Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

[Mas, kamu di mana? Kenapa nggak ada kabar?] [Mas, aku ingin bicara penting. Datanglah. Aku tunggu.] [Mas!] [Mas! Jangan buat kesabaranku hilang. Ini penting tentang Hasan!] [Maaaaaasss!!]
1011.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 402 Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

𝘊𝘵𝘢𝘴 "Ahh, uhhk," "Nghh, cu-cukup A-ndra, am-ampun! Ahh, ughh," 𝘊𝘵𝘢𝘴 "Nghh, uhh, ahh da-dalam... ma-masuk, umhh be-benda itu masuk ter-lalu da-dalam,"
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

Begitulah Anes. "Pergilah," kata Agam. Anes langsung merasa lega saat sudah mendapati senyum terbaik Agam. "Aku pasti pulang tepat waktu." Anes mengusap lengan Agam sekali lalu pergi tanpa menoleh lagi. Jika tidak mengingat dia sedang di mana mungkin Agam sudah berakhir dengan beberapa botol alkohol, atau paling tidak berdiam diri di sudut ruangan dan merenungi nasibnya.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

"Masa?" "Iya." "Habisnya capek banget." "Capek yang menyenangkan. Iya, 'kan?" tanyanya. Alisnya usil naik turun. Rautnya jahil. "Apaan, sih?" Aku merengut. Malu. "Cieee ... malu .... Malu, tapi mau. Kangen pastinya 'kan?" Mas Harsa semakin gencar menggoda. Tawanya renyah. Merdu membelai telinga.
9.9370.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14.1K Beses bilang ah ah ah mas
Ipakita ang mga Review (47)
Read
+Library
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Basahin ang Lahat ng Review
Aku Tidak Tidur, Mas!

Aku Tidak Tidur, Mas!

Sayangnya ponselku mati dan tak bisa menunjukkan langsung tentang apa yang kulihat semalam. "Kamu masih gak enak badan, Shania?" tanyanya mengalihkan pembicaraan. "Kalau masih gak enak badan, minta antar Salsa ke dokter nanti, ya!" lanjutnya lagi. Kentara sekali enggan membahas yang barusan lebih lama. Kamu tahu, Mas, aku sudah tahu kebusukanmu dengan wanita itu karena aku semalam tidak tidur! ****
1021.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 763 Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Menjadi Janda di Malam Pertama

Menjadi Janda di Malam Pertama

Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzkur haalan. dr. Ahmad menjawab dengan sekali tarikan nafas. "Kef, sah?" "Sah!" "Sah!" "Sah!"
1068.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

"Duh, kayak apa saja. Kamu nggak anggap Mas sahabat lagi?" "Bukan gitu, Mas." "Sudah, nggak perlu ngomong gitu lagi. Bakalan panjang dan Mas nggak pulang-pulang nantinya." Mahesa segera balik badan setelah bersalaman dan berpamitan dengan Puspa. *****
104.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 175 Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sahutan kata sah tidak putus-putusnya mengudara. Mengiringi pandangan Dimas pada perempuan super cantik full make up di hadapannya. Tersenyum malu-malu yang seperti bukan Amira biasanya. Terlihat luwes, segar dan menggoda tetapi seringkali menunduk dan membuang muka tiba-tiba. Mungkin memang malu!
10438.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13.6K Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Mas Ahmad berdiri di depan pintu, lalu mengetuk pintu tersebut. Tok tok tok! "Assalamualaikum … ini Ahmad Tante." Pintu langsung terbuka begitu Mas Ahmad mengucap salam. Padahal dari tadi aku dan papa sudah mengetuk pintu dan mengucap salam secara bergantian, tapi tidak kunjung ada jawaban. "Nak Ahmad, mari masuk," ucap Mama dengan ramah." "Mama." Aku mendekat dan langsung meraih tangannya. Tapi Mama langsung menepisnya.
1034.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang ah ah ah mas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status