Apa Bedanya Priceless Artinya Dengan Tak Ternilai?

2026-01-31 09:53:57
232
共有
ABO属性診断
あなたはAlpha?Beta?それともOmega? いくつかの質問に答えて、あなたの本当の属性をチェックしましょう。
診断スタート
回答
質問

3 回答

Yara
Yara
お気に入りの本: Treasured Yet Discarded
Responder HR Specialist
Di sudut pikiranku yang lebih tua dan suka ngumpulin cerita, ada perbedaan praktis antara keduanya: 'priceless' cenderung idiomatik dan fleksibel, 'tak ternilai' cenderung tegas dan emosional. Dalam dunia barang antik, istilah 'priceless' sering dipakai media internasional untuk menandai benda yang hampir tak bisa dijual karena nilainya luar biasa—di Indonesia kita lebih sering pakai 'tak ternilai' dengan tambahan keterangan seperti 'tak ternilai secara historis' atau 'tak ternilai harganya'.

Selain itu ada soal nuansa budaya; orang Inggris atau Amerika bisa bilang "His face was priceless" untuk menceritakan momen humor singkat, sedangkan di sini aku lebih suka terjemahan yang menjaga rasa, misalnya 'ekspresinya nggak ternilai' atau langsung jelaskan 'sangat lucu'. Secara ringkas, keduanya sama-sama menunjuk nilai di luar uang, tapi pilihan kata pantas disesuaikan dengan suasana dan audiens. Buatku, 'tak ternilai' selalu terdengar hangat dan serius—lebih cocok untuk kenangan dan benda yang kuberi tempat khusus di rak memoriku.
2026-02-03 08:58:58
5
Georgia
Georgia
お気に入りの本: Worth Every Million
Honest Reviewer HR Specialist
Percakapan ringan yang sering kutemui bikin aku sadar satu hal: 'priceless' dan 'tak ternilai' memang saudara dekat, tapi bukan selalu tukar-pakai. Dalam bahasa Inggris, kata 'priceless' fleksibel—bisa serius, bisa lucu. Contoh serius: "The painting is priceless" = lukisan itu benar-benar tidak dapat dinilai harganya. Contoh lucu: "That joke was priceless" = lelucon itu sangat mengocok perut. Di Indonesia, kalau kita bilang 'tak ternilai' orang otomatis menganggapnya serius dan penuh rasa, jarang dipakai untuk menggambarkan humor.

Kalau menerjemahkan dari bahasa Inggris, aku sering menyesuaikan nuansa: kalau konteksnya sentimental atau formal, pakai 'tak ternilai' atau 'tidak ternilai harganya'; kalau konteksnya santai dan bermaksud lucu, lebih pas pakai frasa seperti 'sangat lucu', 'kocak sekali', atau bahkan tetap pakai 'priceless' dalam percakapan gaul. Selain itu ada sinonim lain yang berguna: 'invaluable' sering sejajar dengan 'tak ternilai' dalam arti positif dan resmi. Dari pengalaman pribadi, orang-orang lebih 'ngeh' kalau terjemahan menjaga rasa konteks—kalau terjemahan kaku, pesan jadi terasa janggal. Aku suka bermain-main dengan pilihan kata itu supaya nuansa asli tetap hidup.
2026-02-06 11:22:30
18
Oliver
Oliver
Story Interpreter Firefighter
Kalau disuruh bilang beda paling dasar, aku biasanya jelasin begini: kata 'priceless' dalam bahasa Inggris sering dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang nilainya tidak bisa diukur dengan uang, sama seperti 'tak ternilai' dalam bahasa Indonesia. Namun perbedaan kecil muncul di nuansa dan penggunaan sehari-hari. 'Priceless' bisa berarti sangat berharga atau memang tak bisa ditaksir harganya, sedangkan 'tak ternilai' lebih literal—sering dipakai dalam konteks formal atau emosional untuk menegaskan bahwa sesuatu benar-benar melampaui harga.

Dalam praktik, 'priceless' kadang dipakai secara idiomatik untuk hal-hal yang lucu atau ekspresi yang amat berharga dalam momen tertentu: misalnya "his reaction was priceless" yang artinya reaksinya sangat lucu atau tak terlupakan. Kalau diterjemahkan langsung jadi 'reaksinya tak ternilai' terasa agak canggung di bahasa Indonesia; lebih alami mengatakan 'reaksinya priceless' (dipinjam kata bahasa Inggris) atau 'reaksinya benar-benar kocak'. Sebaliknya, 'tak ternilai' sering muncul di kalimat seperti "kenangan itu tak ternilai harganya" atau "karya seni itu tak ternilai", menekankan nilai emosional, historis, atau budaya.

Jadi intinya: terjemahan dasar sama—keduanya menyatakan sesuatu yang tidak bisa dinilai dengan uang—tapi pilih kata sesuai konteks. Untuk karya seni atau benda bersejarah gunakan 'tak ternilai', untuk komentar ringan atau ungkapan humor sering pakai 'priceless' atau terjemahan bebas agar tetap natural. Aku sendiri suka kehalusan kata 'tak ternilai' untuk momen-momen sentimental; bunyinya lebih puitis dan pas buat kenangan.
2026-02-06 17:46:20
18
すべての回答を見る
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

関連書籍

関連質問

Apa sinonim priceless artinya dalam bahasa Indonesia?

4 回答2026-01-31 05:38:41
Kalau aku harus menjelaskan makna 'priceless' ke dalam bahasa Indonesia, aku biasanya mulai dari kata yang paling langsung: 'tak ternilai'. Kata itu terasa pas karena menekankan bahwa nilai sesuatu melampaui ukuran uang. Dalam percakapan sehari-hari aku sering juga menemukannya diterjemahkan sebagai 'sangat berharga', 'amat berharga', atau 'tidak ternilai harganya'. Untuk karya seni atau kenangan, 'tak ternilai' atau 'tidak ternilai' memberi nuansa emosional dan estetik yang kuat. Namun kata 'priceless' punya lapisan makna lain yang menarik: selain menunjukkan nilai yang tak dapat diukur dengan uang, kadang ia dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang unik atau tak tergantikan — misalnya 'momen yang priceless' bisa diterjemahkan menjadi 'momen yang tak tergantikan' atau 'momen yang sangat berharga'. Di sisi lain, dalam bahasa Inggris sehari-hari 'priceless' juga dipakai secara sarkastik untuk menyatakan sesuatu yang lucu atau ekspresi wajah yang berharga; padanan Indonesianya di konteks itu lebih ke 'lucu banget', 'kocak', atau secara santai 'ekspresi yang priceless' (kalau tetap mau pakai kata bahasa Inggris) untuk mempertahankan rasa humornya. Secara pribadi aku suka memakai variasi ini tergantung konteks: untuk karya seni atau kenangan aku pilih 'tak ternilai' atau 'tidak ternilai', untuk benda yang jelas nilainya aku bilang 'sangat berharga', dan untuk hal yang menggelitik aku lebih suka 'lucu banget' atau 'kocak'. Kata-kata itu membuat percakapan lebih hidup dan sering membawa nuansa perasaan yang berbeda, jadi aku sering memilih berdasarkan apa yang mau kusampaikan lewat kata itu.

Bagaimana terjemahan priceless artinya di kamus formal?

4 回答2026-01-31 11:28:51
Buat saya, terjemahan 'priceless' di kamus formal paling sering muncul sebagai 'tak ternilai' atau 'tidak ternilai harganya'. Menurut definisi kamus yang formal, kata itu merujuk pada sesuatu yang memiliki nilai begitu besar sehingga sulit atau mustahil untuk ditentukan dalam bentuk uang. Saya suka cara frasa itu terdengar dalam bahasa Indonesia — ada nuansa keagungan dan penghargaan yang serius, bukan cuma stok frase sehari-hari. Dalam penggunaan, kamus formal biasanya menyertakan penjelasan seperti "amat berharga sehingga nilainya tidak dapat diukur dengan uang" atau "sangat berharga". Saya sering memakai contoh sederhana: a painting described as 'priceless' jadi "lukisan yang tak ternilai harganya," atau "kenangan keluarga yang tak ternilai." Kamus juga mencatat bahwa kata ini adalah kata sifat (adjective) dalam bahasa Inggris, sehingga terjemahan Indonesia biasanya berdiri sebagai frasa sifat: 'tak ternilai', 'amat berharga', atau lebih formal lagi 'sangat berharga yang tidak dapat dinilai dengan uang'. Kalau saya menilik sinonim dan kontras, kamus formal akan memasangkan 'priceless' dengan sinonim seperti 'inestimable', 'invaluable' dan kadang 'irreplaceable' (meskipun 'irreplaceable' lebih ke tak tergantikan). Antonym yang tercatat bisa berupa 'berharga' yang masih bisa dinilai atau 'murah/harga terjangkau' kalau ingin menunjukkan kebalikan. Saya suka memakai 'tak ternilai' ketika ingin memberi kesan resmi dan kuat, itu terasa pas dalam tulisan atau ucapan yang ingin menghargai sesuatu secara mendalam.
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status