Di Mana Bisa Beli Buku Gentayangan Intan Paramaditha Online?

2026-01-28 20:34:08 60

5 Antworten

Ulric
Ulric
2026-01-30 02:56:44
Pernah nemu 'Gentayangan' di lapak online Bukukita.com waktu diskon akhir tahun. Situs ini special karena kadang ngasih bonus bookmark atau stiker lucu. Kalau mau beli sambil sekalian hunting judul sejenis, coba filtersearch di marketplace dengan kata kunci 'sastra feminis' atau 'cerita horor Indonesia'—bisa ketemu bundle menarik! Aku personaly lebih suka beli langsung ke toko kecil kayak @buku.kita di IG, lebih berkesan.
Orion
Orion
2026-02-02 00:23:35
Mencari buku 'Gentayangan' karya Intan Paramaditha itu seperti berburu harta karun! Setelah cek di beberapa toko online, Gramedia.com biasanya stoknya lengkap dan kadang ada diskon. Kalau mau lebih murah, coba marketplace seperti Tokopedia atau Shopee—beberapa seller indie sering jual versi second dengan kondisi masih bagus. Jangan lupa cek ulasan penjual biar nggak kecewa.

Untuk yang suka koleksi edisi spesial, coba langsung cek akun Instagram penerbitnya atau grup FB buku bekas. Komunitas pecinta sastra Indonesia sering share info restock atau bazaar buku langka. Terakhir beli di bulan lalu, harganya sekitar Rp90-an ribu untuk yang baru.
Declan
Declan
2026-02-02 02:54:45
Sebagai penggemar Intan Paramaditha, aku selalu monitor akun Twitter penerbit 'Kepustakaan Populer Gramedia'. Mereka sering update stok buku termasuk 'Gentayangan'. Kalau buru-buru, e-book versinya tersedia di Google Play Books dengan harga sekitar Rp50 ribu—praktis buat dibaca di tablet. Tips dari pengalaman: cek hashtag #JualBukuBekas di Twitter juga, banyak penjual terpercaya di sana!
Xander
Xander
2026-02-03 12:56:44
Baru kemarin lihat iklan IG Story dari @bookishstore.id yang lagi pre-order cetakan terbaru 'Gentayangan'. Untuk yang tinggal di luar negeri, Book Depository kadang menyediakan versi internasionalnya (free shipping!). Pro tip: subscribe newsletter toko buku online biar dapet notifikasi restock—novel semacam ini cepat habis!
Blake
Blake
2026-02-03 16:12:48
Kalau lagi mau hemat, coba cari di aplikasi Carousell atau grup Line 'Buku Bekas Berkualitas'. Aku pernah dapet 'Gentayangan' kondisi seperti baru cuma Rp60 ribu! Untuk yang prefer audiobook, cek apakah sudah tersedia di Spotify atau Kobo Plus—beberapa judul lokal mulai banyak yang diadaptasi ke format audio.
Alle Antworten anzeigen
Code scannen, um die App herunterzuladen

Verwandte Bücher

Buku telah di hapus
Buku telah di hapus
Buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus
10
11 Kapitel
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Adi Nugraha atau Nugie, lelaki muda yang besar dalam keluarga biasa. Namun karakternya saat ini terbentuk dari masa kecilnya yang keras. Nugie dididik orangtuanya menjadi seorang pejuang. Meskipun hidup tidak berkelimpahan harta, tapi martabat harus selalu dijaga dengan sikap dan kerendahatian. Hal itu yang membuat Nugie menjadi salah satu orang yang dipercaya atasannya untuk menangani proyek-proyek besar. Jika ada masalah, pelampiasannya tidak dengan amarah namun masuk dalam pekerjaannya. Seolah pembalasannya dengan bekerja, sehingga orang melihatnya sebagai seorang yang pekerja keras. Namun, sosok Nugie tetap hanya seorang lelaki biasaya. Lelaki yang sejak kecil besar dan terlatih dalam kerasnya hidup, ketia ada seorang perempuan masuk dalam hidupnya dengan kelembutan Nugie menjadi limbung. Kekosongan hatinya mulai terisi, namun begitulah cinta, tiada yang benar-benar indah. Luka dan airmata akan menjadi hiasan di dalamnya. Begitulah yang dirasakan Nugie, saat bertemu dengan Sally. Ketertatihan hatinya, membuat ia akhirnya jatuh pada Zahrah yang sering lebih manja. Hal itu tidak membuat Nugie terbebas dalam luka dan deritanya cinta, tapi harus merasakan pukulan bertubi-tubi karena harus menambatkan hatinya pada Sally atau Zahrah.
10
17 Kapitel
Ayah Mana?
Ayah Mana?
"Ayah Upi mana?" tanya anak balita berusia tiga tahun yang sejak kecil tak pernah bertemu dengan sosok ayah. vinza, ibunya Upi hamil di luar nikah saat masih SMA. Ayah kandung Upi, David menghilang entah ke mana. Terpaksa Vinza pergi menjadi TKW ke Taiwan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hingga tiba-tiba Upi hilang dan ditemukan David yang kini menjadi CEO kaya raya. Pria itu sama sekali tak mengetahui kalau Upi adalah anak kandungnya. Saat Vinza terpaksa kembali dari Taiwan demi mencari Upi, dia dan David kembali dipertemukan dan kebenaran tentang status Upi terungkap. *** Bunda puang bawa ayah?" "Iya. Doain saja, ya? Bunda cepat pulang dari Taiwan dan bawa ayah. Nanti Ayahnya Bunda paketin ke sana, ya?" "Lama, dak?" "Gimana kurirnya." "Yeay! Upi mo paketin Ayah. Makacih, Bunda."
10
116 Kapitel
Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku
Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku
Duniaku seakan hancur ketika dengan tak sengaja menemukan sebuah buku nikah suamiku di dalam tas kerjanya ketika ia baru saja pulang dinas luar kota selama satu bulan. Terpampang jelas wajah suamiku dan wanita tanpa hijab dengan lesung pipi menghiasi wajahnya. Rambutnya lurus sebahu, tergerai dengan sebuah jepit kecil dirambut ujung kanan. Aku berusaha mengingat siapa wanita yang ada di dalam buku nikah ini, tapi aku sama sekali tak bisa mengingatnya. Teringat jelas satu bulan yang lalu ketika Mas Naufal meminta ijin padaku untuk dinas luar kota selama satu bulan. Akupun tak mempermasalahkannya karena ini merupakan suatu kegiatan rutinnya ketika bekerja pada suatu perusahaan di kota Y. Ia akan sering dinas luar kota untuk meninjau proyek yang ada di sana. Saat ini Mas Naufal menduduki posisi sebagai pengawas pada sebuah perusahaan konstruksi, membuatnya sering meninggalkanku sendiri di rumah ketika ia tugas di luar kota. Dengan jabatan itulah ia bisa menghidupiku secara layak dan sangat kecukupan, membuatku sangat beruntung memiliki suami sepertinya. Dalam buku nikah yang kutemukan tersebut tertulis sebuah nama Atha Hafidz Alfarezy dengan Kirani Cahya Dewi. Namun tunggu, bukankah nama suamiku adalah Ghibran Naufal Rizal. Tapi kenapa wajahnya sangat mirip? Dan kenapa pula buku nikah ini bisa ada di dalam tas kerja Mas Naufal?
10
29 Kapitel
Buku Nikah di Ruang Kerja Suamiku
Buku Nikah di Ruang Kerja Suamiku
Hanum Khairani Prasetio. Anak keluarga ningrat yang ditinggal pergi oleh calon suaminya tujuh hari sebelum akad dilaksanakan. Ia sangat tersiksa dan drop sampai harus di rawat dengan dokter pribadi. Namun, ditengah penyakit yang melanda hadirlah sosok yang mampu menenangkannya, perlahan ia bisa bangkit dan menerima segala ketetapan takdir dengan ikhlas. Di malam itu, sehari akad akan dilaksanakan. Hadirlah Rey Pratama meminang Hanum. Namun bagaimana kah ia bisa menyimpan rahasia yang begitu besar dengan adanya wanita selain Hanum? Penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada rumah tangga Hanum dan Rey?
Nicht genügend Bewertungen
5 Kapitel
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku
Arumi menemukan sebuah diary di gudang milik mertuanya. Awalnya, ia mengira jika itu adalah milik Hana, adik bungsunya. Namun siapa sangka, ketika ia membuka dan membacanya, ada sebuah puisi yang sepertinya ditulis oleh Haris, suaminya. Senyum yang ia sunggingkan sejak awal membaca, tiba-tiba hilang saat matanya menangkap sebuah nama di bagian paling bawah. Memang benar Arumi, namun nama panjang dari nama itu, bukanlah miliknya. Ada apa ini? Apakah Haris salah tulis namanya?
10
99 Kapitel

Verwandte Fragen

Apa Tema Utama Dalam Novel Karya Intan Paramaditha?

3 Antworten2025-09-19 11:52:03
Membaca karya-karya Intan Paramaditha itu bagaikan menelusuri labirin pikiran dan perasaan yang dalam. Dalam novel-novelnya, satu tema mencolok yang selalu saya temukan adalah pencarian identitas. Misalnya, di dalam 'Gema dari Sekitar', kita diajak untuk melihat bagaimana karakter berusaha menemukan siapa diri mereka di tengah berbagai ekspektasi sosial dan budaya. Intan dengan cerdas menggambarkan perjalanan batin ini, menciptakan narasi yang resonan dengan banyak orang yang juga terjebak dalam dilema identitas. Dia mengajak pembaca untuk merenungkan pengalaman itu dengan cara yang penuh estetika dan artisitik, membuat saya merasakan betapa pentingnya pengakuan atas diri sendiri dalam masyarakat yang sering kali menghakimi. Tidak hanya itu, permasalahan perempuan dan sikap terhadap kekuasaan juga menjadi sorotan dalam setiap karyanya. Intan sering kali menempatkan karakter-karakter wanita yang lebih kuat dan kompleks, berani melawan batasan yang ditetapkan untuk mereka. Dari sudut pandang ini, kita melihat perjuangan mereka dalam menghadapi patriarki yang kerap mendominasi. Dia menunjukkan melalui prosa yang sangat halus dan penuh perasaan bagaimana setiap karakter wanita ini berusaha untuk mencari ruangnya dalam dunia yang kadang tidak berpihak kepada mereka. Setiap kisah terasa intim dan personal, seolah-olah kita menyaksikan perjalanan kehidupan mereka secara langsung. Akhirnya, saya juga tak bisa melewatkan tema tentang mitos dan realitas yang sering muncul dalam tulisan-tulisan Intan. Seperti dalam 'Sebuah Akhir', dia memadukan elemen-elemen budaya dengan kisah-kisah kontemporer, menciptakan dunia yang kaya akan simbol dan makna. Dengan cara ini, Intan menggugah pembaca untuk menggali lapisan-lapisan cerita yang lebih dalam, ditemukan di antara batasan antara kisah nyata dan kisah yang terinspirasi oleh mitos. Nakal dan penuh imajinasi, Intan membuat kita mempertanyakan mana yang nyata dan mana yang tidak.

Apa Saja Inspirasi Yang Mempengaruhi Karya Intan Paramaditha?

3 Antworten2025-09-19 03:37:11
Karya-karya Intan Paramaditha sangat dipengaruhi oleh berbagai elemen budaya Indonesia dan latar belakang personalnya. Apa yang menarik bagi saya adalah bagaimana dia menggabungkan cerita rakyat, mitos, dan sejarah Indonesia ke dalam narasi yang modern dan relevan. Di 'Gadis Penerbang' misalnya, dia mengisahkan sebuah perjalanan yang penuh makna, di mana karakter-karakter tidak hanya berjuang melawan tenggelamnya tradisi, tetapi juga berkutat dengan identitas mereka di era globalisasi. Saya menemukan bahwa jalinan antara budaya lokal dan tema universal ini membuat karyanya sangat menarik dan mengundang diskusi. Intan seolah ingin mengajak kita untuk merenungi bagaimana warisan dan rekaan bisa saling berinteraksi dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain itu, pengaruh pengalaman pribadi Intan sebagai perempuan yang tumbuh di Indonesia juga sangat mendalam. Dari sudut pandang feminis, banyak dari karyanya yang mengangkat suara dan perjuangan perempuan. Dalam beberapa cerpen, dia tidak segan-segan mengeksplorasi isu-isu seperti patriarki, seksualitas, dan perjuangan untuk menemukan atau mendefinisikan diri sendiri dalam konteks sosial yang lebih luas. Ini membawa nuansa yang segar dan berbeda di dalam karya-karyanya, terutama di saat tema wanita kerap kali terpinggirkan di banyak narasi lain. Tak kalah penting, inspirasi dari literatur dunia dan seni juga kental terasa dalam setiap karyanya. Intan menunjukkan ketertarikan yang kuat pada genre dan teknik narasi yang bervariasi, dari fantasy hingga horror. Perpaduan antara tradisi dan inovasi inilah yang menjadikan karya-karyanya tak hanya enak dibaca, tetapi juga penuh makna dan tantangan. Tiada salahnya mencari inspirasi dari cerpen lain di dunia yang menampilkan tema serupa, meskipun siap-siap kehilangan diri dalam dunia yang diciptakannya! Mengamati bagaimana Intan menyulam berbagai inspirasi ini dalam karya-karyanya tidak hanya membuat saya mengaguminya sebagai penulis, tetapi juga mengajak saya untuk memahami lebih dalam mengenai identitas dan konteks budaya dalam setiap cerita. Dia benar-benar mengajarkan kita bahwa setiap elemen, dari yang lokal hingga global, bisa saling berkaitan dan membentuk narasi yang beragam. Membaca karyanya adalah pengalaman yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik.

Bagaimana Intan Paramaditha Menggambarkan Karakter Dalam Karyanya?

3 Antworten2025-09-19 22:43:11
Intan Paramaditha punya gaya yang sangat khas dalam menggambarkan karakter dalam karyanya. Mendalami setiap karakter, dia tidak hanya memberikan deskripsi fisik, tetapi juga latar belakang yang kaya. Misalnya, dalam novelnya 'Gurita yang Menyusup', setiap tokoh terasa hidup dengan emosi dan konflik yang kompleks. Karakter-karakter tersebut sering kali merefleksikan isu-isu sosial yang aktual, memberikan kedalaman yang membuat pembaca merasa terhubung. Ketika membaca kisah-kisahnya, aku merasa seperti dia menggiring kita untuk merasakan setiap perasaan dan dilema yang dialami karakter, seperti aku mengalami petualangan itu sendiri. Dia pintar memanipulasi sudut pandang untuk menjadikan cerita semakin menarik; misalnya, perspektif yang diambil dari sudut pandang karakter utama sering kali membawa kita ke dalam pikiran dan perasaan yang lebih mendalam. Lebih dari sekadar suka menempatkan karakter dalam berbagai situasi yang menegangkan atau menyentuh, Intan juga berusaha menantang norma-norma yang berlaku. Dalam 'Amba', dia menggambarkan karakter wanita kuat yang melawan ekspektasi masyarakat. Kita diajak untuk merasakan betapa sulitnya perjuangan mereka dan bagaimana mereka menghadapi stigma, membuat kita lebih menghargai pengalaman dan pilihan hidup mereka. Karakter-karakter ini bisa jadi cerminan dari banyak individu di sekeliling kita, dan itulah yang membuat karyanya sangat relatable. Selain itu, dialog-dialog yang dibangun juga terasa sangat natural, seolah kita sedang mendengarkan percakapan langsung di depan mata. Ia membuat kita berinvestasi emosional terhadap jalan cerita. Jumlah karakter yang dikembangkan dalam setiap karyanya juga patut diacungi jempol. Semakin kita membenamkan diri, semakin banyak yang bisa kita temui dan pahami. Hal ini tidak hanya menciptakan narasi yang kaya, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi pembaca untuk merenung dan mempertanyakan pandangan pribadi tentang diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka. Melalui nuansa yang beragam, Intan memang berhasil membawa kita ke dalam perjalanan pemikiran dan rasa yang sangat menawan.

Apa Saja Adaptasi Film Dari Novel Intan Paramaditha Yang Ada?

3 Antworten2025-09-19 21:04:45
Ketika berbicara tentang adaptasi film dari karya Intan Paramaditha, hal pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah 'Gadis Kretek'. Film ini sangat menarik karena ia berhasil menggabungkan elemen sejarah dengan sentuhan yang penuh pesona. Berlatarkan zaman ketika rokok kretek mulai populer, cerita ini mengikuti perjalanan karakter utama yang berusaha menemukan jati diri dan makna hidup dalam masyarakat yang penuh dengan tantangan. Adaptasi ini tidak hanya menonjolkan visual yang menawan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang identitas dan keberanian, yang memang merupakan salah satu tema utama dalam novel-novel Intan. Saya rasa, penggambaran karakter yang kuat sangat terasa, dan itu adalah salah satu faktor yang membuat saya terhubung dengan film ini. Tentu saja, tidak hanya itu, adaptasi 'Gadis Kretek' juga membawa serta nuansa dan keindahan budaya Indonesia, yang membuat saya merasa bangga sebagai penggemar film lokal. Elemen-elemen visual yang ditampilkan sangat mendukung narasi, menghadirkan larutan dari tradisi dan modernitas yang sering kali berkonflik. Saya sangat merekomendasikan film ini bagi siapa saja yang ingin merasakan perpaduan antara sejarah dan drama kontemporer. Berbicara tentang kepuasan, saya rasa argumen yang diberikan oleh para kritikus seputar adaptasi ini sangatlah penting. Mereka menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa perbedaan dengan novel aslinya, film ini berhasil menangkap esensi cerita dan karakter dengan sangat baik.

Apa Arti Simbolisme Dalam Novel Gentayangan Intan Paramaditha?

5 Antworten2026-01-28 19:08:24
Ada satu momen di 'Gentayangan' yang membuatku terpaku lama: sosok hantu perempuan dalam cerita 'Kunang-Kunang'. Bagiku, itu bukan sekadar hantu, tapi representasi kegelisahan perempuan yang terus dihantui oleh ekspektasi sosial. Intan Paramaditha piawai mengubah mitos urban menjadi cermin tajam untuk membongkar persoalan gender. Adegan ketika tokoh utama berjalan di mal tengah malam sementara bayangannya sendiri seolah hidup mandiri—itu metafora brilian tentang bagaimana perempuan sering dipaksa berperan ganda dalam masyarakat. Yang juga menarik adalah motif perjalanan dalam kumpulan cerita ini. Setiap perpindahan lokasi sepertinya melambangkan pencarian identitas yang tak kunjung usai. Dari Jakarta ke New York, lalu menyelam ke dunia dongeng, Intan seolah bilang: 'liyan' itu bukan cuma tentang tempat asing, tapi juga tentang diri sendiri yang tak pernah benar-benar kita pahami.

Apakah Ada Adaptasi Film Dari Gentayangan Intan Paramaditha?

5 Antworten2026-01-28 19:41:00
Gentayangan Intan Paramaditha memang buku yang sangat kuat secara visual, jadi wajar kalau banyak yang penasaran tentang adaptasi filmnya. Sejauh yang kuketahui, belum ada pengumuman resmi tentang adaptasi layar lebar untuk karya ini. Tapi menurutku, dunia surealis dan kritik sosial dalam buku ini punya potensi besar untuk jadi film indie yang memukau. Bayangkan saja adegan-adegan magis realismenya diangkat ke layar dengan sinematografi kreatif! Aku sendiri sering membayangkan bagaimana sutradara seperti Joko Anwar atau Edwin mungkin menafsirkan kisah ini. Yang menarik, beberapa tahun lalu sempat beredar kabar tentang minat produser untuk mengadaptasinya, tapi sepertinya masih dalam tahap wacana. Justru ini malah membuatku excited - kadang proses pengembangan yang lama bisa menghasilkan adaptasi lebih matang. Sambil menunggu, mungkin kita bisa diskusi fan casting? Aku membayangkan Chelsea Islan sebagai protagonis!

Apa Perbedaan Gentayangan Dan Karya Lain Intan Paramaditha?

5 Antworten2026-01-28 16:05:46
Membandingkan 'Gentayangan' dengan karya-karya Intan Paramaditha lainnya seperti 'Sihir Perempuan' atau 'Kumpulan Budak Setan' itu seperti menelusuri labirin imajinasi yang berbeda-beda. 'Gentayangan' punya aroma jalanan yang lebih kuat, semacam cerita-cerita urban yang dijahit dengan benang merah feminitas dan marginalisasi. Karya-karya sebelumnya sering bermain di wilayah domestik yang lebih privat, sementara 'Gentayangan' justru melompat keluar dari tembok rumah, mengembara di jalanan Jakarta yang bising. Yang menarik, Intan selalu konsisten menyelipkan kritik sosial dalam karyanya. Tapi di 'Gentayangan', kritik itu disampaikan dengan lebih frontal melalui metafora hantu dan arwah penasaran. Rasanya seperti dia menemukan medium baru untuk menyampaikan protes - tidak lagi melalui kisah rumah tangga yang tertutup, tapi melalui cerita-cerita jalanan yang brutal dan nyata.

Siapa Intan Paramaditha Dan Karya Apa Yang Paling Terkenal?

3 Antworten2025-09-19 16:19:47
Mendengar nama Intan Paramaditha langsung terbayang sosok sastrawan yang penuh kreativitas dan imajinasi. Dia adalah penulis asal Indonesia yang dikenal karena karya-karya yang mengeksplorasi tema perempuan dan identitas. Salah satu buku yang paling terkenal adalah 'Gugurnya Perempuan dalam Novel.' Karya ini menarik perhatian banyak pembaca karena menyajikan kisah-kisah yang bukan hanya memikat, tapi juga penuh makna. Di dalamnya, kita bisa menemukan berbagai karakter perempuan yang kuat dan kompleks. Bagi saya, membaca 'Gugurnya Perempuan dalam Novel' itu seperti menjelajahi dunia baru di mana setiap halaman diisi dengan pengalaman hidup yang mendalam. Intan bukan hanya menulis tentang perempuan, tetapi juga mendorong pembaca untuk berpikir kritis tentang bagaimana cara pandang masyarakat terhadap mereka. Selain itu, gaya bahasa Intan yang puitis dan lugas membuat setiap cerita semakin hidup, seolah-olah kita berada dalam situasi tersebut. Tak heran jika banyak yang mengagumi karyanya dan ingin mengetahui lebih banyak tentang latar belakangnya dan pandangannya terhadap literasi. Dari perspektif saya sebagai penggemar sastra, karya Intan bukan hanya sekadar bacaan, melainkan juga sebuah perjalanan emosional. Ada rasa keinginan untuk memahami lebih dalam tentang karakter yang ditulisnya, dan bagaimana ia menciptakan narasi yang sangat dekat dengan kenyataan kehidupan perempuan di Indonesia.
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status