isinya uang tunai dalam jumlah besar. Sore itu juga, Revan mengembalikan amplop tersebut ke kantor perusahaan itu di Jalan Soeharto, ditemani seorang staf keuangan senior yang menjadi saksi. "Pak, amplop itu sudah saya kembalikan pada hari yang sama," ujar Revan. "Ada saksinya. Ibu Sarlota Manafe, staf keuangan kita yang sekarang sudah pensiun." Hening sejenak di seberang telepon. "Kalau begitu, temui Ibu Sarlota sebelum hari Senin. Inspektorat membutuhkan keterangannya." R
最終更新日 : 2026-10-31 続きを読む