Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

“Last pose! Look over your shoulder!” Aruna berbalik sedikit. Ia menatap ke belakang bahunya, senyumnya tipis, hampir seperti misterius. Klik. Beberapa detik kemudian suara Alvi terdengar keras dari belakang. “Oke… cut! Kita masuk ke sesi terakhir!”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

“Kau ingin aku mundur? Cukup dengan menyebarkan itu?” “Tidak.” Aurel tersenyum dingin. “Aku ingin kau tidak hanya mundur, tapi hilang. Tak ada jejak, tak ada peluang kau mendekati Arfan atau Danis. Aku ingin kau tahu tempatmu.” Arlena menghela napas. Lalu ia berkata pelan, “Aku bisa memilih mundur. Tapi bukan karena kau. Tapi karena Arfan sendiri.”
105.5K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Maaf, Aku Memilih Mundur

Maaf, Aku Memilih Mundur

teriak Rossi dengan wajah memerah. Handoko mundur selangkah, nafasnya tercekat. Aurora yang ada di gendongannya mulai bergerak resah, tapi Handoko tak bisa mengucapkan satu kata pun. Semua yang dikatakan Rossi benar, dan itu membuatnya semakin tenggelam dalam rasa bersalah yang tak tertahankan.
1028.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Abimanyu menggeser telunjuknya satu sentimeter ke samping, gerakan kecil tapi tegas. Timmy mundur satu langkah tanpa sadar. Aurelia memijit pelipis. “Abimanyu…” "Keamanan,” jawab Abimanyu singkat. Aurelia menatap Timmy. “Timmy, makasih sudah menghampiri, tapi aku ada urusan. Lain kali saja.” “Urusan? Dengan siapa?”
1034.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Chasing the Sexy Nerd

Chasing the Sexy Nerd

Aurora mengangkat kaki ke atas kursi, mengencangkan tali sepatu yang terlihat kendur. Mau panjat tembok belakang sekolah, pastinya harus banyak persiapan. "Ya Lo tingkahnya ada mulu sih!" Alda membalas tak kalah sebal. Teman Aurora sejak bayi itu mendecak lagi. "Jangan minggat deh percaya sama gue," Aurora mengabaikannya. Dia bergegas mengencangkan tali sepatu di kaki yang lainnya. "Lagian kalo Lo minggat, mau kemana?"
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Yoga pun hanya memberikan isyarat dengan mengangkat kedua bahunya. Tak lama berselang barulah Guntur mau membuka suara, dia memberikan pada ibunya sebuah stop map warna biru yang di dalamnya berisi akta cerai dari istrinya. Bu Surti pun segera membuka dan membacanya dan tidak menunggu lama Bu Surti akhirnya ambruk karena shok membaca secarik kertas yang baru saja diserahkan oleh putranya tersebut.
9.4124.3K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Tak ada gunanya meladeni ucapan orang yang tak suka, percuma yang ada hanya buang-buang energi saja. "Masuk Ais." ucap Daniel sambil membuka pintu belakang. Perlahan menjatuhkan bobot, netra indah Daniel selalu mengawasiku. Tanpa sengaja netra kami saling bertemu, menimbulkan desiran yang tak menentu. "Kita jalan ya Ais." ucapnya sambil menyalakan mesin mobil. "Oke, memang mau kemana Dan?" rasa penasaran membuatku tak sabar mendengar jawaban dari mulutnya.
10130.3K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Di sebelahku, tergeletak kotak abu dan foto pemakamanku sendiri. 5, 4, 3, 2, 1 ... Hitungan mundur berakhir, aku pun merasakan sekelilingku tiba-tiba menjadi begitu hening. Tidak ada suara apa pun di ruangan ini, bahkan suara napasku sendiri terasa menghilang. Pada saat yang bersamaan, terdengar suara dari arah pintu. Ada yang kembali!
4.9K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

Tak banyak, tapi nyatanya cukup membuat Aludra tak berdaya. "Ya ampun, ini mualnya parah banget ya," ucap Aurora. Mengulurkan tanganny, dia memijat tengkuk leher Aludra agar bisa memuntahkan apa yang bisa dia muntahkan karena biasanya setelah itu perut akan terasa lebih baik. "Muntahin aja ya, jangan ditahan." "Iya, Ma. Hoek!"
9.731.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Mata pria itu masih menatap lurus ke arahnya, tajam dan tak berkedip. Alya mundur selangkah, punggungnya nyaris menyentuh lemari di belakang. Ia tak bisa mundur lagi. Handuk di tubuhnya sudah hampir lepas dari gerakan itu, dan tangannya buru-buru menyesuaikan pegangan.
10118.0K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as alur mundur adalah
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status