Sang Pewaris Terkuat

Sang Pewaris Terkuat

Oleh:  Saudara Kuat 9527  Baru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8.7
Belum ada penilaian
852Bab
935.5KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Leighton Peltz, tidak punya uang, tidak punya koneksi juga tidak punya pacar. Saat hampir lulus kuliah, tiba-tiba mengetahui ternyata latar belakang keluarganya luar biasa.

Lihat lebih banyak
Sang Pewaris Terkuat Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
852 Bab
Bab 1 Kakek adalah orang terkaya
Malam semakin larut, di asrama putra Westville Highschool."Leighton, kemari dan bawakan aku air untuk cuci kaki."Mendengar teriakan itu, Leighton Peltz bergegas, segera datang membawa air untuk membasuh kaki laki-laki gemuk itu."Tunggu, kaus kaki ini juga tolong kau cuci. Aku belum mencucinya selama beberapa hari. Baunya sangat busuk." Leighton Peltz baru saja meletakkan baskomnya tetapi laki-laki gemuk itu sudah berkata lagi.Dia kemudian mengambil kaus kaki busuk laki-laki gemuk itu kemudian berjalan ke kamar mandi asrama untuk mencucinya.Dia tidak hanya mencuci kaus kaki si gemuk, tetapi juga mencuci seragam sekolah, sepatu dan pakaian dalam teman sekamarnya itu.“Harvey Gantner, semakin lama kau semakin keterlaluan. Kau anggap Leighton itu apa? Dia adalah teman sekamarmu, bukan pembantumu.” Salah satu teman sekamarnya Harold Burch tidak tahan melihat ini dan berkata kepada si gemuk itu.“Hei Harold, aku sedang membantunya, bukankah dia sedang membutuhkan uang? Aku akan memberin
Baca selengkapnya
Bab 2 Traktiran
Jangankan orang terkaya di Dubai, jika dia bahkan hanyalah orang terkaya di sebuah kota kecil, itupun sudah membuat Leighton Peltz tidak dapat mempercayainya.Setelah terdengar bunyi bip dua kali dari ujung telepon, panggilan terputus. Ketika Leighton mencoba menelepon kembali, telepon di pihak sana tidak aktif.Kenapa tidak aktif? Leighton Peltz bergumam beberapa patah kata, lalu meletakkan ponsel ke sakunya.Dia kemudian menarik 5000 dolar dari mesin ATM, Leighton menatap uang itu, tidak dapat menahan perasaannya kemudian menangis.Dia teringat tentang semua penderitaannya selama tiga tahun ini. ‘Masa itu dilalui dengan penuh kemiskinan, sekarang aku sudah punya uang, hidup ini memang harus tahan penderitaan.’Leighton Peltz sudah berdiri di depan mesin ATM cukup lama...Seketika memiliki begitu banyak uang, Leighton Peltz bertanya pada dirinya sendiri apa yang harus dia lakukan sekarang?Jika bukan karena kejadian tadi malam, Leighton Peltz pasti akan bergegas untuk menemui Alisson
Baca selengkapnya
Bab 3 Membantu wanita cantik
"Leighton, apa lebih baik kita tidak pergi ke Imperial Lotus, cari saja restoran di dekat gerbang sekolah." Harold Burch membujuk.“Ya, tidak perlu pergi ke tempat yang begitu bagus, cari saja restoran dekat sini, itu bisa menghemat banyak uang, lebih baik kau gunakan sisa uangmu untuk disimpan atau membelikanku pakaian.” Haydee Lampson berkata sambil menggandeng lengan Leighton.Sangat lembut dan nyaman.Leighton sedikit tersipu malu.Dalam tiga tahun terakhir, Leighton Peltz hidup dengan sangat biasa dan menyedihkan. Semua gadis tahu bahwa Leighton Peltz sangat miskin, dia mencari uang dengan mencuci seragam sekolah orang lain dan membawa air cuci kaki untuk temannya. Gadis-gadis di sekolah telah lama menghindari Leighton.Tak disangka ketika punya uang, banyak wanita yang mau berada dekat dengannya.Tapi Leighton tidak terbuai dengan kecantikan Haydee. Dia berkata kepada Haydee, "Bahkan jika aku menghemat uangku, tidak ada alasan bagiku untuk membelikan kamu pakaian. Kau bukan pacar
Baca selengkapnya
Bab 4 Ruangan VVIP, Benar-Benar Orang Kaya
"Dia tidak mungkin melarikan diri kan?""Kalau dia pergi, apa yang harus kita lakukan? Bukankah sia-sia kita kesini?"Leighton Peltz dan Joan Peloquin hanya berbicara sebentar, tetapi sepertinya para siswa lain tidak sabar menunggu, mereka mengira Leighton Peltz telah melarikan diri.Joan Peloquin juga mendengar teriakan itu, dia mengerutkan kening dan bertanya, "Apakah seseorang baru saja memarahimu?""Itu teman sekelasku, mereka hanya bercanda." Leighton Peltz berkata dengan acuh tak acuh."Baiklah jika begitu, jika teman sekelasmu menyusahkanmu, panggil saja aku dan lihat bagaimana aku akan membereskannya." Joan Peloquin mengepalkan tinjunya dan berkata dengan keras.Leighton Peltz tidak menganggap serius kata-kata Joan saat ini, dia hanya ingin menghabiskan uang sambil melakukan perbuatan baik.Elliot Cotton bergegas menghampiri ketika dia melihat Leighton Peltz, meraih kerahnya, dan berkata dengan marah, "Kau pergi kemana, kami mencarimu kemana mana.""Kenapa kau panik sekali, aku
Baca selengkapnya
Bab 5 Tidak Kekurangan Uang
Leighton Peltz terkekeh dan berkata, "Baiklah, kita patungan kalau begitu.""Karena kita patungan, apa boleh aku memesan dua lobster Australia? Aku dengar bahwa Imperial Lotus baru saja mengimpor lobster Australia yang sangat segar." Kata Dickson McClain."Boleh saja, tapi jumlah kita cukup banyak, apa dua cukup? Bagaimana kalau sepuluh?" Leighton Peltz berbicara dengan bangga.Raut wajah Dickson McClain berubah, dia tidak merespon untuk waktu yang lama.“Kenapa, tidak sanggup?” Leighton Peltz memandang Dickson McClain dengan ekspresi mengejek."Leighton, jangan berlagak kaya, apakah kau tahu berapa harga lobster Australia?" Dickson McClain menjawab.Sekarang Leighton Peltz benar-benar terlalu malas untuk menanyakan harganya. Sebagai cucu orang terkaya di Dubai, apa yang ingin ia makan tinggal dibeli saja bukan? Namun karena dia sekarang sedang bersama dengan Dickson McClain, maka dia bertanya, "Berapa harganya?""200 dolar satu ekor," kata Dickson McClain.“Kalau begitu sepuluh ekor
Baca selengkapnya
Bab 6 Dickson McClain Yang Malang
Setelah Leighton Peltz selesai berbicara, seluruh ruangan VVIP hening.Orang-orang di ruangan itu semua menatap Leighton Peltz.“Leighton Peltz, apa kau gila?” Elliot Cotton membuka mulut untuk memecah kesunyian."Leighton Peltz pasti gila. Menurut apa yang dia katakan, semua makanan ini mungkin berharga lebih dari 15.000 dolar. Bahkan jika dia membayarnya berdua, dia harus menanggung lebih dari 7500 dolar.""Tapi bukankah dia hanya mempunyai 5000 dolar?"Dalam perjalanan ke restoran, Dickson McClain dan kelompoknya berpikir tentang cara membantai Leighton Peltz, tetapi sekarang merekalah yang malah dibantai, mereka sangat ketakutan saat ini.Wajah Dickson McClain sangat pucat, dia hanya memiliki sekitar dari 3000 dolar di kantongnya. Jika dia benar-benar memesan empat botol anggur merah, Leighton Peltz tidak hanya akan ditahan karena tidak bisa bayar, tetapi dia juga akan mendapatkan masalah besar.Tapi saat ini pelayan berkata dengan tepat, "Bos muda, Anda memang orang yang humoris,
Baca selengkapnya
Bab 7 Alisson Pierce Dan Yang Lainnya Meminta Bantuan
Setelah itu Candice Waber juga segera berkata, "Betul, mari kita minta bantuan Leighton Peltz, dia pasti bisa membayarnya."“Aku tidak akan menelponnya. Jika bukan karena dia, apa kita akan ditahan seperti ini?” Alisson Pierce menghela nafas dan berkata dengan marah."Semua ini salahnya, demi menyombongkan diri malah menyeret kita juga."Mendengar ini, Candice Waber dan Loraine sedikit terdiam. Dickson McClain jelas harus disalahkan untuk ini. Bagaimana bisa Leighton Peltz yang disalahkan?Meskipun Leighton Peltz berniat menyombongkan dirinya, dia setidaknya memiliki kemampuan itu, tetapi Dickson McClain? Pada akhirnya dia tidak mampu membayarnya dan hanya melarikan diri meninggalkan pacarnya."Ponsel Dickson McClain tidak bisa dihubungi, apa kau sudah mencoba menghubungi Elliot Cotton dan Harvey Gantner?" Loraine sangat cemas seperti semut yang berada di panci panas.“Akan kucoba.” Alisson Pierce dengan cepat mengeluarkan ponselnya dan menelepon Elliot Cotton dan Harvey Gantner.“Pons
Baca selengkapnya
Bab 8 Presidential Suite
"Leighton Peltz tidak akan datang, lupakan saja." Kata Alisson Pierce sambil mengeluarkan ponselnya untuk menelepon ke rumah."Gawat, sudah terlalu larut, keluargaku pasti sudah tidur semua, apa yang harus aku lakukan?" Loraine tidak berhasil menelpon orang tuanya, dia sangat panik sekarang.Meskipun Alisson Pierce berhasil menghubungi orang tuanya, dia dimarahi habis-habisan di telepon. Faktanya, keluarga Alisson Pierce tidak terlalu kaya. Walaupun kebutuhan sehari-hari tidak masalah, tetapi untuk mengeluarkan 2500 dolar untuk sekali makan juga sangat keterlaluan. "Alisson Pierce, bisakah kau meminta paman untuk memberiku 2500 dolar juga? Aku akan mengembalikannya kepadamu ketika berhasil menghubungi orang tuaku." Loraine memandang Alisson Pierce dengan memohon.Alisson Pierce menggelengkan kepalanya, dan menjawab tanpa daya, "Jangan banyak berharap, ayahku saja mengatakan bahwa dia akan membunuhku.""Ngomong-ngomong Candice, kapan Leighton menjadi pacarmu, kapan kalian berdua dekat,
Baca selengkapnya
Bab 9 Ditipu Saat Membeli Mobil
Telapak tangan Candice Waber basah karena gugup, dia hanya menundukkan kepalanya karena sangat malu.Setelah terjadi pergulatan di hatinya, Candice Waber akhirnya dengan enggan mulai membuka pakaiannya.Candice Waber menggigit bibirnya dan menatap Leighton Peltz untuk waktu yang lama. Tiba-tiba dia berteriak dan berlari menerobos ke kamar tidur dan sembunyi di dalam selimut.Wajah Candice Waber memerah.“Baiklah, aku akan mandi.” Leighton Peltz berdiri dan menghilang dari pandangan Candice Waber.Setengah jam berlalu, Candice Waber menunggu dengan sangat cemas, dia berpikir dalam hati, kenapa lama sekali mandinya?Setelah menunggu setengah jam lagi, Candice Waber berjingkat-jingkat mengenakan piyamanya dan berjalan untuk mencari Leighton Peltz yang ternyata sedang tidur di kamar lain.Dia tidak dapat berkata apa-apa.Candice Waber masih sedikit marah, dia sudah berbaring menunggunya di tempat tidur sangat lama, sedangkan Leighton Peltz malah sudah tertidur?"Aku tidak tahu berapa banya
Baca selengkapnya
Bab 10 Pemerasan
Ini bukan pertama kalinya Leighton Peltz mengemudi, tetapi ini adalah pertama kalinya dia mengendarai mobil yang begitu bagus.Ayah Leighton Peltz bernama Jorah Peltz. Dia dulunya adalah seorang sopir taksi. Di usia yang sangat muda, Leighton Peltz sudah belajar mengemudi.Saat di lampu merah, Leighton Peltz berusaha untuk menginjak rem, tetapi dia menyadari suatu masalah, rem mobil ini tidak berfungsi. "Apa yang terjadi!?"Hanya terdengar suara hantaman ketika BMW Leighton Peltz menabrak sebuah mobil merek Jepang, lampu belakang mobil itu pun hancur."Siapa yang menabrak mobilku?"Seorang pria dan wanita kemudian keluar dari mobil itu, pria itu kemudian berteriak kepadanya, "Apa kau tidak bisa mengemudi? Keluar kau!""Dasar bocah kecil bodoh, kau pikir hebat bisa mengendarai BMW." Pria itu mengutuk dan menunjuk ke Leighton Peltz.Leighton Peltz ketakutan. Mobil bekas ini benar-benar tidak bisa diandalkan. Remnya rusak semua. Untung saja dia belum membelinya.Leighton Peltz meminta m
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status