Perasaan Ini Telah Dihapus

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

Related Books

Hanya Sesal yang Tertinggal

Hanya Sesal yang Tertinggal

Suamiku, Ferdi Limanta, adalah seorang ahli saraf otak. Demi bisa hidup bersama dengan rekan wanitanya, dia bekerja tanpa tidur dan tanpa istirahat di laboratorium selama tiga bulan. Akhirnya, dia berhasil mengembangkan obat khusus yang dapat membuat seseorang kehilangan ingatan. Suatu hari, tanpa sengaja aku melihat akun WhatsApp web-nya yang lupa dia keluarkan dari tabletnya beserta riwayat percakapannya. [Ferdi, sebenarnya sampai kapan kita baru bisa bersama secara terang-terangan?] [Sayang, tunggu bentar lagi. Kalau vitaminnya udah kutukar sama obat itu dan dia kehilangan ingatan, pasti dia sendiri yang bakal ngajak cerai. Jadi aku juga nggak kena cap buruk.] Seketika, tubuhku terasa sedingin es. Rupanya, dia bahkan rela menghapus semua kenangan kami demi meninggalkanku. Kalau begitu, akan aku kabulkan keinginan kalian. Namun, ketika aku benar-benar mulai melupakan hari-hari istimewa kami satu per satu, Ferdi malah jadi panik dan bertanya, "Shania, gimana kamu bisa lupain semua hal tentang aku?"
10 10 Chapters
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

Aku sudah menikah dengan Dennis selama sepuluh tahun. Aku bahkan pernah bertemu dengan mantan pacarnya setelah kami menikah. Setiap kali dia bosan dan ingin ganti pasangan, aku selalu jadi alasan terbaik untuk putus dengan setiap pacarnya. “Kamu akan jadi seperti dia kalau menikah denganku. Pada akhirnya, akan bosan karena terlalu akrab dan terbiasa, jadi nggak ada perasaan baru lagi.” Di hari peringatan pernikahan kami, aku malah sibuk menghibur mahasiswi yang baru saja dia putuskan, sementara dia asik menonton bioskop bersama pacar barunya. Saat tisu di tanganku habis, aku seakan melihat bayangan diriku di masa lalu. Jadi, aku pun mengajukan cerai pada Dennis. Dia jarang sekali tampak bingung begitu dan berkata, “Nggak mau tunggu sebentar lagi? Siapa tahu aku bakal sadar dan berubah. Aku hanya tersenyum tipis tanpa menjawab, lalu memesan tiket menuju negeri seberang. Jika aku tak bisa menunggu kepulanganmu, biarlah aku yang melangkah pergi lebih dulu.
2.7 10 Chapters
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

Ryan Badawi selalu dikenal sebagai orang yang penuh kasih sayang. Tetapi pada hari ketika cinta pertamanya terdiagnosa kanker, dia malah kasih aku obat yang bisa membuat seseorang amnesia. “Mona, Clara sudah mau meninggal. Kasih aku tiga hari, aku akan memenuhi pernikahan impiannya." "Aku tidak akan membuatmu sedih. Obat ini hanya membuatmu amnesia sementara. Ketika pernikahan kami selesai dalam 3 hari, kamu minum obat penawarnya dan akan kembali mencintaiku. Saat itu, kita menikah kembali." Melihat tatapannya yang sangat mendesak, aku mengambil obat itu dan langsung menelannya tanpa ragu-ragu. Tapi Ryan tidak tahu bahwa obat amnesia itu adalah hasil penelitianku sendiri, dan sebenarnya tidak ada obat penawarnya. Setelah tiga hari, aku akan benar-benar melupakan dia.
10 10 Chapters
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Pada tahun kelima pertunanganku dengan Gavin, ketika kami sudah berencana untuk menikah, cinta pertamanya kembali. Semua janjinya padaku tidak lagi berlaku. Demi cinta pertamanya, dia merasa muak pada setiap tindakanku. Aku sadar bahwa aku tidak berarti apa-apa di hadapan cinta pertamanya. Aku yang merasa lelah pun memutuskan untuk menyerah dan merestui mereka. Aku juga sepenuhnya menghilang dari kehidupan Gavin. Namun, dia menyesali perbuatannya dan mencariku sambil menangis ....
10 25 Chapters
Setelah Reinkarnasi, Aku Menjauhinya

Setelah Reinkarnasi, Aku Menjauhinya

Setelah reinkarnasi, aku memutuskan untuk mengembalikan tunanganku kepada cinta pertamanya. Saat dia membuat acara lajang untuk cinta pertamanya, dia memintaku tidak boleh mengganggunya, aku pun memilih untuk keluar negeri. Saat dia bilang benci melihatku, aku langsung mengundurkan diri. Saat dia merasa tidak nyaman satu negara denganku, aku langsung pindah keluar negeri. Terakhirnya, dia bilang ingin memberi rasa aman pada cinta pertamanya, aku langsung setuju dan menyetujui lamaran orang lain. Aku selalu patuh dengannya, hanya karena di kehidupan sebelumnya. Setelah aku dan dia menikah, cinta pertamanya putus asa dan bunuh diri. Dia menyalahkan aku membuat mereka berpisah, jadi dia menyakitiku sampai mati. Kali ini, aku hanya ingin hidup dengan baik. Akhirnya saat sekeluargaku jalan-jalan. Dia berlutut di depanku sambil menangis. "Asalkan kamu meninggalkan mereka, aku akan bersama denganmu lagi."
10 10 Chapters
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Setiap hal baik pasti akan ada balasannya,dan setiap hal buruk pasti akan tiba karmanya semua hanya tinggal menunggu waktu,entah cepat atau tidak hal-hal itu pasti akan terjadi... Semua berawal saat sebuah cinta yang tulus dikecewakan,dan hati yang terluka ingin membalaskan dendam...
10 56 Chapters

Siapa pengarang original 'Perasaan Ini Telah Dihapus'?

4 Answers2025-12-04 13:22:16
Karya 'Perasaan Ini Telah Dihapus' ini sebenarnya berasal dari penulis berbakat bernama Kanae Minato! Aku pertama kali mengenal karyanya lewat 'Confessions', yang bikin merinding sampai ke tulang belakang. Gaya penulisannya yang gelap tapi memikat bikin aku langsung jatuh cinta.

Minato punya cara unik membangun karakter yang ambigu—kita bisa benci sekaligus simpati pada mereka. Di 'Perasaan Ini Telah Dihapus', dia bermain-main dengan konsep ingatan dan identitas, mirip seperti 'Another' milik Yukito Ayatsuji tapi dengan sentuhan psikologis lebih dalam. Aku selalu suka bagaimana dia mengeksplorasi sisi kelam manusia tanpa jadi cliché.

Apa arti lirik 'esoknya ku pikir rasa itu akan menghilang' dalam lagunya?

3 Answers2025-11-16 17:57:52
Ada sesuatu yang tragis sekaligus relatable dari lirik ini. Seolah narator sedang mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa perasaan yang mengganggunya hanyalah sementara, sesuatu yang akan lenyap setelah tidur semalaman. Tapi kita semua tahu bagaimana rasanya - semakin dipaksakan untuk dilupakan, semakin dalam perasaan itu tertanam.

Dalam konteks lagu, baris ini mungkin menggambarkan fase denial dalam menghadapi jatuh cinta atau kehilangan. Ada nuansa optimisme palsu, semacam 'besok pasti lebih baik', padahal dalam hati kecil kita tahu bahwa beberapa perasaan justru semakin mengkristal seiring waktu. Ini seperti analogi hangover emosional dimana kita berharap rasa sakitnya hilang setelah istirahat, tapi kenyataannya malah semakin terasa saat bangun tidur.

Bagaimana makna lirik 'esoknya ku pikir rasa itu akan menghilang' dalam lagunya?

4 Answers2026-05-04 03:01:42
Pernah dengar lagu itu dan langsung merasa relate banget sama liriknya. 'Esoknya ku pikir rasa itu akan menghilang' itu kayak pengakuan polos tentang bagaimana kita sering menganggap perasaan cuma sementara. Padahal, pas bangun tidur, ternyata masih ada. Aku sering ngerasain ini waktu suka sama seseorang—berharap besoknya udah move on, eh malah makin dalam. Lirik ini juga bikin inget betapa manusiawi banget buat mencoba membohongi diri sendiri. Keren sih penyanyinya bisa capture perasaan sekompleks itu dalam satu kalimat sederhana.

Ada juga nuansa optimis-pesimis di sini. Kayak percaya waktu akan menyembuhkan, tapi juga sadar emosi nggak bisa diprediksi. Aku suka bagaimana lagu ini nggak cuma tentang cinta, tapi juga proses penerimaan diri. Kadang kita harus berdamai sama fakta bahwa beberapa rasa emang nggak bisa diatur jadwal kedaluwarsanya.

Bagaimana cara mengatasi perasaan 'Cinta yang Tak Mungkin Kembali'?

3 Answers2026-07-13 20:21:19
Ada satu fase dalam hidup di mana perasaan untuk seseorang terasa seperti taman yang indah tapi pagarnya terkunci rapat. Aku pernah mengalaminya, dan yang membantu adalah memaknai ulang 'cinta' itu sendiri. Daripada melihatnya sebagai sesuatu yang harus dimiliki, aku belajar melihatnya sebagai energi kreatif. Aku mulai menulis puisi berdasarkan emosi itu, atau mencari karakter dalam novel yang mirip situasinya—seperti 'Norwegian Wood'-nya Murakami. Lama-lama, sakitnya berubah jadi bahan bakar untuk ekspresi diri.

Hal lain yang kusadari: perasaan ini sering lebih tentang fantasiku sendiri daripada orangnya. Aku membuat daftar kualitas yang kukagumi dari dia, lalu bertanya—bisakah aku mengembangkan itu dalam diriku? Ternyata dengan fokus pada pertumbuhan pribadi, rasa 'kekurangan' itu pelan-pelan berubah jadi motivasi. Aku malah berterima kasih karena dia memberiku cermin untuk mengenal diri lebih dalam.

Bagaimana cara menghilangkan perasaan ilfeel?

2 Answers2025-12-12 00:02:06
Ada saat-saat di mana perasaan ilfeel itu muncul seperti tamu tak diundang, dan aku belajar bahwa menghadapinya butuh kombinasi penerimaan dan aksi kecil. Salah satu cara yang cukup efektif adalah mengalihkan fokus ke aktivitas yang benar-benar menyerap perhatian, misalnya marathon anime atau baca novel baru. Waktu terakhir aku merasa begitu, aku menyelami 'Spy x Family' dan tiba-tiba sadar bahwa perasaan negatif itu menguap begitu saja.

Tapi tentu saja, tidak semua orang bisa langsung 'sembuh' dengan hiburan. Terkadang, ilfeel muncul karena kita terlalu keras pada diri sendiri. Aku pernah mencoba teknik menulis jurnal—menumpahkan semua kekesalan di kertas, lalu merobeknya atau membakarnya (sambil bayangkan itu adalah sumber ilfeel). Rasanya seperti melepaskan beban. Yang penting adalah memberi diri waktu untuk memproses emosi tanpa buru-buru menekannya.

Apa arti lirik 'esoknya ku pikir rasa itu akan menghilang'?

4 Answers2026-05-04 22:11:39
Ada sesuatu yang sangat relatable tentang lirik ini. Rasanya seperti menggambarkan momen ketika kita mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa perasaan yang menyakitkan akan lenyap dengan sendirinya setelah tidur semalam. Tapi kenyataannya? Bangun pagi dengan jantung masih berdebar-debar karena ingatan yang sama.

Aku sering mengalami ini setelah putus cinta atau kehilangan seseorang. Pikiran kita berusaha melindungi diri dengan optimism palsu—'besok pasti lebih baik'. Padahal emosi tidak bekerja seperti saklar lampu yang bisa dimatikan. Justru semakin kita mencoba menekannya, semakin dalam luka itu tertanam.

Bagaimana cara mengatasi perasaan usai istri ku setuju bercerai?

2 Answers2026-07-10 01:37:48
Perceraian memang seperti gempa bumi kecil dalam hidup—segala sesuatu yang kita anggap stabil tiba-tiba bergetar. Aku pernah berada di posisi serupa, dan yang paling membantu adalah memberi diri waktu untuk merasakan semua emosi itu tanpa terburu-buru 'move on'. Di minggu-minggu awal, aku membiarkan diri marah, sedih, bahkan lega, karena semua itu valid. Aku juga mulai menulis jurnal setiap malam, bukan untuk dianalisis, tapi sekadar menuangkan kekacauan dalam kepala ke kertas. Lama-kelamaan, pola emosi itu mulai terlihat lebih jelas, dan aku bisa mengidentifikasi apa yang benar-benar membuatku sakit hati versus apa yang hanya ketakutan akan perubahan.

Hal lain yang kurasakan penting adalah membangun kembali identitas di luar status pernikahan. Aku mulai mengambil kelas merajut yang sejak lama tertunda, reconnect dengan teman-teman lama yang sempat jauh karena kesibukan rumah tangga, bahkan melakukan solo trip ke kota tetangga hanya untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa aku masih bisa mandiri. Prosesnya tidak linear—ada hari di mana aku bangun dengan energi positif, lalu tiba-tiba menangis melihat sendok yang dulu selalu dipakai berdua. Tapi perlahan, bekas luka itu berubah jadi cerita, bukan lagi luka terbuka.

Aku tiba-tiba hilang perasaan, apakah ini seperti di film?

3 Answers2026-05-01 22:20:17
Ada momen dalam hidup di mana emosi tiba-tiba mati rasa, seperti lampu yang dipadamkan tanpa peringatan. Tidak seperti adegan dramatis di film di mana karakter biasanya menangis atau berteriak, kenyataannya justru lebih sunyi. Aku pernah mengalaminya setelah putus hubungan panjang—rasanya seperti dunia terus berputar, tapi aku terjebak dalam gelembung kosong. Justru ketiadaan emosi itulah yang paling menyakitkan. Film sering menggambarkannya sebagai ledakan, tapi versi nyatanya lebih mirip luka bakar lambat: tidak terlihat, tapi dalam.

Yang menarik, aku menemukan bahwa fase 'mati rasa' ini sebenarnya mekanisme pertahanan. Otak kita overload, lalu memutus sambungan sementara. Perlahan, dengan ngobrol sama teman atau terjun ke hobi baru (aku mencoba membuat pottery!), perasaan itu kembali seperti aliran listrik yang tersambung ulang. Tidak instan seperti credits rolling di layar, tapi lebih seperti serial TV musim panjang dengan recovery yang autentik.

Bagaimana mengatasi perasaan hati yang berkeping-keping?

5 Answers2025-11-30 21:01:02
Ada momen di hidup di mana segalanya terasa seperti puzzle yang tercerai-berai. Salah satu cara yang kupakai adalah dengan menenggelamkan diri dalam dunia fiksi. Membaca 'The Midnight Library' atau menonton 'Your Lie in April' memberiku perspektif bahwa setiap kepingan emosi punya ceritanya sendiri. Aku mulai menulis jurnal tentang apa yang membuatku terluka, lalu membayangkan karakter favoritku menghadapinya. Lama-kelamaan, rasanya seperti ada teman yang mengumpulkan serpihan hatiku satu per satu.

Terkadang, musik juga jadi penyelamat. Memutar OST dari 'NieR:Automata' sambil memandang langit malam memberiku ruang untuk bernapas. Aku belajar bahwa tidak perlu terburu-buru menyatukan semua kepingan itu—beberapa mungkin memang harus tetap terpisah sebagai bagian dari pertumbuhan.

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status