Warung Mie Ayam Mana Yang Buka 24 Jam Di Surabaya?
2026-08-04 04:13:01
168
Follow15
Share
RiniAmin
Pecinta Novel
Wartawan
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test
3 Answers
Clara
Kawan Baca
Tukang
Kalau ngidam mie ayam tengah malam, 'Mie Ayam 69' di Raya Kupang adalah opsi solid. Konsepnya unik: warung tenda ala kaki lima tapi sudah berdiri puluhan tahun. Kuah kaldunya super aromatic dengan rempah kuat, dan daging ayamnya selalu fresh karena mereka masak per porsi. Buka nonstop sejak era 90-an, jadi udah seperti legenda urban buat night owls Surabaya.
Yang menarik, selain menu klasik, mereka punya inovasi seperti mie ayam blackpepper dan pangsit goreng isi keju—fusion yang surprisingly works. Untuk ukuran warung tenda, kebersihan tempatnya terjaga baik. Kiosnya selalu hidup dengan suara tukang sayur dan obrolan pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari supir truk sampai artis lokal. Jangan lupa pesan teh angetnya, disajikan gratis dalam botol kaca retro.
2026-08-05 03:18:34
5
Yvette
Pemandu Baca
Penerjemah
Ada satu tempat yang selalu jadi penyelamat saat lapar tengah malam di Surabaya: 'Mie Ayam Jamur Alok'. Lokasinya strategis di daerah Dharmahusada dan selalu ramai pengunjung meski larut. Mereka menyajikan mie ayam dengan kuah gurih dan topping jamur khas yang bikin nagih. Porsinya generous, harganya terjangkau, dan yang penting tetap enak meski dipesan jam 3 pagi. Tempatnya cukup nyaman untuk nongkrong santai, cocok buat yang habis lembur atau baru pulang clubbing.
Yang bikin beda, mereka punya varien mie ayam rica-rica level pedasnya bisa disesuaikan. Kalau mau eksperimen, coba tambah bakso gorengnya—teksturnya crunchy outside, juicy inside. Pelayannya juga cepat meski lagi rame, jadi gak perlu khawatir menunggu terlalu lama. Satu lagi, meski buka 24 jam, kualitas rasanya konsisten dari pagi sampai subuh.
2026-08-05 04:30:04
10
Una
Pembaca
Penyiar
Pernah kepikiran mie ayam jam 4 pagi? 'Mie Ayam Cak Kikin' di dekat Tunjungan Plaza jawabannya. Meski sederhana, racikan bumbu mereka memorable—rasa bawang putih sangrai dominan dengan aftertaste sedikit manis. Dagingnya potongan dadu lembut, bukan yang disuwir biasa. Yang bikin betah: tempatnya AC full dengan interior cafe modern, jarang ditemui di warung mie ayam 24 jam.
Menu andalannya 'Mie Ayam Spesial' comes with wonton, pangsit, dan extra chicken oil. Bisa request tingkat kekenyalan mie juga. Cocok buat yang suka eksplor texture. Meski agak mahal dibanding kompetitor, worth it untuk midnight cravings dengan kenyamanan extra.
2026-08-07 11:50:16
3
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
WARUNG TENGAH MALAM
pujangga manik
9.8
682.6K
Menceritakan tentang Kampung Sepuh dan kejadian di dalamnya sesudah cerita KUTUKAN LELUHUR.
***
Ujang memutuskan untuk kembali ke kampung halaman setelah menyelesaikan kuliah demi memenuhi keinginan sang ibu.
Toh, dia juga belum berhasil menemukan pekerjaan yang sesuai.
Di kampung, sesuai permintaan sang ibu, Ujang menjaga warung peninggalan bapaknya.
Hanya warung, itu yang ada di pikiran Ujang. Tetapi...satu per satu keanehan mulai terjadi. Lampu yang mendadak padam, suara-suara menganggu, dan berbagai hal-hal di luar nalar lainnya.
Dia penasaran. Sebenarnya...ada apa dengan warungnya? Atau mungkin...bukan warung melainkan...kampungnya?
Ayu dengan tegas menolak perjodohan dari orang tuanya dengan pria bernama Aryo, seorang pemuda yang tidak lulus SMA, namun memiliki sebuah usaha potong ayam milik orang tuanya.
Sementara, Ayu adalah seorang mahasiswi yang lagi dekat dengan seniornya bernama Fandi.
Akankah perjodohan itu akan berhasil?
Pram diminta menjadi pelayan oleh seorang nyonya yang cantik. Ternyata sang nyonya cantik seperti meminta pelayanan lebih! Para wanita penghuni rumah tersebut satu persatu juga meminta servis spesial. "Mas Pram! Aku butuh kamu secepatnya!"
Juni dan Juli adalah sepasang anak kembar yang berbeda jenis kelamin. Mereka bersepakat membuka usaha sebuah kedai makanan.
Nenek mereka, Zalma adalah seorang pengusaha makanan terkenal di zamannya, diketahui memiliki sebuah resep bakmi yang sangat terkenal namun dirahasiakan. Juni dan Juli berusaha memiliki dan mempelajari resep tersebut.
Ternyata resep tersebut saat ini dimiliki oleh Dimas Kusuma, seorang pengusaha makanan terkenal di Indonesia yang mendapatkan resep tersebut dari ayahnya, Cahyo Kusuma yang pernah menikahi Zalma sebelum akhirnya bercerai karena perselingkuhan Cahyo dengan wanita lain.
Setelah melihat niat dan tekad dari Juni dan Juli, Zalma akhirnya mengajarkan resep itu kepada mereka.
Akhirnya, Juni dan Juli membuka kedai makanan dengan resep sang nenek yang menjadi andalannya. Bakmi buatan Juni dan Juli mulai menemukan pelanggan sampai ada seorang food blogger yang merekam kedai tersebut dan menayangkan di akun Youtube channelnya sehingga menjadi viral sampai akhirnya diketahui oleh keluarga Kusuma.
Bagaimana reaksi keluarga Kusuma setelah mengetahui hal itu? Bagaimana pula nasib Kedai Juni & Juli beserta resep Zalma? Apakah resep itu juga ada hubungan dengan pembunuhan-pembunuhan yang terjadi?
Acara pengajian yang seharusnya menjadi tempat mencari pahala, menambah ilmu agama serta mempererat silaturahim justru dijadikan sebagai ajang pamer oleh segelintir warga toxic.
Bu Evi dan geng yang selalu merasa berkuasa di dusun'nya tega mempermalukan Suci--salah satu warga yang membuat nasi kotak dengan menu sederhana. Mereka memfoto dan men'share nasi kotak tersebut di group dan dijadikan sebagai bahan bully'an.
Suci yang selalu dihina dan direndahkan hanya karena nasi kotak, akhirnya tidak tinggal diam. Perlahan, tapi pasti, Suci mampu membungkam satu per satu warga toxic yang selalu berkuasa hingga tak mampu berkutik.
Jannah, seorang wanita pekerja keras. Kesulitan ekonomi dalam hidup, membuatnya terpaksa harus membanting tulang, melakukan semua pekerjaan yang dianggapnya halal. Dari mulai menjadi tukang cuci gosok di Kampung tetangga, sampai memulung barang rongsok atau botol-botol bekas di jalanan. Suaminya yang hanya berprofesi sebagai tukang ojek pengkolan membuatnya tidak bisa mengharapkan nafkah lebih dari sang suami. Sifat tempramen Herman suaminya yang tidak segan-segan akan menyakiti fisik Janah jika Janah mengeluh soal nafkah padanya, belum lagi sifat buruk lainnya seperti suka main judi dan main perempuan, membuat Janah harus extra sabar menghadapi kehidupan rumah tangganya dengan Herman. Walaupun Janah tinggal dekat dengan Orang tua Suaminya, tidak lantas membuat Janah bisa menggantungkan hidup pada Mereka. Ibu mertuanya yang super cerewet dan juga Ayah mertuanya yang suka jelalatan memandang Janah dengan penuh nafsu, jika Janah main ke rumah mereka walau hanya sekedar ingin menjenguk saja, membuatnya segan dan malas walaupun terkadang Ia sangat membutuhkan bantuan untuk sekedar meminjam uang untuk membeli beras.
Ada satu spot hidden gem di Surabaya yang jadi favoritku buat kerja sampai subuh: 'Kopi Klinik' di daerah Rungkut. Tempat ini punya vibes industrial-minimalis dengan lampu warm lighting yang enak banget buat mata. Mereka serve kopi specialty yang bener-bener ngecharge energi, plus ada menu midnight snack kayak croissant hangat. Yang bikin betah, kursinya ergonomis dan colokan listrik melimpah di setiap meja. Suasana tenang dengan background music jazz low volume, cocok buat yang butuh konsentrasi.
Pilihan lain adalah 'Luminor Coffee' di Pakuwon City. Konsepnya semi-outdoor dengan taman kecil dan meja kerja panjang. Meski buka 24 jam, harga kopinya surprisingly affordable. Fasilitasnya lengkap: free WiFi kencang, charging station, bahkan ada locker sementara buat naruh laptop kalo mau ke toilet. Tips dari aku: dateng weekdays pas sepi, weekend biasanya ramai komunitas kreatif.
Pernah suatu malam butuh relaksasi setelah deadline kerjaan numpuk, aku iseng cari info panti pijat yang masih buka. Ternyata di Surabaya ada beberapa tempat yang memang buka 24 jam, terutama di daerah sekitar hotel-hotel besar atau kawasan bisnis. Salah satu yang sering direkomendasiin temen itu 'Harmony Spa' dekat Pakuwon Mall - katanya terapisnya profesional dan fasilitasnya oke. Tapi ingat, selalu pastiin tempatnya jelas reputasinya ya, soalnya kan jam segitu kadang agak rawan.
Biasanya sih tempat yang buka nonstop lebih ke spa berlisensi atau yang punya izin resmi. Aku pernah coba mampir ke 'Relaxation Corner' dekat Tunjungan Plaza pas subuh, enak sih buat melepas pegal setelah seharian jalan-jalan. Cuma saran dari pengalamanku, lebih baik telpon dulu buat konfirmasi jam operasional, soalnya kadang ada perubahan jadwal tanpa pemberitahuan.
Gila, aku punya trik cepat kalau lagi butuh tahu alamat 'Warung Jae' yang buka 24 jam.
Pertama, buka Google Maps dan ketik 'Warung Jae buka 24 jam' atau 'Warung Jae 24 jam'. Biasanya hasilnya muncul dengan informasi jam buka di bawah nama tempat. Kalau terdaftar, Maps akan menampilkan alamat lengkap, foto-foto, dan nomor telepon. Perhatikan juga tag 'Buka sekarang' atau 'Open 24 hours' — itu indikator praktis.
Kedua, cek layanan pesan antar seperti GoFood atau GrabFood dengan memasukkan 'Warung Jae' sebagai kata kunci. Kalau ada yang muncul dan bisa dipesan tengah malam, besar kemungkinan cabang itu buka 24 jam. Terakhir, lihat feed Instagram atau story lokasi; banyak warung kecil sering update jam operasional di situ. Selalu telepon dulu kalau ragu, karena jam bisa berubah sewaktu-waktu. Semoga membantu, semoga dapat warung yang enak dan buka non-stop!
Ada satu malam ketika aku keluar mencari camilan tengah malam dan kebetulan lewat depan Warung Sembako Icha. Lampunya masih menyala, tapi ternyata mereka sedang tutup—hanya lupa mematikan neon sign. Sejak itu, aku rajin nanya ke tetangga sekitar dan dapat info bahwa jam operasionalnya biasa sampai jam 10 malam, kecuali ada pesanan khusus dari pelanggan langganan. Pemiliknya fleksibel sih, kadang kalau ada acara warga, mereka buka lebih lama.
Yang bikin warung ini istimewa adalah layanannya yang ramah. Meski bukan 24 jam, Icha dan keluarganya sering bantu orang yang butuh barang dadakan. Pernah suatu kali aku butuh minyak goreng jam 11 malam buat masak mi instan, dan mereka masih bukain pintu meski cuma modal senyum. Jadi, walau secara resmi bukan 24 jam, semangat gotong royongnya yang 'always open'.