KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU
Aku diam saja, tepatnya tak berani menjawab.
"Saya sudah punya bukti dan punya keputusan untuk masalah kamu dan Calista. Kamu sudah punya istri. Tapi, mengaku bujangan. Lalu kamu membuat cerita bohong istrimu selingkuh. Benar begitu kan?" Bukan lagi sebuah pertanyaan. Tapi, mertuaku itu seakan mengharapkan aku mengiyakan apa yang dia katakan.
"Argam mohon maaf, Pa. Tapi, yang terakhir itu benar, Pa. Istri Argam selingkuh, karena itu Argam mau membuat dia menyesal." Tandasku.