Share

Bab 41 - Munculnya Tokoh Baru

Bau rumah sakit yang khas mulai merasuk ke lubang hidung Riana ketika ia melangkahkan kakinya menuju kamar ICU tempat Rianti dirawat. Ia segera memakai maskernya ketika bau khas yang tak ia sukai itu mulai membuat dadanya sesak.

Ia menatap lurus ke arah depan, hatinya tak begitu perih ketika beberapa saat yang lalu ia mendengar kabar ibunya yang sedang kritis di rumah sakit.

"Hah!" Rianti meraup udara yang terperangkap di dalam masker dengan buasnya. Rasa sakitnya kini masih dihuni oleh Sasha yang ia anggap sudah mengkhianatinya.

Matanya mulai berembun, langkahnya melambat. Fokusnya hanya mengingat tentang kejadian terakhir ketika bertengkar dengan Sasha. Belum pernah persahabatan mereka ternoda karena kisah cinta sebelumnya. Mendadak sekelebat memori mulai bermunculan dalam otaknya.

Dulu Sasha selalu dikelilingi oleh para pria. Bukan hanya karena parasnya yang cantik, namun juga karena sifat tomboy yang justru membuat para lelaki terpikat untuk menaklukkannya.

Sedang Riana? Ia mem
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status