Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Husband was a Cartel Boss

My Husband was a Cartel Boss

Bab 18 ​Malam itu, keheningan kamar utama terasa berkali-kali lipat lebih pekat. Aku duduk meringkuk di atas ranjang king-size, memeluk kedua lututku erat-erat. Bayangan mayat yang ditembak tepat di kepala dan bau anyir darah di perpustakaan siang tadi terus berputar di kepalaku, membuatku merasa mual. Kekejaman 'Roman'—nama lain dari Muyeol yang diucapkan tamu itu—bukan lagi sekadar cerita burung. Aku menyaksikannya sendiri. Namun, di balik rasa ngeri, tubuhku gemetar karena menyadari jika iblis itu tidak mendobrak pintu tepat waktu, aku sudah hancur di tangan monster yang lain.
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

Ada sesuatu yang mengerikan sedang berkeliaran di kegelapan, menggunakan suara orang-orang mati untuk berburu. Saat malam akhirnya jatuh, ibu kota yang biasanya hidup kini mendadak lumpuh dan mati. Toko-toko ditutup jauh lebih awal. Pintu-pintu kayu rumah digembok rapat menggunakan rantai, dan tirai-tirai jendela ditarik hingga tidak menyisakan celah sekecil apa pun. Suasana horor merayap drastis ke setiap jengkal udara. Jalanan berbatu yang kosong hanya menyisakan gema langkah kaki zirah berat pasukan Ksatria Suci yang berpatroli dengan obor menyala.
10291 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

"Namun, saya tidak mempercayai penilaian beliau pada saat itu dan bahkan berbicara lancang, yang mengakibatkan pertengkaran dan berakhir dengan sangat tidak menyenangkan." "Akibatnya, selama beberapa hari terakhir ini, Vila Wellington telah dipenuhi dengan angin kencang yang menakutkan, matahari dan bulan tampak meredup, hantu-hantu menangis dengan suara yang menyeramkan, anjing melolong di malam hari, dan bahkan ada orang yang mati mendadak tanpa sebab yang jelas." "Saya sudah tidak punya pilihan lain selain datang ke sini untuk meminta maaf. Mohon Tuan Wayne berkenan untuk mengesampingkan dendam masa lalu dan keluar untuk menangkap hantu serta iblis yang mengganggu!"
9.673.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku

Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku

Yang paling menakutkan adalah suatu malam tak lama setelah aku baru masuk sekolah. Dalam keadaan setengah tidur, aku merasakan ada tangan yang merabaku. Aku sontak membuka mata, lalu mendapati sepasang mata penuh nafsu. Aku berteriak kencang, tetapi mulutku dibekap erat. Aku tak bisa bersuara dan hanya bisa berjuang mati-matian. Aku jelas melihat teman sekamarku membuka mata. Mereka menyaksikan semuanya, tetapi tidak seorang pun yang maju menghentikannya.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Alam benar-benar sangat mencekam menebarkan teror ketakutan pada semua mahluk yang ada di atasnya. Hewan, siluman, serta apa pun yang bernapas dan bisa bergerak berlarian tunggang langgang. Mereka pergi berbondong-bondong menuju tepian pantai, berharap tidak akan terkena dampak pertarungan. Tidak ada cahaya mentari yang mampu menembus benua besar karena langit tertutupi debu tebal. Padahal waktu itu hari sudah memasuki siang.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Jeritan Malam Sang Vampir

Jeritan Malam Sang Vampir

Mereka tahu, apa pun yang terjadi tadi malam adalah sesuatu yang jauh lebih besar daripada badai. Malam akhirnya tiba, saat semua orang kembali ke rumah masing-masing, anak-anak berkumpul lagi di ladang. Mereka memutuskan untuk menyimpan semua yang mereka lihat dan dengar, tetapi pertanyaan mereka tetap menggantung: siapa atau apa yang menghantui desa mereka? Sementara itu, di gereja, Gregory membuka kitab tua sekali lagi. Ia membaca sebuah paragraf yang sebelumnya terlewatkan:
645 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Bab 30: Kegelapan yang Mengintai Pagi hari datang dengan keheningan yang menyesakkan. Desa yang semalam dilanda ketakutan kini tampak seperti sebuah tempat yang hilang dari waktu. Penduduknya mulai keluar dari rumah, namun wajah-wajah mereka kosong, seperti terperangkap dalam ketakutan yang mendalam. Arjuna, Pak Budi, dan yang lainnya duduk di ruang tamu rumah kepala desa, mencoba menyusun rencana selanjutnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

Dia diam masih mengatur napas. "Dia itu bisa menyerang kita kapan saja, karena bisa mendeteksi panas tubuh. Sedangkan kita, gak bisa lihat makhluk itu. Mana gelap, gak bawa alat buat nyerang juga, gimana " jawab Rimba kemudian. Aku terdiam. Benar juga yang dia katakan. Aku menatap jari kami yang masih saja bertautan erat, lalu tersenyum. Hati memang tidak pernah bisa berbohong. Namun, saat dia menyadari itu, segera dia lepaskan dan meminta maaf padaku. Rasanya tidak perlu dia meminta maaf, karena aku juga menginginkannya. "Kita dirikan tenda sebelah sana saja. Sepertinya aman. Sudah terlalu malam juga, aku lelah," ucapnya seraya menurunkan ransel. Aku mengangguk setuju.
1098.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status