Teror Ghaib
Dia terus berlari dan menghampiri temannya.
Merasa penasaran, Emma lalu masuk ke dalam rumah itu. Di sana, dia melihat lebih banyak anak-anak. Mereka semua tampak asyik bermain. Pandangan Emma lalu tertuju ke satu anak laki-laki berusia sekitar enam tahunan yang bermain bersama seorang gadis. Emma mendekati mereka. Dari belakang, Emma menepuk pundak anak kecil itu. Saat anak kecil itu menoleh, Emma refleks menjerit. Wajah anak kecil itu gosong. Sekujur tubuhnya berubah menghitam juga dalam hitungan detik. Gadis yang bermain dengannya juga berubah menghitam kulitnya. Wajahnya berkerut-kerut dan ada bercak-bercak darah.
Hot Chapters