Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Bercadar Itu, Istriku

Wanita Bercadar Itu, Istriku

titah Ustadz Hakim kepada istrinya. "Humaira? Siapa dia?" Papa bertanya. "Dia gadis yang aku temukan tergeletak di pinggir jalan karena tabrak lari. Nanti aku ceritakan padamu." Mendengar penjelasan Ustadz Hakim, entah mengapa dada ini tiba-tiba berdebar sangat kencang. Apalagi ketika Umi Salamah, Istri Ustadz Hakim kembali muncul diikuti seorang wanita bercadar di belakangnya.
1031.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Di Balik Cadar Istri Sah

Di Balik Cadar Istri Sah

"Astaghfirullah...." Air mata itu kembali lagi meluncur dengan bebas membasahi cadar nya, cinta yang dulu sempat dia dapat dari Rian dan keluarga nya berakhir dengan sebuah tuntutan yang pahit. Kring' kring' kring' "Assalamualaikum." Ucap Sella yang mendengar telpon nya berdering lalu mengangkat nya. "Waalaikumussalam, dimana kamu?" "Aku mau ke vila papah kak."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

Dadanya berdegup lebih kencang, menanti kehadiran kekasihnya yang telah seminggu ini tidak ia jumpai. Sementara Akira dan Anggara duduk di sofa yang berbeda. Akira merasakan kecemasan yang dirasakan oleh sahabatnya. “Dan, gue yakin lu bisa melewati masalah ini. Lu pasti bisa dan gue yakin lu kuat.” Ucap Akira mencoba menyemangati sahabatnya. *****
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Mencintai Kakak Sahabatku

Mencintai Kakak Sahabatku

Keduanya tak banyak bicara selama perjalan menuju rumah sahabat Shawn. Rumah sahabat Shawn hanya berjarak beberapa ratus meter dari komplek makam. Nama temannya itu adalah Bonito. Bonito mengelola cafe kecil-kecilan di depan rumahnya. Shawn langsung merangkul sahabatnya dan mengenalkan Ganis. Bonita tersenyum ramah dan menyajikan wine di meja. Beberapa teman lainnya juga ikut bergabung. Beberapa orang cewek berkenalan dengan Ganis. Mereka berpesta untuk Shawn. Semua orang yang hadir adalah teman sekolah Shawn. Pesta itu untuk menyambut Shawn yang lama tak pulang. Musik pun mulai mengalun dan beberapa orang mulai menenggak wine. Ganis mulai mencoba menyesapnya juga sedikit-sedikit. Shawn memu
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Mungkin, karena baru pertama kali aku membentaknya begini seumur hidup sahabatan. “Jaga bicaramu ya, Nad!” kataku sambil menuding hidung mancungnya. Nadia tampak agak gentar. Dia makin pucat pasi. Agak termundur tubuhnya karena kutunjuk-tunjuk. “Selama ini aku terlalu banyak mengalah padamu!” “Kamu nggak ikhlas? Kenapa diungkit-ungkit?”
10119.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Menikahi Lelaki Brengsek

Menikahi Lelaki Brengsek

((Bersambung. Terima kasih sudah menjadi sahabat setia bercerita! Much Love, @vellanine.tjahjadi
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 496 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Ami tsamarat
kurang ajar juga mulut si andre nih..emang gak pernah move on dia dari yuna..wajar aja yeriko masih waspada sama andre..tega tega nya bandingin istri nya sendiri sama bini org...woii..itu anak elu juga kali..klo tingkah nya begitu salah elu juga bukan salah nia sendiri sebagai mama nya..wah bangke
Yunianingsih Surya
Gpp baru pacar, semangaaat Nanda rebut hati Ayu lg, sblum janur kuning melengkung.... perjuangan mu blum usai.... Thor.... endingnya jgn sampe Ayu sm org lain loh, atauuu sm si bule itu... pkknya satukan lg Ayu dan Nanda.... awas kl nggk aq santet online loh hahahaha....
Baca Semua Ulasan
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Aarav “Bisakah kau menuntunku mendapatkan cahaya itu sebagai Sahabat baruku?” Tanya Aarav Bora terdiam saat Aarav mengatakan hal itu kepadanya.”Jujur, Aku tidak banyak memiliki teman dan sahabat. hanya 2 orang yang mau menjadi teman dan sahabatku.” Ujar Aarav “Dan entah mengapa selama aku mengenalmu aku meyakini bahwa Kau adalah orang yang baik.” Ujar Aarav
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

"Kalo udah ketemu yaudah cepet ajak ke Bandung. Kenalin sama Aki dan Nini. Lebih cepat lebih baik," "Teteh, aku baru ketemu sama dia hari ini tapi dia nggak kenal sama aku, karena aku pakai cadar." Wajah Katrina mendadak muram. "Jangan sedih. Niatmu bercadar itukan karena Allah SWT. Dan apapun niat baik yang di awali karena Allah SWT, pasti akan menuai hasil yang baik juga. Justru dengan dia tidak mengenalmu itu akan lebih menguntungkan untukmu. Kamu jadi bisa lebih tahu sifat aslinya yang sebenarnya. Setiap orang itukan bisa saja berubah. Apalagi kalian sudah berpisah cukup lama. Iyakan? Jangan sampai di akhir ceritamu nanti kamu menyesal karena telah salah memilih,"
9.723.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
Adrian menghibur kesedihan di hati Kesya memberi penekanan di akhir kalimatnya. Seketika kedua sudut bibir Kesya terangkat tinggi keatas. "Teratai. Aku bunga teratai, tetap indah meskipun hidup di kubangan kotor. Terimakasih sudah menyadarkan ku Adrian. Kau memang paling mengerti diriku, aku sangat beruntung memiliki seorang sahabat seperti mu." lanjutnya lagi.
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

“Kita berdelapan sahabatan. Sejak kita duduk di bangku SMA.” “Oh ya… berdelapan?” tanya Hera penasaran. Ikarus mengangguk lalu menjulurkan jemarinya dan mulai menghitung. “Iya. Diantaranya… Ikarus, Hera, Ares, Eve, Zeus, Artemis, Eros, dan Rhea. Kita sahabatan sejak duduk di bangku SMA. Sebenarnya yang lain kemarin-kemarin sempat datang ke sini. Cuma mereka nggak mau kamu syok. Kami cuma duduk di bangku-bangku depan, menunggu, sesekali menengok kamu lewat jendela.”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status