Teror sang Pecundang
Namun, masih tidak ada reaksi dari Andre membuat dirinya semakin cemas dan gelisah, terus bermonolog, "Ya Alloh, apa yang telah terjadi dengan tunanganku?!"
"Abaaang ... bangun! Ayok turun!" teriaknya kembali.
Akan tetapi, tubuh Andre terlihat terkulai 'tak berdaya dan tak bergerak lagi membuat dirinya semakin shock dan histeris,
"Abaaang ... ayok ngomong, Bang!" jeritnya. Namun, tidak ada suara sedikitpun darinya, hanya suara lolongan anjing dan jangkrik bercampur baur dengan gemersik dedaunan yang tertiup angin yang terdengar di telinganya.
Hot Chapters