Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

“Tapi ponakan saya… beda cerita.” Peter tertawa kecil. “Berarti kita geser langkah.” “Ya,” kata Gunawan pelan. “Kalau pintu depan gak bisa dibuka, kita masuk dari samping.” Ia mematikan panggilan, menyalakan mesin, lalu melaju perlahan menjauh, meninggalkan butik dan satu kotak kecil yang baru saja mengubah arah banyak hal. Paham. Ini saya revisi bahasanya aja, struktur adegan tetap, dialog lebih santai sehari-hari, tapi tetap sopan, pakai enggak / aja, tanpa gue-elo, dan dialog mengalir.
1077.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Sang pria yang terus melangkah maju, Dyra yang terus mundur hingga punggungnya membentur tembok. Merasa tidak lagi ada pergerakan, Alsaki membuka mata dan menarik diri sekilas untuk mengambil jeda napas yang tersedot setengah. Menghirup lagi dan oksigen yang tercecer gratis dengan puas untuk mengisi paru-paru.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Sistem Luar Biasa Pewaris Tidak Terkalahkan

Sistem Luar Biasa Pewaris Tidak Terkalahkan

Ia beberapa kali terdorong mundur meski masih bisa mengimbangi kemampuan lawan-lawannya. Keadaan sekeliling tampak sangat sepi. Lampu jalan tampak sepi dari serangga malam. Titik-titik kecil terlihat bergerak lambat di laut. Morgan terdorong mundur saat menahan dua tendangan sekaligus. Dua musuh menyerang dari belakang. Di saat yang sama, satu orang musuh menyerang dari atas. Morgan seketika melompat ke samping. Serangan musuh gagal total meski para musuh itu kembali menyerang dengan sangat cepat.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

Sang Raja tampak sedang menganalisis gerakan tari tersebut seolah-olah itu adalah formasi tempur infanteri yang rumit. “Ayo, Ric! Buang semua martabat istanamu itu ke sungai!” teriak Aurelia di atas kebisingan, menarik tangan Alaric dengan paksa menuju pusaran manusia. “Aurelia, aku tidak tahu cara bergerak seperti itu,” bantah Alaric dengan suara parau oleh kecemasan yang langka. “Dansa yang kupelajari hanya melibatkan langkah maju-mundur yang lamban dalam iringan harpa yang membosankan. Ini... ini adalah kekacauan terorganisir.”
8.813.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Kaisar Naga Beladiri S2

Kaisar Naga Beladiri S2

BOOOOMMMM Tangga yang tinggi telah selesai terbentuk, saat semua melihat formasi yang membatasi seseorang untuk naik muncul. Mereka semua langsung menyibukan diri mengatur generasi muda mereka untuk naik ke anak tangga tersebut. Hanya mereka yang mencapai puncak dapat ke babak selanjutnya dan mereka yang gagal akan dikeluarkan dari anak tangga tersebut. Peraturan di sana juga sangat simpel dan mudah, mereka hanya perlu naik dan mereka diizinkan untuk menggunakan cara apapun agar sampai ke puncak. Bahkan jika mereka saling membunuh sekalipun saat menaikinya, tidak ada aturan melarang membunuh disana dan mereka bebas untuk bertindak. Long Chen melihat ke langit, mata itu ada tapi tidak ada sat
9.71.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.9K kali sebagai contoh alur maju mundur
Tampilkan Ulasan (170)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promosi ya, Bre. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dan memiliki Tubuh Kaisar Langit, dia juga menjadi Murid 3 Dewa Kuno.
Baca Semua Ulasan
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Lalu— "Lulus." Ong Bwee menghela napas. Tapi belum sempat lega, Guru melanjutkan. "Tapi itu baru awal." Guru mengeluarkan gulungan kecil dari balik jubahnya. Ia bentangkan di atas meja. Di dalamnya, tergambar sosok-sosok manusia dalam berbagai gerakan, dengan alur chi yang rumit. "4 Tapak Maut." Jendral Lauw tersentak. "Guru, itu—"
460 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Aryo, guru yang mendidik murid di sebelah luar Perguruan maju ke depan. "Kita akan mengambil jalur hutan agar lebih cepat sampai. Selain itu jalur hutan ini lebih sedikit terjadi gesekan dengan Perguruan lain. Berbeda jika kita melalui jalan umum, kita akan banyak bertemu kandidat lain," kata Aryo tegas. Nyai Anjani maju ke depan.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Hidup Kedua Ibu Pewaris Yang Terbuang

Hidup Kedua Ibu Pewaris Yang Terbuang

Hitungan mundur dimulai diiringi efek suara menggelegar. ​3... 2... 1... START! ​Gelombang pertama sasaran bergerak muncul di layar dengan kecepatan tinggi. Berbagai titik target berwarna merah meluncur acak dari kiri dan kanan. ​Duk! Duk! Duk! Duk!
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

dimana Baraka berbaring telentang dengan tangan memegang pinggul Ningrum, sedang Ningrum bergerak pelan penuh irama di atas tubuh Baraka sambil menjengkit-jengkit liar berusaha menggapai puncak-puncak asmara. Terlebih lagi pada Jurus "Dewa Dewi Terbang Mundur", dengan jurus ini Baraka hanya duduk tenang menikmati putaran-putaran maut pada pilar tunggal penyangga langit yang melesak dalam-dalam di gerbang sorgawi, dengan posisi Ningrum duduk memunggungi dirinya sehingga Baraka dapat leluasa meremas dan memilin sepasang gumpalan padat yang terpahat indah dari belakang.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Di sebelahku, tergeletak kotak abu dan foto pemakamanku sendiri. 5, 4, 3, 2, 1 ... Hitungan mundur berakhir, aku pun merasakan sekelilingku tiba-tiba menjadi begitu hening. Tidak ada suara apa pun di ruangan ini, bahkan suara napasku sendiri terasa menghilang. Pada saat yang bersamaan, terdengar suara dari arah pintu. Ada yang kembali!
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai contoh alur maju mundur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status