Tangisku
Aku pun memilih untuk shalat di kamar saja.
Kemudian setelah aku shalat dzuhur, aku pun kembali menulis diary lagi. Kejadian yang aku alami tadi akan kutuliskan di diaryku. Buku tebal itu sekarang sudah hampir terisi dengan coretan coretan tinta yang kubuat. Pulpenku pun mulai menari nari di atas buku, menceritakan sesuatu yang istimewa yang tak kuceritakan lewat diary ku,Aku menulisnya dengan sepenuh hati dan sedikit bingung karena diary yang kutulis bukan dengan bahasa indonesia, namun dengan bahasa inggris. Yaaa sedikit-sedikit aku melihat di kamus untuk tau apa kosa katanya. Menurutku, menulis diary dengan seperti itu bisa menambah kosa kata kita pada bahasa inggris dan aku ingin sekali
Hot Chapters