Mas Ramli itu masterclass dalam membangun personal branding alami. Kontennya sederhana banget secara konsep - orang makan di warteg trus ngasih komentar - tapi yang bikin beda itu charisma-nya. Bahasa tubuhnya exaggerated pas makanan enak, gaya ngomong yang nggak di-filter, sampe kebiasaan nyeletuk 'Waduh, ini nendang banget!' jadi trademark. Dia juga pinter banget memainkan algoritma dengan durasi video pendek yang padat, thumbnail mata melotot, dan judul provokatif kayak 'GILA! NASI PADANG TERPEDES SEUMUR HIDUP'. Tapi yang paling penting, kontennya selalu authentic - you can tell he genuinely enjoys what he's doing.
Konten Mas Ramli itu ibarat gado-gado di siang hari - segar, nggak ribet, tapi bikin nagih. Awalnya cuma iseng nontin videonya yang review mie ayam dekat rumah, eh malah ketagihan. Rahasianya? Dia nggak cuma kasih rating makanan, tapi bawa kita masuk ke pengalaman makan itu sendiri. Dari suara 'kres-kres' kerupuk pas digigit sampe reaksinya waktu kepedesan, semua divisualisasiin dengan sempurna. Banyak juga yang bilang ciri khasnya ada di editing yang cepat tapi pas, dengan zoom-in ke makanan dan efek suara lucu. Uniknya lagi, dia sering kasih shoutout ke penjual kecil yang jarang diliput media. Jadi selain hiburan, kontennya juga jadi promosi buat UMKM.
Ada sesuatu yang sangat autentik dari cara Mas Ramli menyajikan kontennya. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tapi tetap hangat, ditambah ekspresi wajahnya yang khas, bikin setiap videonya terasa seperti obrolan santai dengan tetangga. Konten review makanan jalanannya itu nggak cuma sekadar 'enak' atau 'nggak enak', tapi selalu dibumbui cerita kecil tentang penjualnya atau nostalgia masa kecil. Misalnya pas dia nyobain batagor langganannya sejak SD, tiba-tiba jadi flashback tentang main bola di lapangan deket situ. Itu yang bikin relatable banget.
Dia juga punya signature catchphrase kayak 'Ah mantap!' yang langsung jadi identitas brand-nya sendiri. Nggak heran sampe jadi meme di medsos. Yang menarik, kontennya tetap konsisten di niche kuliner lokal yang sederhana, tapi dikemas dengan energi super positif. Bukan tipe food vlogger yang sok fancy atau overly critical - Mas Ramli itu kayak temen yang lagi lapar dan excited mau nyobain warung tenda pinggir jalan bareng kita.
Pernah ngerasain ngidam makanan tertentu trus langsung kepikiran video Mas Ramli? That's his magic. Konten-konten viralnya itu berhasil bikin street food biasa jadi terasa spesial. Take his 'Nasi Goreng Mercon' video for example - cara dia ngedeskripsiin level pedesnya pake analogi 'drakor lagi gebetan sama doi' itu jenius banget! Banyak yang nggak sadar, framing kamera handheld ala 'kamera temen' itu bikin penonton merasa lagi jalan bareng dia. Plus, pilihan tempat makannya selalu yang affordable, jadi nggak ada jarak sama penontonnya. Yang bikin betah, di setiap videonya selalu ada unsur kejutan - entah itu ekspresi wajahnya pas nyobain makanan atau cameo penjual yang ikutan ngobrol.
2026-07-12 09:47:52
11
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.1M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Roni, pemuda desa yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah begitu cepat. Ketampanan dan sikap polosnya justru membuat banyak wanita terpikat—mulai dari ibu kos cantik yang kesepian, wanita karier yang menggoda, hingga janda-janda muda yang haus perhatian.
Awalnya Roni hanya ingin bekerja dan hidup sederhana. Namun pesona para wanita itu menyeretnya ke dalam hubungan-hubungan terlarang yang penuh godaan dan rahasia.
Ibu mertuaku tega menyuruh Mas Amar – Suamiku, untuk menikah lagi. Hanya karena aku belum bisa memberi keturunan. Sebagai anak yang berbakti, Mas Amar tidak bisa menolak. Dia tak ingin menyakiti hati ibunya.
Bertubi hinaan dan cacian aku dapatkan. Berusaha tegar demi cinta, namun terlalu menyakitkan.
"Hiduplah bahagia dengan dia, Mas. Aku tidak bisa bertahan dalam rumah tangga ini. Aku pikir kamu bisa membangun syurga untukku, di rumah ini. Ternyata tidak! ... Maaf, aku menyerah!" ujarku sambil menatap bola mata indah milik Mas Amar.
"Aku tidak akan melepaskan mu, Arumi. Aku sangat mencintaimu!" Mas Amar berusaha memegang tanganku. Tetapi aku langsung menghempaskan.
"Cinta seperti apa yang Mas aksud? Tidak ada cinta yang di dalamnya mengandung luka!" Aku berkata dengan raut wajah penuh amarah.
Blurb
Kenapa, sih, wanita kalau sudah di atas 30 tahun dan belum menikah, disebut perawan tua? Tidak laku? Dan berbagai titel lainnya.
Tidak itu di kota atau pun desa. Selalu saja hal itu menjadi gunjingan para kawan, sanak saudara, juga para tetangga. Seakan status jomlo adalah aib besar yang sangat memalukan.
Ada apa sebenarnya dengan sugesti orang-orang tentang status jomlo? Padahal jomlo itu kan tidak merugikan siapa pun. Mereka bukan virus, bukan pula kutukan. Jadi tidak perlu dipermasalahkan.
Seperti halnya aku. Aku Hasmi Azzahra. Seorang perawat di sebuah rumah sakit, yang kini berusia 32 tahun dan aku seorang jomlo!
Sebenarnya, bukan mauku masih menjomlo seperti ini di usiaku yang sudah tidak muda lagi. Pengalaman buruk tentang lelaki berengsek di masa lalulah yang membuat aku seperti ini.
Bukan aku trauma. Aku hanya ingin lebih seleksi lagi dalam memilih pasangan, karena aku tidak ingin kecewa kembali.
Untuk memilih pasangan, aku tidak mungkin asal tunjuk, dan asal pilih mumpung ada yang mau, iya, kan? Karena menikah itu perkara panjang yang punya banyak poin untuk dipikirkan dan dipertimbangkan.
Pokoknya aku tidak mau sampai salah pilih lagi!
Jadi … tolong dimengerti, ya? Jomlo itu bukan aib, kok. Meski aku tidak tahu sampai kapan harus menjomlo seperti ini?
Aku hanya bisa menunggu jodohku datang saja.
Sekalipun, sebenarnya ada seorang pria yang sering membuatku galau tingkat dewa. Tapi, sikap datarnya membuatku kesulitan menebak isi hatinya.
Hatiku semriwing saat dia melirikku. Namun, tensi darahku pun selalu naik tiap kali berinteraksi dengannya.
Dia sangat menyebalkan! Namun, juga selalu aku rindukan.
Jadi, haruskah aku mengejarnya? Atau cari pria yang lain saja, yang bisa memberiku kepastian.
Yang mana, yang harus aku pilih untuk mengakhiri kejomloan ini?
Ini kisah gadis SMA bernama lengkap Gentari Parwani yang terpaksa harus berhenti sekolah, sebab dikeluarkan oleh pihak sekolah karena dia berbuat kesalahan yang amat fatal dengan pacarnya, sayangnya sang pacar tidak mau bertanggung jawab. Hingga takdir membawanya bertemu pada lelaki tampan, seorang CEO ternama. Agam namanya, kehidupan Agam selalu dianggap sempurna oleh orang lain, tanpa mereka tahu. Kalau kehidupan lelaki yang sudah beristri itu tidak seindah yang dibayangkan. Lima tahun menikah dengan Anes, terjadi kejanggalan pada rumah tangga mereka, sampai kabar buruk membuat sepasang suami-istri itu mulai tak akur. Istrinya Anes kerap menyibukkan diri dan mengacuhkan Agam. Di saat Anes pergi maka tanpa segaja Gentari lah yang selalu mengisi kekosongan Agam.
Sebuah cerita tentang seorang wanita yang mempertahankan suaminya agar tetap mencintainya dengan menempuh jalan yang salah, menuntut ilmu yang membuat ia terus menjadi dicintai.
Ilmu Sumpah Malam Pertama.
Setiap hari, ia berusaha memberikan air kencingnya pada minuman suaminya agar suaminya tetap mencintainya dan tidak meninggalkan dirinya.
Hidupnya tidak pernah tenang.
Dulu Rosdiana berpikir setelah menikah dengan H. Bahri yang tampan dan kaya raya hidupnya akan bahagia ternyata ia salah. Salah besar.
Rosdiana tidak pernah tahu bahwa dulu H. Bahri memburunya hanya demi memuaskan nafsu sexnya , selain itu H. Bahri juga terpacu oleh tantangan teman-temannya untuk mendapatkan Rosdiana. Hingga H. Bahri mati-matian memburu wanita itu.
Mereka pun menikah dengan sebuah pernikahan mewah.
Hari berlalu Rosdiana menemukan kenyataan suaminya terus menerus memburu wanita lain.
Yang lebih parah lagi H. Bahri didapati telah menikah dengan Karenina wanita jelita yang berhasil memikat suaminya.
Rosdiana makin gila hingga ia meninggal secara misterius. Sejak itu kejadian menyeramkan terjadi hampir setiap hari.
Ramli Sarip atau yang lebih dikenal sebagai Ah Mantap Mas Ramlo memang punya momen viral yang bikin namanya melejit di dunia konten kreator. Semuanya berawal dari video pendeknya yang menampilkan gaya khasnya dengan ekspresi super ekspresif dan kalimat 'Mantap' yang jadi trademark-nya. Video itu awalnya sederhana banget—cuma rekaman dia ngobrol santai sambil pake kacamata khasnya, tapi energi positif dan kelucuannya bikin orang langsung tertarik. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan kadang random itu justru jadi daya tarik utama. Orang-orang suka karena apa yang dia sampaikan itu apa adanya, tanpa dibuat-buat.
Selain itu, konten-kontennya yang membahas kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang kocak juga jadi alasan lain dia cepat populer. Misalnya, video-videonya tentang 'resiko jadi youtuber' atau 'gaya hidup anak kosan' itu bikin banyak orang relate. Dia bisa mengemas hal-hal biasa jadi lucu dan menghibur. Ramli juga sering kolaborasi dengan kreator lain, yang semakin memperluas jangkauan kontennya. Kombinasi antara keautentikan, humor, dan kedekatan dengan penonton bikin namanya terus naik.
Yang menarik, meskipun kontennya terlihat spontan, sebenarnya ada timing dan editing yang pas di balik videonya. Dia paham betul bagaimana memancing tawa penonton tanpa harus terlalu dipaksakan. Dan tentu saja, tagline 'Mantap'-nya itu selalu jadi closing yang memorable. Dari situ, banyak yang mulai meniru gayanya, tapi tetap aja Ramli punya ciri khas yang nggak bisa ditiru. Dia membuktikan bahwa konten sederhana pun bisa jadi hits kalau dikemas dengan personalitas yang kuat.
Aku masih inget banget pertama kali nemuin konten Mas Ramli di timeline media sosial. Waktu itu sekitar pertengahan 2020, ketika banyak orang lagi bete di rumah karena pandemi. Gaya bicaranya yang khas pake 'Ah mantap' langsung nyantol di kepala. Kontennya sederhana tapi somehow bikin ketawa - biasanya tentang kehidupan sehari-hari yang relatable banget.
Yang bikin cepat viral mungkin karena timing-nya pas banget. Orang butuh hiburan ringan di situasi stressful, dan Mas Ramli muncul dengan konten yang genuine tanpa pretensi. Awalnya viral di TikTok, kemudian merambat ke Twitter dan Instagram lewat repost-an netizen. Lucunya, banyak yang mulai niru gaya bicaranya sampe jadi semacam meme hidup.