Pribumi Pemberontak
"Untuk rencana selanjutnya, Rumi yang akan menjelaskan."
Semua orang yang ada disana melihat Rumi, lalu pemuda itu mulai membuka suara. "Kita tidak berhasil membobol gudang senjata bukan berarti kita gagal, tapi kita yang memilih mundur." ucapnya. "Kita baru memulai, jadi jangan cepat menyerah! Ingat, kita mundur selangkah untuk maju beberapa langkah!
Rumi menatap semua anggota, tidak terkecuali Suras. Dan saat melihat Suras, ada rasa bersalah dalam matanya. Melihat itu, membuat Suras memaki dirinya. "Kenapa aku harus marah padanya tadi?!!"
Hot Chapters