Mengapa Suami Berengsek Bisa Stres Saat Istri Hamil?

2026-07-17 11:52:39
113
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test
Write Answer
Ask Question

3 Answers

Felix
Felix
Favorite read: Jatuh Talak Saat Hamil
Pencerah Sales
Perspektif menarik datang dari pengalaman saudaraku. Dia yang biasanya paling sabar tiba-tiba jadi mudah tersulut emosi saat istrinya mengandung. Setelah lama berbicara, ternyata akar masalahnya adalah rasa tidak berdaya. Kehamilan adalah proses di mana suami benar-benar tidak bisa mengambil alih 'beban' yang ditanggung istri. Ketidakmampuan untuk berbagi rasa sakit, mual, atau lelah fisik membuat sebagian suami malah mengembangkan mekanisme pertahanan diri berupa sikap kasar atau acuh. Ini seperti cara primitif untuk menyembunyikan kerentanan mereka.
2026-07-22 04:05:09
7
Teman Novel Akuntan
Ada semacam tekanan tak terlihat yang muncul ketika seorang suami tahu dirinya akan menjadi ayah. Bukan cuma soal tanggung jawab finansial yang tiba-tiba terasa lebih nyata, tapi juga perasaan 'apakah aku cukup baik?' yang terus menghantui. Aku pernah ngobrol dengan teman yang cerita betapa dia jadi sering marah-marah tanpa alasan saat istrinya hamil anak pertama. Katanya, melihat perubahan tubuh istri dan bayinya yang belum lahir sudah bisa bergerak-gerak di perut bikin dia merasa seperti orang asing di rumah sendiri.

Ditambah lagi, banyak suami yang sebenarnya ingin membantu tapi bingung caranya. Mereka gak bisa merasakan apa yang dirasakan istri, jadi seringkali salah paham atau malah menjauh karena takut melakukan kesalahan. Stres ini makin menjadi ketika lingkungan sekitar mulai memberi 'nasihat' yang sebenarnya lebih mirip tuntutan tentang bagaimana seharusnya menjadi suami dan calon ayah yang ideal.
2026-07-22 06:47:11
6
Penasihat Fotografer
Dari pengamatanku, banyak laki-laki sebenarnya belum siap secara emosional menghadapi kehamilan pasangan. Budaya kita sering menggambarkan kehamilan sebagai momen bahagia semata, padahal ada begitu banyak ketakutan tersembunyi. Ada temanku yang justru jadi sering main game sampai larut malam saat istrinya hamil. Awalnya kupikir dia egois, sampai suatu hari dia bilang kalau itu caranya melarikan diri dari rasa takut gagal menjadi provider yang baik.

Perubahan hormon istri selama hamil juga memberi dampak besar. Suami yang biasanya bisa 'membaca' suasana hati pasangan tiba-tiba merasa berjalan di atas ranjau karena emosi istri yang fluktuatif. Belum lagi ketika hasrat seksual menurun drastis - bagi beberapa laki-laki, ini bisa memicu rasa tidak diinginkan dan akhirnya terlampiaskan dalam bentuk sikap berengsek.
2026-07-22 20:32:36
7
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Bagaimana cara menghadapi suami berengsek saat istri hamil?

3 Answers2026-07-17 06:30:56
Ada momen di mana hubungan rumah tangga diuji, terutama ketika istri sedang hamil dan suami bersikap kurang supportive. Pengalaman pribadi mengajarkan bahwa komunikasi adalah kunci utama. Coba ungkapkan perasaan dengan jelas, tanpa menyalahkan, misalnya dengan mengatakan, 'Aku butuh dukunganmu lebih karena kondisi tubuhku sedang berbeda.' Jika dia tetap bersikap tidak peduli, mungkin bisa mencari bantuan dari orang terdekat seperti keluarga atau teman. Terkadang, suami perlu 'dibangunkan' oleh orang lain untuk menyadari tanggung jawabnya. Jangan ragu juga untuk meluapkan emosi lewat tulisan atau curhat dengan sahabat, karena memendam perasaan saat hamil bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental dan janin.

Apa tanda-tanda suami berengsek ketika istri sedang hamil?

3 Answers2026-07-17 19:21:30
Ada beberapa hal yang bisa jadi alarm merah ketika suami bersikap kurang ajar saat istri hamil. Misalnya, dia sama sekali tidak peduli dengan kondisi fisik atau emosional istri, malah sibuk dengan dunianya sendiri. Yang lebih parah, beberapa suami malah jadi sering marah-marah tanpa alasan jelas atau malah menghindari tanggung jawab dengan alasan kerja. Pernah dengar cerita suami yang malah pergi hangout dengan teman-temannya terus-terusan sementara istri struggling dengan morning sickness? Itu mah bukan cuma berengsek, tapi egois level dewa. Yang juga sering terjadi adalah minimnya empati. Istri butuh dukungan, tapi suami malah mengeluh karena 'repot' atau 'capek' padahal yang mengandung bukan dia. Ada juga tipe suami yang cuek dengan kebutuhan istri, seperti tidak mau menemani kontrol ke dokter atau malah komplain soal perubahan tubuh istri. Kalau sudah begini, rasanya pengen nanya, 'Bro, emang kamu nggak sadar istri lagi bawa kehidupan baru di perutnya?'

Bagaimana mengubah sikap suami berengsek saat istri hamil?

4 Answers2026-07-17 06:22:20
Pernah ngerasain suasana rumah yang tegang karena suami gak bisa ngerti kondisi istri yang lagi hamil? Aku pernah, dan itu bikin sebel banget. Tapi setelah ngobrol sama beberapa teman yang udah berpengalaman, ternyata ada beberapa trik yang bisa dicoba. Pertama, coba ajak suami untuk ikut kelas prenatal atau baca buku tentang kehamilan bareng. Kadang mereka berperilaku 'berengsek' karena gak paham betapa beratnya proses yang kita jalani. Kedua, komunikasi itu kunci. Tapi jangan langsung marah-marah, karena biasanya malah bikin mereka defensif. Aku biasanya bilang, 'Sayang, aku butuh bantuan kamu sekarang karena badan aku lagi gak fit banget.' Dengan nada yang lembut, mereka cenderung lebih responsif. Terakhir, beri apresiasi ketika mereka mulai berubah. Pujian kecil kayak 'Aku senang banget kamu mau bantu masak hari ini' bisa bikin mereka semangat untuk terus berubah.

Apa dampak suami brengsek pada kesehatan mental istri hamil?

4 Answers2026-07-03 23:17:45
Ada teman dekatku yang mengalami ini langsung, dan ceritanya bikin hati miris. Di trimester pertama, suaminya sering pulang larut tanpa kabar, bahkan sempat membandingkan tubuhnya yang berubah dengan cewek lain. Bayangkan—hormon lagi gak stabil, ditambah tekanan psikologis kayak gitu. Dia sampe kena anxiety ringan dan harus terapi. Dokternya bilang, stres pada ibu hamil bisa pengaruhi perkembangan janin, dari risiko prematur sampai masalah emosional anak nantinya. Yang bikin geram, suaminya malah bilang dia 'drama berlebihan'. Kalo menurut obrolan kita di komunitas parenting, support system itu krusial banget. Istri hamil butuh empati, bukan toxic masculinity yang bikin makin down. Dari pengamatan aku, dampaknya bisa bertingkat. Awalnya cemas, lalu berkembang jadi distrust, bahkan depresi postpartum. Banyak kasus di grup support menunjukkan pola serupa: suami brengsek bikin istri merasa tidak berharga. Padahal, di fase ini, perempuan butuh validasi bahwa perubahan tubuhnya adalah sesuatu yang natural dan beautiful. Aku sering ngelihatin thread Reddit soal ini—banyak yang akhirnya memilih pisah ranjang atau konseling karena sadar kesehatan mental mereka lebih penting.

Apa dampak psikologis jika suami brengsek pada isterimu hamil?

4 Answers2026-07-04 20:38:37
Pernah lihat teman dekat yang mengalami ini, dan rasanya seperti ditusuk-belakang. Bayangkan, masa kehamilan seharusnya jadi periode yang dipenuhi dukungan, tapi malah dibumbui sikap brengsek dari pasangan sendiri. Trauma emosionalnya bisa bertahan lama—rasa tidak aman, ketakutan akan pengabaian, bahkan depresi prenatal. Ibu hamil sudah berjuang dengan perubahan hormon dan fisik, ditambah beban mental seperti ini? Itu bisa memengaruhi perkembangan janin juga lho, menurut beberapa penelitian tentang stres maternal. Yang paling menyedihkan, banyak korban malah menyalahkan diri sendiri. 'Apa aku kurang perhatian?' atau 'Mungkin ini kesalahanku'—padahal jelas bukan. Butuh dukungan luar biasa dari lingkaran terdekat untuk mengembalikan kepercayaan dirinya, apalagi jika pasangan tidak kunjung berubah.

Apa dampak psikologis memiliki suami brengsek selama kehamilan?

1 Answers2026-07-12 06:59:46
Membicarakan pengalaman memiliki pasangan yang tidak supportive selama kehamilan itu seperti membuka luka lama bagi banyak perempuan. Bayangkan saja, di saat tubuh dan emosi sedang rentan karena perubahan hormon, justru harus berhadapan dengan sikap dingin, egois, atau bahkan manipulatif dari orang yang seharusnya menjadi tempat bersandar. Rasanya seperti ditusuk dari belakang ketika sedang paling lemah. Dampak psikologisnya bisa sangat dalam dan bertahan lama. Banyak ibu hamil yang akhirnya mengalami prenatal depression – kondisi depresi selama kehamilan yang gejalanya sering diabaikan karena dianggap sekadar 'mood swing biasa'. Mereka merasa terisolasi, tidak berharga, dan terus dibayangi pertanyaan 'apa salahku?' setiap hari. Yang lebih berbahaya, stres kronis ini bisa mempengaruhi perkembangan janin, meningkatkan risiko kelahiran prematur atau berat badan bayi rendah. Yang sering luput dari perhatian adalah trauma jangka panjangnya. Perempuan yang mengalami pengalaman buruk ini cenderung mengembangkan attachment issues dalam hubungan romantis berikutnya. Beberapa menjadi overly independent karena trauma ketergantungan, sementara lainnya justru terjebak dalam pola toxic relationship yang sama karena merasa 'tidak layak dapat yang lebih baik'. Proses bonding dengan bayi setelah lahir pun bisa terganggu, terutama jika ayahnya terus menunjukkan sikap brengsek selama persalinan dan masa nifas. Yang paling menyedihkan adalah bagaimana masyarakat sering menyalahkan korban. 'Sudah tahu suaminya seperti itu, ngapain hamil?' atau 'Sabarlah, mungkin setelah punya anak dia akan berubah' – komentar seperti ini justru memperparah luka psikologisnya. Padahal yang dibutuhkan adalah validasi atas perasaannya dan dukungan konkret untuk menghadapi situasi ini, bukan judgement atau saran kosong yang membuat mereka semakin terperangkap.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status