Dari semua karakter sastra lokal tahun ini, Dira di 'Aku yang Akan Pergi' paling nyantol di kepala. Bayangin aja, tokoh yang bisa bikin pembaca ngerasain dichotomy antara ingin memeluknya dan ingin menjerit karena frustasi melihat keputusannya. Scene dimana dia bakar surat-surat lamanya sambil ketawa-ketiwi itu bikin merinding—kayak liat ledakan emosi yang dieksekusi dengan sempurna.
Percakapan di forum buku kemarin seru banget bahas Dira dari 'Aku yang Akan Pergi'. Ada yang bilang dia protagonis paling annoying sepanjang 2023, tapi justru itu yang bikin menarik. Karakternya nggak dicoba untuk disukai—dengan egoisme, ketakutan, dan kecerobohannya yang manusiawi banget. Adegan klimaks ketika dia akhirnya berani buka koper berisi barang-barang peninggalan ayahnya itu bikin nangis bombay.
Baru semalam aku selesai baca ulang 'Aku yang Akan Pergi', dan tetap aja Dira bikin terkagum-kagum. Karakternya itu lho... seperti lukisan cat air yang sengaja dibiarkan luntur di beberapa bagian. Yang kusuka, meski judulnya tentang kepergian, justru kehadiran Dira terasa banget sampai halaman terakhir. Cara dia mengekspresikan cinta dengan segala ketidaksempurnaan itu realistis banget.
Kalau ada yang nanya siapa jantung cerita 'Aku yang Akan Pergi', pasti langsung terngiang dialog-dialog Dira yang puitis tapi nggak norak. Karakter ini unik karena ketangguhannya muncul justru dari kelemahannya. Aku suka cara penulis membangun konflik internalnya; mulai dari hubungan toxic dengan ibunya sampai pergulatannya dengan anxiety disorder yang jarang banget diangkat di sastra pop Indonesia.
Pernah nggak sih baca novel yang bikin deg-degan karena karakternya begitu hidup? 'Aku yang Akan Pergi' punya sosok utama bernama Dira, cewek kompleks dengan luka masa kecil yang mendalam. Awalnya kupikir ini cuma cerita sedih biasa, tapi ternyata perjalanan emosionalnya nggak cuma tentang kepergian fisik, tapi juga perjuangan menerima diri sendiri.
Yang bikin menarik, Dira digambarkan dengan detail psikologis mengagumkan. Ada adegan dimana dia berdiri di depan cermin sambil bertanya pada refleksinya sendiri—itu moment kecil tapi powerful banget. Novel ini berhasil bikin aku ngerasa kayak jadi temen sekamar Dira yang ikut merasakan setiap etapenya.
2026-05-10 00:09:58
14
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya
Lady-Noir
8.9
25.8K
Selama tiga tahun pernikahan, dia— Camelia Collyn hanyalah istri di atas kertas.
Calvin Ashford—suaminya tidak pernah menyentuhnya bahkan tidak pernah mencintainya.
Ketika kebenaran terungkap—bahwa ia hanya pengganti, dan sang suami menjaga dirinya untuk cinta pertamanya—ia tahu akhir pernikahan ini sudah ditentukan. Calvin Ashford berniat akan menceraikannya. Tentu saja demi kembali pada Samantha Rose (Tata)—cinta pertamanya yang sudah kembali.
Namun satu kesalahan di malam terakhir mengubah segalanya.
Camelia pergi, meninggalkan surat cerai dan anehnya bukannya senang dengan kepergian Camelia, justru malah sebaliknya.
Kenapa demikian?
[Setelah secara tidak sengaja bermain-main dengan sang legenda, dia dengan putus asa meminta bantuan ke Internet.] Setelah dikhianati oleh seorang mantan pacar bajingan dan kakak perempuannya, Catherine bersumpah akan menjadi bibi yang tidak tahu malu bagi mereka! Oleh karena itu, dia mengambil keuntungan pada paman mantan pacarnya. Dia tidak menyadari ternyata sang Paman itu lebih kaya dan lebih tampan dibanding mantan pacarnya. Sejak saat itu, dia menjadi istri yang romantis untuk paman mantan pacarnya dan selalu menggodanya. Meskipun pria itu akan memberinya sikap dingin, dia tidak keberatan selama dia bisa mempertahankan identitasnya sebagai bibi dari sang mantan pacar. Suatu hari, Catherine tiba-tiba menyadari bahwa dia menggoda orang yang salah! Pria yang selama ini dia rayu habis-habisan ternyata bukan paman si bajingan itu! Catherine sangat marah.”Aku sudah selesai. Aku ingin bercerai!” Shaun suaminya kehilangan kata-kata. Betapa tidak bertanggung jawabnya dia! Jika dia ingin bercerai, maka itu hanya akan menjadi mimpinya saja.
Nadia ingin berbagi kebahagiaan atas kehamilannya pada kedua orang tua dan Nabila saudaranya. Betapa terkejutnya Nadia saat melihat keluarganya bahagia atas kehamilan Nabila yang ia ketahui belum menikah, dan yang lebih mengejutkan lagi lelaki yang menjadi ayah dari anak yang dikandung Nabila adalah Rama suaminya. Talak akhirnya terucap dari bibir Rama.
Nadia pergi dalam kekalutan hingga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia keguguran. Nadia yang merasakannya sakit raga dan hatinya masih harus berhadapan dengan Gio pemilik mobil mewah yang ia tabrak. Dan sebagai ganti rugi yang tak sedikit Gio meminta Nadia menjadi istrinya. Padahal Gio adalah pemilik perusahaan tempat Rama bekerja.
Terbesit balas dendam, tapi ternyata menikah dengan Gio bagaikan memasuki neraka dunia yang lain.
Karena kebenciannya pada ayahnya, Siena tidak mau menemui ayahnya, dia memilih menutupi jati dirinya yang sebagai pewaris tunggal. Bukan hanya benci dengan ayahnya, dia juga benci menjadi keturunan Adyaksa. Namun, keadaannya justru dimanfaatkan ART-nya yang mengaku sebagai dirinya. Akankah Siena sadar akan kesalahannya?
Maya selalu diperlakukan seperti Upik Abu oleh suami dan keluarganya. Meski sulit, Maya menerima karena dia pikir mereka akan berubah. Terlebih, posisinya yang tidak berdaya untuk melawan karena keluarga Maya pun melakukan hal yang sama, seakan Maya adalah anak tiri.
Ketika seorang pria dari masa lalunya hadir dan kembali mengembalikan senyum Maya, dia menahan diri untuk tak berharap apa pun. Meski demikian, pria itu terus saja mendukungnya.
Latas bagaimana nasib Maya? Akankah Maya mendapatkan kehidupan seperti pelangi, penuh warna dan ceria setelah keluar dari sangkar mertua dan ... keluarganya? Lalu, bagaimana nasib pernikahannya?
Dia adalah ketua Pasukan Aksara yang menyebar di seluruh dunia!
Dia adalah pendiri Perusahaan Aksara yang memiliki kekayaan ratusan triliun!
Dia kembali ke Kota Kumara untuk mencari tunangannya. Namun, dia malah menemukan tunangannya bertunangan dengan orang lain. Tunangannya itu merobek surat nikah secara terang-terangan dan mempermalukannya ....
Ada sesuatu yang sangat memikat tentang cara 'Sang Pangeran Tak Tertahan' membangun karakternya. Tokoh utamanya, Rizky, adalah sosok yang sulit dilupakan—seorang pangeran muda dengan beban masa lalu yang rumit dan pesona ambigu. Yang bikin menarik, dia bukanlah pahlawan stereotip; justru kelemahannya (sikapnya yang sering seenaknya dan trauma keluarga) membuatnya terasa nyata. Novel ini pinter banget memainkan dinamika antara image 'pangeran sempurna' di mata rakyat vs. kekacauan emosionalnya dalam kehidupan pribadi.
Aku suka bagaimana pengarang menggambarkan perkembangan Rizky dari sosok arogan jadi lebih terbuka lewat interaksinya dengan Laras, karakter perempuan kuat yang jadi 'penyeimbang'-nya. Chemistry mereka itu... chef's kiss! Tapi jujur, terkadang aku ingin Rizky lebih sering ngeledek—dialog sarcastic-nya itu lho, bikin gregetan tapi lucu sekaligus.
Kalau bicara tentang 'Aku Terpaksa Menjadi Pemuas Nafsu Majikan', karakter utamanya adalah seorang wanita biasa yang terjebak dalam situasi tak terduga. Dia digambarkan dengan kompleksitas emosi yang dalam, mulai dari ketakutan, keterpaksaan, hingga perlahan menemukan kekuatan dalam dirinya. Novel ini sebenarnya lebih dari sekadar cerita erotis—ada lapisan psikologis yang menarik di balik dinamika hubungan antara dia dan majikannya.
Yang bikin gregetan adalah bagaimana penulis membangun karakter ini tanpa terjebak klise. Dia bukan sosok pasif yang hanya mengikuti alur, tapi punya agency meski dalam kondisi tertekan. Aku suka bagaimana perkembangan karakternya digambarkan secara organik, membuat pembaca bisa merasakan perjalanan emosinya.