THE GREAT MAN
Dengan begitu, tinggalah Joe seorang diri menghadapi delapan laki laki gagah dan satu pria tua yang menjadi kepala mereka.
"Sepertinya kau belum puas menikmati minumanmu, tuan? Sampai kau datang kembali ke sini," sindir Joe. Dia melakukan itu dengan sangat tenang.
"Hahaa. Apa kau sudah siap menghadapi kematianmu, pelayan bodoh!"
"Sungguh lucu!" Joe membalas gelak tawanya. "Mati itu di tangan Tuhan. Bukan di tanganmu," sahut Joe.