تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Teror sang Pecundang

Teror sang Pecundang

Mukanya terlihat pucat dan panik sepertinya dia takut kalau mimpinya itu bakalan kejadian,"Aku takut terjadi apa-apa sama Andre, Dek." Tangan Andini memegang erat tangan adiknya. Anggita terus menenangkan nya, "Tidaklah, Teh. Itu cuma mimpi kok, berdo'a aja semoga kak Andre terhindar dari marabahaya. Nih, minum dulu Teh, biar tenang." Anggita langsung menyodorkan segelas air putih yang selalu tersedia di meja kamarnya. "Iya, Dek, terima kasih. Semoga kita semua dilindungi dan dijauhkan dari segala musibah, Aamiin," ucap Andini. Terus meminum air yang disodorkan Anggita tadi.
102.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 89 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
MONSTER

MONSTER

Semalam Irish menelponku, dia benar-benar khawatir. Dia menanyakan keadaanku, dia bertanya apakah aku baik-baik saja? Apakah anggota tubuhku masih lengkap? Apakah aku masih hidup? Dia bertanya seolah-olah aku dibawa oleh monster, ya memang sih Jenan itu punya julukan monster tapi Jenan kan bukan monster sungguhan. Aku bilang pada Irish kalau aku baik-baik saja cuman mungkin aku akan jadi mayat dalam waktu dekat. Irish langsung memarahiku dan bilang, "ngomong dijaga!". Benar-benar tidak tahu diri.
103.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 100 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Mata Aruna akhirnya terpejam kembali, nafasnya lebih teratur dari sebelumnya Di luar kamar, angin kembali berhembus pelan. Dan meski Aruna telah kembali dari ambang gelap,semua orang tahu teror belum selesai. Karena sesuatu telah menyentuh mereka semua. Dan sentuhan itu tidak mudah dilepaskan. Begitu Aruna kembali terpejam dengan nafas yang lebih teratur, Bu Seno yang sejak tadi berdiri gelisah di ambang pintu akhirnya bergerak cepatbWajah perempuan paruh baya itu tampak panik. Matanya sembab, namun gerakannya tegas, seolah sudah terbiasa menghadapi keadaan darurat yang tak bisa dijelaskan dengan logika.
942 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 32 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
Nightmare

Nightmare

Rupanya rasa penasaranku mengalahkan rasa takut itu sendiri. Lama tak terdengar apapun di seberang sana, hingga terdengar suara seseorang tertawa keras. Suara tawanya begitu mengerikan menurutku. Gila. Apa yang dia inginkan? untuk apa menelpon hanya sekedar tertawa? Lagi. Lagu reverse kembali diputar. Aku langsung saja menekan tombol merah saat itu juga. Lagu mengerikan itu lagi.
102.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 91 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
Teror Mantan

Teror Mantan

teriak Alex yang sudah pucat pasi saking takutnya. "Iya nanti di temenin sama hantu," teriak Anita yang semakin menggoda Alex. "Maa," teriak alex lagi. Tapi tak ada sahutan dari mamanya. "Ma, pa," teriak Alex jengkel. Tak ada sahutan lagi, Alex terpaksa pergi dari depan pintu kamar orang tuanya. Matanya melirik ke sana ke aini meskipun terang tapi tetap saja orang parno seperti dia, setelah menonton film horor akan ketakutan setengah mati.
106.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 227 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
AFRAID

AFRAID

Terlihat sosok yang satunya seperti laki-laki dewasa berwajah hancur sebelah dengan perawakan tinggi memakai kemeja penuh noda darah, yang satu lagi sosok perempuan memakai dress merah selutut, rambutnya panjang menutupi wajahnya sambil menghadapkan kedua tangannya ke arah lift. Sosok di tengah yaitu anak kecil yang tak memiliki tangan kanan berwajah pucat dengan senyum mengerikan. Ketiga sosok tersebut semakin mendekat dan semakin jelas menghampiri kelima orang yang ketakutan di dalam lift. Indra membaca ayat kursi sambil menekan tombol close di lift berkali-kali dengan tubuh gemetar ketakutan. di hadapannya Aldo sudah terduduk lemas tak berdaya saking ketakutannya.
الفصول الرائجة
104.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 165 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"KATAKAN JALANG!!" Teriak Reviline membuat air mata yang sejak tadi Irene tahan turun dengan sendirinya. Tubuhnya bahkan bergetar ketakutan seraya mengucapkan kata maaf berkali-kali karena sudah mengikuti pemuda itu. Hingga satu tamparan berhasil mengenai wajahnya membuat Irene tidak sadarkan diri. She's doesn't know anything.
9.92.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 99 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

tolak Ricky. Sepertinya ia masih trauma soal hantu yang meneror mereka.
102.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 50 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
Teror Hantu Janda Muda

Teror Hantu Janda Muda

Kini mereka lebih memilih untuk pulang lebih awal agar bisa terhindar dari teror makhluk menakutkan itu. Dan kini, malam sudah tiba. Sepi sekali rasanya. Tiada suara kendaraan yang lewat di depan rumah. Bahkan suara-suara binatang malam sudah mulai terdengar pada jam yang seharusnya belum terlalu malam. Thomas berada di ruang keluarga. Ia sedang menonton televisi bersama ibunya. Rasa takut mungkin masih menghantuinya, tapi di depan ibunya, ia selalu berusaha untuk menyembunyikannya. Brumm! Brumm!
106.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 177 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
Teror Berdarah

Teror Berdarah

Poli mencoba menebarkan kesan horor. Yonna yang semula tidak begitu tertarik, langsung menajamkan pendengaran. “Hah?! Ada lagi?” tanya Dovis histeris. “Jam sepuluh malam tadi, ada anak kelas 12 yang lompat dari lantai empat sekolah.”
104.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 156 مرة ضمن age of terror
قراءة
+مكتبة
السابق
12

الأسئلة الشائعة

Ada sesuatu yang menggelitik tentang film-film horor psikologis, dan 'Journal of Terror' adalah salah satu yang meninggalkan bekas lama setelah menontonnya. Ceritanya mengikuti seorang penulis muda bernama Ardi yang menemukan buku harian tua milik seorang pria bernama Hendra. Saat Ardi mulai membaca catatan Hendra, dia terseret ke dalam mimpi buruk yang perlahan menyatu dengan kenyataan. Setiap entri dalam buku harian itu seakan memanggil entitas gelap yang mengintai di balik bayang-bayang.

Film ini bukan sekadar tentang jumpscare, melainkan eksplorasi mendalam tentang bagaimana trauma masa lalu bisa menghantui seseorang secara harfiah. Adegan-adegannya dibangun dengan ketegangan yang sangat matang, terutama ketika Ardi menyadari bahwa dirinya mulai kehilangan batas antara imajinasi dan dunia nyata. Endingnya yang ambigu meninggalkan ruang untuk berbagai interpretasi, dan itu justru membuatnya lebih memorable.

امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status