Sebatas Pengantin Pengganti
Membalikkan badan, dia melangkah begitu saja menuju tangga—meninggalkan Arka hingga tak berselang lama, Aludra rasanya dibuat jantungan saat kedua tangan Arka tiba-tiba saja meraih tubuhnya daro belakang lalu kembali menggendongnya seperti tadi.
"Mas kamu ngapain?!"
"Naik dan turun itu lebih bahaya turun," jawab Arka. "Naik saja ceroboh, apalagi turun."
"Tapi kan-"
"Diam," pinta Arka. Dia kemudian berjalan menuruni satu-persatu undakkan tangga sambil menggendong Aludra yang kini hanya diam dan pasrah—memandangi wajah Arka dari dekat dan sialnya, Aludra gagal fokus.
الفصول الرائجة