Siapakah Mpu Tantular Dan Karyanya Yang Terkenal?

2025-12-31 14:44:59 149

5 Jawaban

Jason
Jason
2026-01-02 00:59:36
Kalau ngobrolin Mpu Tantular, ingatanku langsung melayang ke pelajaran sejarah dulu. Dia itu empu—gelar untuk orang pintar zaman dulu—yang menulis 'Sutasoma'. Ceritanya bukan cuma tentang pangeran gagah berani, tapi juga ajaran moral. Aku suka banget bagian dimana Sutasoma berdebat dengan raksasa tentang hakikat kehidupan; itu semacam dialog filsafat yang dibungkus kisah petualangan. Lucunya, meski ditulis ratusan tahun lalu, karyanya masih sering diadaptasi jadi pertunjukan wayang!
Edwin
Edwin
2026-01-02 08:56:21
Mpu Tantular adalah salah satu sastrawan besar Jawa Kuno yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit. Namanya sering dikaitkan dengan karya sastra klasik 'Sutasoma', yang bukan sekadar kisah epik biasa, tapi juga mengandung nilai-nilai filosofis mendalam tentang toleransi antara agama Hindu dan Buddha. Ada sesuatu yang magis dalam cara dia merangkai kata—seolah setiap baitnya adalah jembatan antara dunia manusia dan yang ilahi.

Yang membuat 'Sutasoma' istimewa adalah pesan universalnya: 'Bhinneka Tunggal Ika' (Berbeda-beda tapi satu), yang sekarang menjadi semboyan bangsa Indonesia. Aku selalu terpana bagaimana seorang penyair dari abad ke-14 bisa menciptakan konsep yang relevan hingga era modern. Karyanya seperti permata yang terus berpendar sepanjang zaman.
Wesley
Wesley
2026-01-03 04:47:30
Bayangkan seorang empu yang menulis naskah dengan daun lontar, tapi ide-idenya melampaui zamannya. Mpu Tantular dan 'Sutasoma'-nya adalah bukti bahwa sastra klasik bisa timeless. Aku selalu terinspirasi oleh keteguhannya memadukan dua kepercayaan besar dalam satu karya, menunjukkan bahwa kebijaksanaan tak mengenal batas agama. Kalau ada yang bilang sastra Jawa Kuno ketinggalan zaman, mereka jelas belum baca tulisan Mpu Tantular!
Ivy
Ivy
2026-01-05 02:55:36
Di antara gemerlap kerajaan Majapahit, Mpu Tantular menorehkan mahakarya lewat 'Sutasoma'. Aku paling terkesan dengan gaya penulisannya yang puitis tapi sarat makna. Misalnya, deskripsinya tentang peperangan bukan sekadar adegan berdarah-darah, tapi alegori pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Karyanya seperti puzzle raksasa—semakin dibaca, semakin banyak falsafah kehidupan yang terkuak.
Peter
Peter
2026-01-06 22:19:51
Pernah dengar kutipan 'Bhinneka Tunggal Ika' di lambang Garuda? Itu berasal dari kakawin 'Sutasoma' karya Mpu Tantular. Sebagai penikmat sastra, aku mengagumi bagaimana dia menyelipkan konsep pluralisme dalam cerita kepahlawanan. Tokoh Sutasoma digambarkan sebagai pangeran Buddha yang menghormati dewa-dewa Hindu—gambaran harmonis yang langka di era itu. Karyanya lebih dari sekadar teks kuno; itu adalah cermin bagaimana nenek moyang kita sudah memikirkan persatuan dalam keberagaman.
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Menikahi Model Terkenal
Menikahi Model Terkenal
Keona Dee, gadis cantik berwajah Dewi Yunani yang berprofesi sebagai model terkenal di negaranya. Anak dari pengusaha kaya raya yang memiliki segalanya, kekuasaan, harta, pamor dan dunia hitam milik keluarganya. Semua terlihat sempurna, wajah yang cantik, hidup yang mewah, dan segalanya terlihat sempurna. Kehidupan Keona bagai putri di dalam dunia dongeng. Wajah angkuh, sombong, dan pendiam selalu ditujukan Keona kepada siapapun yang ditemuinya. Tidak ada yang tahu di balik kehidupan sempurna Keona terdapat trauma yang mendalam hingga membuatnya merubah nama untuk melindungi diri. Berlindung di balik nama besar Bready Alan Daguen adalah hal yang harus ia lakukan. Tidak ada tempat untuk cinta di dalam hidupnya, tidak ada yang mampu memberikan cinta untuk Keona. Hingga seorang pria tampan penuh pesona datang kepadanya. Menawarkan cinta, kasih sayang, serta ikatan suci untuk Keona. Tapi tetap saja, Keona selalu mendorongnya untuk menjauh dan pergi dari hidupnya. Benar, semua akan terasa sangat berarti saat kau telah kehilangannya.
10
23 Bab
SKANDAL ARTIS TERKENAL
SKANDAL ARTIS TERKENAL
Seraphina Michell, wanita yang bersusah payah untuk mendapat bahagia setelah dibuang dengan kejam oleh kekasihnya. Hidupnya telah sempurna, akan tetapi kebahagiaan itu tidak bertahan lama ketika pria itu datang lagi ke kehidupannya. Akira Austin Seorang artis papan atas yang terkenal. Pria yang membuat hidupnya hancur berantakan. Pemilik dendam yang menanamkan trauma besar dihidupnya . Pria yang membuangnya dengan kejam setelah menghamilinya begitu saja. Pria itu datang dan kembali mengancam Seraphina dengan skandal yang pria itu ciptakan. Apa yang sebenarnya Akira inginkan? Dan permainan apa lagi yang akan pria itu mainkan?
Belum ada penilaian
17 Bab
Hati yang Remuk dan Mati
Hati yang Remuk dan Mati
Di tahun kelima pernikahannya dengan Dave, Sheila menerima pesan suara provokatif dan foto mesra di ranjang dari mantan pacar Dave, yang dikirim melalui ponsel Dave. "Baru enam bulan kembali, dengan mudahnya dia terpikat padaku lagi." "Dia siapkan kembang api biru malam ini untukku. Aku nggak suka biru, jadi daripada mubazir, aku berikan padamu saat ulang tahun pernikahanmu." Sebulan kemudian, ulang tahun pernikahan kelima mereka. Sheila melihat kembang api biru di luar jendela, dan menatap kursi kosong di depannya. Mantan pacar Dave memprovokasi lagi, mengirim foto makan malam romantis mereka. Melihat foto itu, dia tidak nangis atau marah, melainkan diam-diam menandatangani surat cerai, dan meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan. "Nyonya, siapa nama pengantinnya?" "Dave dan Steph." Tujuh hari kemudian, dia terbang ke Veridia, merestui pernikahan mereka.
23 Bab
ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL
ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL
Aku tak menyangka istri yang selama ini kuhina dan kurendahkan karena kukira hanya seorang pengangguran ternyata konten kreator terkenal berpenghasilan besar. Penyesalan memang selalu datang belakangan...
10
67 Bab
Dia Yang Merebut Suami dan Anakku
Dia Yang Merebut Suami dan Anakku
Setelah delapan tahun menikah, suamiku membawa pulang wanita impiannya yang menderita kanker meskipun aku keberatan. “Wanita jahat, sama sekali tidak punya simpati, kamu kalah jauh dibanding Maudy!” Anakku juga memarahiku dan berkata bahwa jika aku tidak mengizinkan Maudy masuk, dia tidak akan mengakuiku sebagai ibunya. Aku benar-benar menyerah dan bercerai, kemudian menerima undangan dari industri desain untuk kembali ke puncak. Tetapi mereka menangis dengan mata merah setelah melihat surat keterangan penyakit kanker palsu itu. “Istriku, aku ditipu olehnya, yang aku cintai itu selalu dirimu!” “Ibu, apakah kamu tidak menginginkan Leo lagi? Akulah anakmu satu-satunya!” Aku bahkan tidak melirik mereka. Dari mana datangnya bajingan yang menghalangiku menerima penghargaan.
8 Bab
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Demi membalas kebaikan gurunya, David Cokro turun gunung untuk memenuhi perjanjian pernikahan dengan direktur wanita dan menemukan bahwa tujuh orang kakak kecil yang dikenalnya dulu, semuanya sudah tumbuh menjadi wanita cantik. Yang satu lebih jahat dari yang lain. Sejak saat itu dia tidak terkekang oleh wanita. Selangkah demi selangkah menanjaki puncak kehidupan. Apa? Kamu bilang kamu adalah PhD kedokteran yang kembali dari luar negeri? Maaf, aku bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan menumbuhkan daging di tulang!Apa? Kamu bilang kamu ahli akupuntur dan mahir dalam mendapatkan batu dengan harga murah? Maaf, semua ini adalah sisa dari permainanku!Apa? Kamu bilang kamu adalah ahli seni bela diri, membunuh orang dalam 10 langkah? Maaf, aku tidak punya musuh. Terserah kamu saja!Apa? Kamu bilang kecantikanmu menaklukkan dunia, bentuk tubuhmu sangat bagus, menguasai semua alat musik dan keterampilan menyanyi?Uhuk uhuk. Itu, apakah aku bisa bicara denganmu sejenak?
9.1
1654 Bab

Pertanyaan Terkait

Apa Isi Kitab Mpu Tantular Yang Terkenal?

3 Jawaban2025-12-03 23:02:33
Kitab Mpu Tantular yang paling terkenal adalah 'Sutasoma', sebuah karya sastra Jawa Kuno yang ditulis pada abad ke-14. Naskah ini tidak sekadar cerita epik biasa, melainkan mengandung filosofi mendalam tentang toleransi dan pluralisme. Tokoh utama, Sutasoma, adalah pangeran yang meninggalkan kehidupan duniawi untuk mencari pencerahan, mirip dengan konsep Bodhisattva dalam Buddhisme. Yang membuatnya istimewa adalah pesan 'Bhinneka Tunggal Ika'—frasa yang kini menjadi semboyan Indonesia. Mpu Tantular dengan jenius memadukan unsur Hindu dan Buddha, menunjukkan harmonisasi agama yang langka di era itu. Aku selalu terpukau bagaimana naskah kuno bisa relevan hingga sekarang, terutama di tengah isu perpecahan modern.

Apakah Kitab Mpu Tantular Ada Versi Terjemahan Modern?

3 Jawaban2025-12-03 12:14:31
Kebetulan beberapa waktu lalu aku sedang menggali literatur Jawa kuno dan menemukan fakta menarik tentang 'Kitab Mpu Tantular'. Karya sastra abad ke-14 ini ternyata sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia modern oleh beberapa ahli, termasuk Prof. Poerbatjaraka yang menerbitkan edisi transliterasi dan terjemahan parsial. Namun versi lengkapnya agak sulit ditemukan di pasaran umum. Yang menarik, terjemahan kontemporer seringkali disertai dengan analisis mendalam tentang nilai filosofis 'Sutasoma' (bagian dari kitab ini) yang memuat konsep 'Bhinneka Tunggal Ika'. Beberapa komunitas sastra Jawa bahkan mengadakan bedah buku untuk membahas terjemahan terbaru yang diterbitkan Universitas Indonesia tahun 2010-an. Kalau mau eksplor lebih jauh, aku sarankan cek katalog perpustakaan kajian Nusantara.

Kitab Apa Yang Ditulis Oleh Mpu Tantular?

1 Jawaban2025-12-31 22:42:38
Mpu Tantular adalah seorang pujangga besar dari era Kerajaan Majapahit yang karyanya masih dikagumi hingga sekarang. Karyanya yang paling terkenal adalah 'Sutasoma', sebuah kakawin atau puisi epik yang ditulis dalam bahasa Jawa Kuno. Kitab ini bukan sekadar karya sastra biasa, melainkan juga mengandung nilai filosofis dan spiritual yang mendalam. Salah satu kutipan paling terkenal dari 'Sutasoma' adalah 'Bhinneka Tunggal Ika', yang kemudian menjadi semboyan negara Indonesia. Frasa ini menggambarkan toleransi dan persatuan dalam keberagaman, nilai-nilai yang masih relevan hingga saat ini. Membaca 'Sutasoma' seperti menyelami pemikiran Jawa Kuno yang kaya akan simbolisme dan ajaran moral. Ceritanya mengisahkan perjalanan Pangeran Sutasoma yang mencari pencerahan spiritual, menghadapi berbagai rintangan, dan akhirnya mencapai kebijaksanaan. Yang menarik, kitab ini juga memadukan unsur Hindu dan Buddha, menunjukkan bagaimana kedua agama bisa hidup berdampingan secara harmonis dalam masyarakat Majapahit. Gaya penulisan Mpu Tantular sangat puitis, penuh dengan metafora dan allegori yang membuatnya layak dikaji dari berbagai sudut pandang. Selain 'Sutasoma', Mpu Tantular juga dipercaya menulis 'Arjunawiwaha', meskipun beberapa ahli masih memperdebatkan atribusi ini. 'Arjunawiwaha' sendiri adalah mahakarya lain yang mengisahkan perjalanan Arjuna dalam mencapai kesempurnaan spiritual. Kedua karya ini menunjukkan betapa Mpu Tantular bukan hanya pujangga, tetapi juga pemikir yang visioner. Karyanya terus menginspirasi banyak orang, dari seniman tradisional hingga akademisi modern yang tertarik dengan warisan sastra Nusantara. Jika kamu penasaran untuk membaca 'Sutasoma', ada beberapa terjemahan modern yang bisa diakses, meskipun nuansa bahasa aslinya mungkin sulit tergantikan. Kitab ini adalah bukti betapa kaya dan majunya peradaban Jawa pada masanya. Rasanya selalu menyenangkan bisa membicarakan warisan budaya semacam ini, apalagi dengan mereka yang sama-sama mencintai sejarah dan sastra klasik.

Apa Pengaruh Kitab Mpu Tantular Dalam Budaya Jawa?

3 Jawaban2025-12-03 06:22:47
Kitab Mpu Tantular, terutama 'Sutasoma', bukan sekadar teks kuno—ia adalah jiwa yang masih berdetak dalam budaya Jawa. Setiap kali mendalami karyanya, aku selalu terkesima bagaimana nilai 'Bhinneka Tunggal Ika' yang termaktub di sana telah menjadi DNA masyarakat Jawa, jauh sebelum Indonesia merdeka. Bagaimana mungkin seorang pujangga abad ke-14 bisa menenun toleransi antara Hindu-Buddha sedemikian rupa, hingga kini masih relevan? Yang personal bagiku adalah pengamatan terhadap wayang kulit. Lakon 'Sutasoma' sering dipentaskan dengan interpretasi kontemporer, di mana dalang memasukkan sindiran halus tentang persatuan modern. Ini membuktikan kitab itu bukan museum sastra, melainkan living tradition yang terus berdialog dengan zaman. Bahkan di kraton-kraton Jawa, ajaran moral Tantular masih jadi rujukan ketika membahas etika pemerintahan.

Bagaimana Mpu Tantular Mempengaruhi Budaya Indonesia?

1 Jawaban2025-12-31 21:39:02
Mpu Tantular adalah salah satu tokoh sastra Jawa Kuno yang karyanya, 'Sutasoma', bukan sekadar naskah kuno biasa. Karya ini seperti permata yang memancarkan nilai-nilai toleransi dan pluralisme, jauh sebelum dunia modern ramai membicarakannya. Yang membuatnya luar biasa adalah bagaimana 'Sutasoma' mengajarkan 'Bhinneka Tunggal Ika'—filosofi yang sekarang menjadi semboyan bangsa Indonesia. Bayangkan, seorang pujangga dari abad ke-14 sudah menanamkan benih persatuan dalam keragaman, dan itu terus hidup hingga hari ini. Dalam 'Sutasoma', Mpu Tantular tidak hanya bercerita tentang petualangan sang pangeran, tetapi juga menyelipkan dialog antara agama Hindu dan Buddha yang harmonis. Ini menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan. Gagasannya tentang kesatuan dalam perbedaan itu seperti benang merah yang menghubungkan masa lalu dengan Indonesia modern. Bahkan, wayang kulit dan pertunjukan tradisional sering mengadaptasi kisah ini, membuktikan pengaruhnya yang tetap relevan. Pengaruh Mpu Tantular juga terlihat dalam pendidikan. Banyak sekolah mengajarkan 'Bhinneka Tunggal Ika' sebagai bagian dari karakter bangsa, dan ini berakar dari pemikirannya. Ketika melihat upacara adat atau festival budaya di Indonesia, semangatnya terasa—orang-orang dengan latar belakang berbeda berkumpul tanpa kehilangan identitas masing-masing. Karyanya seperti fondasi yang tidak terlihat, tetapi menyangga keberagaman Indonesia. Yang personal buatku, setiap kali mendengar seseorang menyebut 'Bhinneka Tunggal Ika', aku selalu teringat Mpu Tantular. Dia bukan hanya pujangga, tapi juga visioner yang mewariskan modal sosial terbesar: cara berpikir inklusif. Di era di media sosial sering memecah belah, pesannya justru lebih penting dari sebelumnya. Mungkin itulah keajaiban karya sastra—ia bisa melampaui zaman dan terus menginspirasi.

Di Mana Mpu Tantular Menulis Karya-Karyanya?

1 Jawaban2025-12-31 01:26:17
Mpu Tantular, salah satu pujangga besar era Kerajaan Majapahit, konon menulis karya-karyanya di wilayah Jawa Timur, khususnya di sekitar pusat kerajaan. Majapahit sendiri berpusat di Trowulan, Mojokerto—sebuah daerah yang kini menjadi situs arkeologi penting. Bayangkan suasana saat itu: lingkungan kerajaan yang dipenuhi pusat pembelajaran, kuil-kuil Hindu-Buddha, dan ruang-ruang diskusi tempat para cendekiawan seperti Mpu Tantular menuangkan pemikiran mereka. Karyanya yang paling terkenal, 'Sutasoma', kemungkinan besar digubah dalam atmosfer intelektual yang kaya ini, di bawah perlindungan raja atau bangsawan yang mendukung perkembangan sastra. Yang menarik, 'Sutasoma' bukan sekadar teks biasa—ia mengandung ajaran toleransi lewat frase 'Bhinneka Tunggal Ika' yang sekarang menjadi semboyan Indonesia. Ada dugaan bahwa Mpu Tantular menulisnya di kompleks candi atau pusat keagamaan, mengingat naskah-naskah kuno sering kali terkait dengan ritual dan spiritualitas. Beberapa sejarawan juga berspekulasi bahwa ia mungkin pernah tinggal di area sekitar Gunung Penanggungan, yang dulu menjadi lokasi pertapaan dan aktivitas keilmuan. Wilayah itu dikenal sebagai tempat para empu menulis lontar-lontar suci. Meski bukti fisik lokasi penulisan pastinya sulit dilacak karena terbatasnya catatan sejarah, nuansa Jawa Timur abad ke-14 jelas terasa dalam karyanya. Penggambaran alam, budaya kerajaan, dan filsafat dalam 'Sutasoma' atau 'Arjunawiwaha' mencerminkan konteks geografis dan sosial tempat ia hidup. Kalau boleh berandai-andai, mungkin ia dulu duduk di bawah rindangnya pohon beringin di halaman keraton, atau di sebuah bilik sederhana dengan lontar dan tinta, merangkai kata-kata yang bertahan selama berabad-abad. Yang pasti, warisan Mpu Tantular tetap hidup sampai sekarang. Setiap kali membaca ulang 'Sutasoma', aku selalu membayangkan betapa dynamic-nya kehidupan intelektual di Majapahit dulu. Dari antara pahatan batu candi dan gemerisik daun lontar, Lahirlah karya yang bahkan relevan untuk Indonesia modern.

Di Mana Bisa Membaca Kitab Sutasoma Karangan Mpu Tantular Online?

2 Jawaban2025-11-14 11:04:23
Mencari teks 'Sutasoma' karya Mpu Tantular secara online bisa jadi perjalanan menarik. Beberapa situs seperti Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau repositori universitas sering menyimpan naskah digital, meski belum tentu lengkap. Aku pernah menemukan fragmennya di laman academia.edu saat iseng mencari literatur Jawa Kuno. Kalau mau versi terjemahan modern, coba cek proyek digitalisasi seperti 'Sastra Jawa' di Wikimedia Commons. Tantangannya adalah kitab ini termasuk teks langka, jadi jarang diunggah utuh. Aku biasanya gabung di forum pecandi sastra klasik seperti grup Facebook 'Pustaka Jawa Kuno'—anggota terkadang berbagi arsip pribadi. Untuk analisis mendalam, buku 'Tantular dan Sutasoma' karya A. Teeuw bisa jadi panduan sebelum menyelami teks aslinya. Proses pencarian ini justru membuatku lebih menghargai setiap bait yang akhirnya berhasil kutemukan.

Bagaimana Sejarah Penemuan Kitab Mpu Tantular?

3 Jawaban2025-12-03 02:26:59
Kitab Mpu Tantular adalah salah satu naskah kuno yang memikat dari Jawa, dan kisah penemuannya seperti petualangan arkeologi yang nyaris terlupakan. Aku ingat pertama kali membaca tentangnya di sebuah artikel akademik yang tersembunyi di perpustakaan kampus. Naskah ini diperkirakan berasal dari abad ke-14, ditulis dalam bahasa Jawa Kuno, dan ditemukan kembali pada era kolonial Belanda. Konon, seorang ahli bahasa Belanda menemukan fragmennya di sebuah desa terpencil di Jawa Timur, terselip di antara manuskrip lain yang hampir dibakar sebagai bahan bakar. Yang membuatku terpesona adalah bagaimana kitab ini bertahan melalui zaman. Isinya menggabungkan ajaran Hindu-Buddha dengan nilai lokal, dan Mpu Tantular sendiri dikenal sebagai pujangga yang mahir merajut filosofi. Aku sering membayangkan betapa gemasnya para peneliti ketika menyadari mereka memegang harta karun literer yang nyaris musnah. Cerita penemuannya mengingatkanku pada 'Indiana Jones', tapi dengan lebih banyak debu buku dan sedikit ular.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status