Apakah 'What A Coincidence' Termasuk Idiom Dalam Bahasa Inggris?

2025-12-31 22:14:31
91
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Uma
Uma
Pemandu Resepsionis
Dari sudut pandang linguistik, 'what a coincidence' memang memenuhi kriteria idiom: maknanya tidak bisa ditebak dari tiap kata penyusunnya. 'Coincidence' sendiri artinya 'kebetulan', tapi ketika digabung dengan 'what a', ia berubah menjadi ekspresi untuk menyoroti situasi yang luar biasa kebetulannya. Aku sering menemukannya dalam novel-novel terjemahan, terutama genre slice of life, di mana karakter utama menemukan orang atau benda yang tidak terduga.

Contoh favoritku adalah dari buku 'The Universe vs Alex Woods', di mana protagonis bertemu dengan musisi langka di toko vinyl kecil. Kalimat 'What a coincidence!' diucapkan dengan nada setengah tidak percaya, setengah bingung—persis seperti cara kita menggunakannya dalam percakapan nyata. Justru karena kemampuannya menyampaikan emosi kompleks inilah frasa ini dianggap idiom.
2026-01-02 17:46:28
5
Thomas
Thomas
Pembaca Tukang
Sebagai seseorang yang hobi menonton film, aku memperhatikan bagaimana 'what a coincidence' digunakan sebagai punchline dalam komedi atau plot twist. Misalnya di 'Deadpool 2', ketika sang antihero 'kebetulan' mendarat tepat di depan taksi yang ditumpangi targetnya. Dialog ini bekerja karena penonton paham konvensi idiom tersebut—bahwa ia menyiratkan ketidakpercayaan terhadap kebetulan yang terlalu bagus untuk jadi benar. Dalam bahasa Inggris, idiom tidak harus berupa metafora kompleks seperti 'kick the bucket'; frasa pendek yang punya makna khusus seperti ini juga termasuk.
2026-01-05 03:49:24
5
Titus
Titus
Sahabat Baca Sales
Mengamati frasa 'what a coincidence' selalu mengingatkanku pada momen-momen acak dalam drama kehidupan yang terasa terlalu sempurna untuk jadi kebetulan. Dari pengalaman bergaul dengan penutur asli, ungkapan ini memang punya nuansa idiomatik—ia bukan sekadar gabungan kata harfiah, tapi sarat makna ironi atau keterkejutan. Misalnya, ketika dua teman lama tiba-tiba bertemu di Tokyo tanpa janji sebelumnya, reaksi spontan 'Wow, what a coincidence!' lebih menggambarkan keheranan dibanding 'This is statistically improbable'. Idiom seperti ini hidup dalam percakapan sehari-hari, dan justru kurang kuat jika diterjemahkan mentah-mentah.

Yang menarik, frasa ini juga sering muncul di media populer. Aku ingat adegan di 'How I Met Your Mother' ketika Barney dan Robin bertemu di klub padahal masing-masing berbohong sedang sibuk. Dialog 'What a coincidence!' di situ jelas bermuatan sarcasm—ciri khas idiom yang fleksibel menyesuaikan konteks. Jadi meski strukturnya sederhana, kedalaman maknanya membuatnya layak disebut idiom.
2026-01-05 19:36:45
5
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apakah 'what a pity' termasuk idiom bahasa Inggris?

5 Answers2025-11-29 15:28:31
Membahas idiom bahasa Inggris selalu menarik karena seringkali maknanya lebih dalam dari kata-kata penyusunnya. 'What a pity' memang termasuk idiom yang umum digunakan untuk menyatakan rasa sayang atau penyesalan terhadap suatu situasi. Ungkapan ini punya nuansa lebih formal dibanding 'That's too bad' dan sering ditemui dalam literatur atau dialog karakter berpendidikan. Yang membuatnya unik adalah meskipun struktur gramatikalnya sederhana, makna emotifnya kuat. Dalam novel-novel klasik seperti karya Jane Austen, frasa ini sering muncul untuk menggambarkan kesopanan atau simpati yang terkendali. Bedakan dengan 'What a shame' yang lebih bernada kritik sosial.

Bagaimana cara menerjemahkan 'what a coincidence' ke bahasa Indonesia?

3 Answers2025-12-31 14:02:46
Kebetulan yang luar biasa, bukan? Frasa 'what a coincidence' sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama saat kita menemukan kesamaan atau kejadian tak terduga yang serempak. Dalam bahasa Indonesia, kita bisa mengungkapkannya dengan 'kebetulan banget' atau 'wah, kebetulan sekali'. Nuansanya lebih casual dan cocok untuk obrolan santai. Misalnya, ketika bertemu teman di tempat yang tidak terduga, 'Kamu juga di sini? Kebetulan banget!' terdengar lebih alami daripada terjemahan harfiah. Tapi ada juga variasi lain seperti 'kebetulan yang aneh' jika ingin memberi kesan misterius, atau 'sungguh kebetulan' untuk situasi formal. Konteks sangat menentukan—di novel 'Laskar Pelang'i, mungkin akan dipakai 'kebetulan yang mengagetkan', sementara di komik 'Doraemon', Nobita akan bilang 'kebetulan sekali, ya!' dengan nada polos. Intinya, pilih yang sesuai atmosfer percakapan.

Bagaimana contoh penggunaan 'what a coincidence' dalam percakapan?

3 Answers2025-12-31 19:03:22
Ada satu momen di kafe kemarin yang bikin aku tertawa sendiri. Temenku cerita tentang novel 'The Alchemist' yang baru dibelinya, dan pas lagi asik ngobrol, tiba-tiba orang di meja sebelah nyeletuk, 'Eh, aku juga lagi baca itu!'. Langsung kuangkat gelas kopi sambil bilang, 'What a coincidence! Kita semua kayak diikat universe buat bahasin Paulo Coelho hari ini.' Situasinya jadi lebih seru karena ternyata mereka malah ngajak diskusi panjang tentang filosofi buku itu. Hal kaya gini sering terjadi pas ngobrol sama orang yang baru dikenal. Misalnya lagi bahasin game 'Stardew Valley', terus tiba-tiba satu grup di Discord pada ngaku kalo mereka semua lagi tanam blueberries di season yang sama. Spontan aja keluar, 'Whoa, what a coincidence! Blueberry mafia detected.' Kesannya jadi lebih akrab dan ada feeling 'small world' yang nyenengin.

Apakah ada film atau drama yang menggunakan frase 'what a coincidence'?

3 Answers2025-12-31 17:38:22
Pernah nggak sih kamu nonton sesuatu terus ada adegan yang bikin ngakak karena karakter utama tiba-tiba bilang 'what a coincidence' dengan ekspresi kaget? Aku ingat banget waktu nonton 'The Truman Show', ada momen di mana Truman mulai nyadar semua kejadian di sekitarnya terlalu 'kebetulan'. Meskipun nggak pakai frase persis itu, vibe-nya mirip banget. Film ini bener-bener bikin kita mikir sampai mana batas antara kebetulan sama skenario. Di dunia anime, 'Durarara!!' juga sering main-main dengan konsep kebetulan yang nggak wajar. Misalnya pas karakter-karakter yang ternyata punya koneksi tiba-tiba ketemu di convenience store tengah malam. Rasanya seperti lihat domino efek dari sudut pandang yang berbeda.

Apakah 'coincidentally' sama dengan 'kebetulan'?

4 Answers2026-01-09 03:52:15
Mengamati kata 'coincidentally' dan 'kebetulan' selalu mengingatkanku pada diskusi seru di forum linguistik. Keduanya memang sering dianggap padanan, tapi ada nuansa halus yang membedakan. 'Coincidentally' dalam bahasa Inggris cenderung netral, sementara 'kebetulan' dalam bahasa Indonesia bisa mengandung makna keberuntungan atau ketidakdisengajaan yang lebih kuat. Contohnya, ketika bilang 'Kebetulan banget ketemu kamu di sini!' rasanya lebih personal dibanding 'Coincidentally met you here' yang terdengar formal. Pernah mengalami momen saat menerjemahkan dialog karakter di novel, dimana 'coincidentally' dipakai untuk situasi yang benar-benar acak, sedangkan 'kebetulan' kuanggap lebih cocok untuk situasi yang terasa seperti takdir. Ini menunjukkan bagaimana budaya bahasa mempengaruhi persepsi kita tentang kejadian acak.

Apakah 'I need a hug' termasuk idiom dalam bahasa Inggris?

2 Answers2025-11-28 05:49:53
Pernah dengar seseorang bilang 'I need a hug' dan bingung apakah itu idiom? Aku dulu juga begitu! Frasa ini sebenarnya bukan idiom klasik, tapi lebih seperti ekspresi emosional yang udah jadi semacam 'cultural idiom' di kalangan anak muda. Bedanya, idiom tradisional kayak 'kick the bucket' punya makna harfiah yang beda banget dari makna sebenarnya, sementara 'I need a hug' tetaplah permintaan pelukan—cuma konteksnya yang sering hiperbolis. Misalnya, setelah nonton episode sedih di 'Attack on Titan', temenku bisa teriak 'I need a hug!' padahal dia cuma butuh dukungan moral. Yang menarik, frasa ini sering dipakai di komunitas online buat menunjukkan kerentanan atau kebutuhan akan kenyamanan. Aku perhatikan ini terutama di fandom-fandom yang emosional kayak 'Your Lie in April' atau 'Clannad'. Jadi walau secara teknis bukan idiom, fungsinya mirip: jadi 'shortcut' buat ngungkapin perasaan kompleks dengan cara yang relatable. Lucunya, aku malah lebih sering liat ini di meme atau tweet daripada percakapan nyata!

Apa arti kata 'coincidentally' dalam bahasa Indonesia?

4 Answers2026-01-09 20:20:37
Kebetulan adalah kata yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, tapi maknanya lebih dalam dari sekadar 'tanpa direncanakan'. Aku ingat pertama kali nemu istilah ini saat baca novel 'The Alchemist'—Paulo Coelho suka banget pakai elemen kebetulan untuk menyorot takdir. Dalam konteks bahasa, 'coincidentally' bisa berarti dua peristiwa yang terjadi bersamaan secara tidak terduga, seperti pas aku nemu temen SD di konser band favorit padahal kita enggak pernah kontak 10 tahun. Yang menarik, kebetulan juga sering dipakai di plot cerita untuk twist dramatis. Misalnya di anime 'Steins;Gate', Okabe mengalami serangkaian 'kebetulan' yang ternyata adalah hasil manipulasi waktu. Jadi selain arti harfiah, kata ini sering bawa nuansa takdir atau ironi.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status