Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Dikhianati, Ternyata Konglomerat

Istri yang Dikhianati, Ternyata Konglomerat

Setelah kembali memergoki suamiku, Dante, di ranjang bersama asistennya, Angel, aku melakukan sesuatu yang bodoh. Aku membocorkan videonya. Aku ingin seluruh dunia melihat mereka apa adanya. Namun, yang kudapat malah gugatan dari pihak keluarga dan hukuman penjara enam bulan dan sebuah esai dari putraku yang berjudul "Mamaku Seorang Psikopat". Saat itulah aku benar-benar hancur. Aku mengajukan gugatan cerai dan menyerahkan hak asuh putra kami. Pada hari keberangkatanku, Dante menyeringai sinis padaku. "Kamu mau ke mana tanpa aku, Livia? Belum terlambat kalau kamu mau merangkak kembali." Yang tidak dia ketahui adalah ibuku mengendalikan Keluarga Waluyo, keluarga dan organisasi terbesar di Ivalia ... dan aku adalah satu-satunya pewarisnya.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Bayangan Diri Orang yang Kucintai

Bayangan Diri Orang yang Kucintai

Sehari setelah aku dan Narto Gunawan mengajukan gugatan cerai, dua video menjadi viral. Satunya adalah video tujuh tahun yang lalu, aku yang berusia 22 tahun menemani Narto bernyanyi di lorong bawah tanah. Aku sambil memegang kotak makan siang seharga dua puluh ribu dan tersenyum ke arah kamera. “Apakah Mulan Angeta di masa depan akan sangat bahagia setelah menikah dengan penyanyi Narto yang menjadi terkenal? Aku tidak boleh melupakan semua kerja keras yang telah kulalui demi dia selama bertahun-tahun, dia harus membalasku dua kali lipat!” Video lainnya adalah hari ini ketika Shinta Claudia berjalan sambil menggandeng tangan Narto di podium Penghargaan Melodi Emas. Pria itu mengungkapkan rasa cintanya dalam bahasa Italia, “Akhirnya, aku tidak perlu lagi melihat Mulan merindukanmu."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Tunanganku, Arthur Kusnandi, adalah seorang bos mafia yang memerintah seluruh dunia mafia negara ini dengan tangan besi. Di mata orang-orang, dia adalah perwujudan kekuasaan. Namun di mataku, dia adalah perwujudan cinta. Hanya saja, aku tidak pernah menyadari harga apa yang harus dibayar untuk mencintai pria seperti dirinya. Pada hari Valentine, aku memasak sendiri hidangan yang paling disukai Arthur dan menunggunya pulang ke rumah. Waktu terus berlalu, tetapi kursi Arthur tetap kosong. Dengan perasaan gelisah, aku akhirnya membuka beranda media sosial adik angkatnya, Bella Atmaja. [Mau memuji seseorang. Aku cuma bilang aku kesepian, eh dia langsung datang.] [Bahkan ketika aku nggak sengaja menumpahkan anggur ke tubuhnya, dia sama sekali nggak keberatan. Arthur memang orang yang selalu menempatkan keluarga di urutan pertama. Meski kekasihnya diabaikan, dia tetap nggak pernah mengecewakanku. Terus pertahankan seperti ini.] Di dalam foto itu, bagian pinggang kemeja Arthur basah kuyup. Sapu tangan di tangan Bella bergerak dengan berbahaya di area paling intim tubuh pria itu. Arthur tidak menghindar. Dia hanya menatap Bella dengan tatapan penuh kasih dan memanjakan. Aku tidak membuat keributan apa-apa. Aku hanya memberi tanda suka pada unggahan Bella itu. Kemudian, aku mengirim pesan kepada Arthur. [Kita putus saja.] Seperti biasanya, Arthur mengabaikan pesan itu. Belakangan barulah aku tahu, saat pesan putusku muncul di ponselnya, Arthur hanya merespons dengan nada santai. "Valerie Winata nggak mungkin bisa hidup tanpa aku. Dia cuma lagi ngambek, hanya pura-pura doang kok. Kalau dibiarkan beberapa hari, dia akan kembali sendiri ke sisiku. Dia itu memang gampang dibujuk." Arthur tidak tahu, selama ini aku mudah dibujuk hanya karena aku mencintainya. Namun setelah aku memutuskan untuk pergi, tidak peduli bagaimana Arthur berusaha membujukku, dia tidak akan pernah lagi bisa membuatku kembali.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Lia ScorpioDramaWanita Kuat
Aku dan ketiga anakku hanya bisa memandang dari kejauhan, melihat hajatan aqiqah mewah di rumah Ibu. Aroma gulai kambing, menu primadona di hajatan itu, tercium samar-samar hingga ke tempat kami berdiri. Tapi, hanya aroma. Tak ada piring, tak ada undangan, hanya jarak yang memisahkan. Padahal, aku adalah anak kandung Ibu. Anak sulung dari empat bersaudara. Namun, di saat acara penting seperti ini, kenapa aku malah diasingkan? Yang lebih menyakitkan, aku bahkan baru tahu tentang hajatan itu dari tetangga yang kebetulan baru pulang dari rumah Ibu.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Aku menyuntikkan obat pemicu ovulasi seratus kali untuknya dan akhirnya mengandung anaknya. Selama lima tahun, seluruh harapanku hanya tertumpah pada suntikan itu, hanya demi melahirkan seorang anak untuk Yosef. Yosef adalah pemimpin mafia, seorang pria yang tenang dan terkendali, juga sangat perhatian. Aku ingin melahirkan seorang anak untuk pria seperti itu. Semua orang iri pada cinta kami. Namun, ketika aku menyerahkan hasil pemeriksaan, perawat tiba-tiba mendongak. Suaranya ragu-ragu saat bertanya, "Maaf ... apa hubunganmu dengan Pak Yosef? Dalam sistem sudah ada catatan pemeriksaan kehamilan istrinya." Aku tertegun. Nama yang tampil di layar adalah Zoey. Itu adalah istri dari kakak Yosef yang sudah meninggal. Pada kolom pasangan, tertulis nama Yosef. Saat itu, bahkan bernapas pun terasa seperti sebuah celaan. Aku tidak menangis, juga tidak bertanya. Aku hanya pelan-pelan melepaskan cincin pernikahan dan memasukkannya ke tas. Aku menekan nomor yang kusimpan di dasar laci. Suara yang keluar sangat tenang sampai membuatku sendiri terkejut. "Aku setuju. Jemput aku tiga hari lagi." Kepergianku bukan untuk membalas dendam, tetapi karena akhirnya aku mengerti bahwa rasa sakit baru bisa berhenti saat benar-benar melepaskan. Tiga hari kemudian, Yosef pulang ke kamar tidur yang kosong. Di meja samping ranjang, tergeletak cincin itu, sementara di sebelahnya adalah surat perjanjian cerai yang sudah berlaku serta pemberitahuan kehamilanku. Malam itu, dia duduk di lantai, berulang kali mengusap cincin pernikahan itu. Penyesalan datang seperti gelombang pasang, menenggelamkan semua hal yang dulu dia kira tak akan pernah runtuh. Barulah dia menyadari bahwa cinta yang terdalam pun bisa menghancurkan seseorang.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Malam Panas, Hati yang Membeku

Malam Panas, Hati yang Membeku

Pada hari penglihatanku pulih, di kamar mandi aku melihat satu set pakaian dalam wanita yang bukan milikku. Aku menyembunyikan hal itu, ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Di siang bolong, Morin pulang lagi untuk memasakkan makananku. Saat aku makan, seperti biasa dia memutar musik untukku. Dia berkata, "Mia, hatiku terasa sakit melihatmu nggak bisa melihat. Semoga musik bisa membuatmu lebih bahagia." Namun kali ini, di tengah suara musik yang memekakkan telinga, aku melihat seorang wanita duduk di pangkuan Morin. Dengan kasar Morin merobek tali bahu wanita itu, meninggalkan bekas merah gelap di kulitnya yang putih. Wajahnya yang penuh gejolak nafsu tepat menghadap ke arahku. Seperti biasanya, aku meraba-raba menaiki tangga, lalu menekan nomor yang sudah lama tak pernah kuhubungi. "Yuvan, aku setuju jadi pengganti cinta pertamamu." "Tapi kamu harus membantuku satu hal."
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Saat pemeriksaan kehamilan di rumah sakit, aku bertemu dengan mantan ipar yang sudah lama tidak ketemu. Dia melirik perutku, lalu memarahiku sambil cemberut seperti yang biasa dia lakukan. “Umur sudah segini, masih saja belajar kabur sambil bawa janin? Bagaimana kalau kamu menyakiti cucu kesayangan Keluarga Raiz? Bisakah kamu lebih bijaksana? Jangan buat kakakku terus mengkhawatirkanmu.” Tetapi mungkin dia lupa. Setahun yang lalu, ibuku sakit parah. Satu-satunya keinginannya adalah melihatku menikah dan punya anak. Aku mempertaruhkan segalanya dan melamar Aryan. Di hari pernikahan, aku menunggu sepanjang hari, tapi hanya menerima pesan suara tiga puluh detik. “Aku tidak akan pergi ke pernikahan dan aku tidak akan menikahimu. Ini hukuman untukmu karena telah menindas Farah.” Ibuku yang marah karena sikap Aryan yang sembarangan, terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Setelah mengurus pemakaman ibuku dan membuang semua yang tidak perlu, aku meninggalkan Kota Daro dengan membawa barang-barangku yang sedikit. Aryan masih di luar negeri bersama Farah, bermain ski bersantai. Tetapi sekarang mantan ipar berkata padaku, “Kakakku habiskan sebagian besar waktunya pergi ke luar kota setiap bulan untuk mencarimu. Berat badannya hanya 75 kg dan turun 10 kg dalam waktu kurang dari setahun. Dia selalu menunggumu. Kak Rumi, sekarang karena kamu sudah kembali, jalanilah hidup dengan baik bersama kakakku.” Aku tersenyum lembut, mengangkat tanganku yang bercincin. “Maaf, karena aku orang yang sederhana, aku tidak mengadakan pernikahan besar, jadi aku tidak memberitahu kalian.”
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Aku dan suamiku, Samuel Yeris, bagaikan dua bintang di unit luka bakar, ketika terjadi kebakaran hutan di provinsi tetangga, dia yang baru saja menyelesaikan operasi beruntun dan aku tanpa ragu pergi menggantikan untuk menjadi sukarelawan. Namun, pada hari ketika aku kembali ke rumah sakit, gempa bumi terjadi, aku bergegas ke departemennya tanpa ragu, namun malah melihat adik seperguruanku meringkuk dalam pelukannya, hanya mengenakan jas lab putih. Aku berdiri di sana tertegun seperti tersambar petir, sementara dia menahan luka Clara Lindaw dan berteriak kepadaku, “Cepat kemari dan selamatkan dia! Apa kamu tidak akan menolongnya hanya karena masalah sepele seperti itu?” Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat. Namun, ketika aku akhirnya sampai di lantai 30, ibuku yang sangat aku rindukan sudah meninggal dunia.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Bantu  Mertuaku Ngerjai Pelakor

Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor

Aku dikenal sebagai wanita kasar di lingkungan sekitar, aku juga nggak pernah mau mengalah pada orang lain saat bersilat lidah. Hampir setiap hari, Ibuku mengingatkan kalau aku akan menerima ganjarannya setelah menikah nanti. Alhasil, suami yang aku nikahi sangat penurut padaku, ibu mertuaku pun orang yang sangat lemah lembut. Akibatnya, aku tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuanku ini, kehidupan pernikahanku pun terasa agak membosankan. Sampai suatu saat, wanita idaman ayah mertuaku kembali ke negara ini, ibu mertuaku terlihat sangat menderita setiap hari. Aku pun mulai mempersiapkan diri dan bersiap untuk bertarung! …
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan

Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan

Seminggu sebelum pernikahan, Jimmy, tunanganku tiba-tiba bilang bahwa dirinya harus menikahi cinta pertamanya sebelum menikah denganku. Katanya, karena ibu cinta pertamanya baru saja meninggal dan meninggalkan pesan terakhir, berharap mereka bisa menikah. "Semasa hidup, ibunya Mia selalu berharap dia bisa menikah dengan pria yang baik. Aku hanya mau memenuhi harapan terakhir seorang ibu, kamu jangan pikir aneh-aneh." Padahal, perusahaan kami sudah merencanakan peluncuran proyek perhiasan bertema cinta sejati, tepat di hari pernikahan kami. Dengan nada kesal, dia menambahkan, "Hanya proyek triliunan, mana bisa dibandingkan dengan bakti Mia ke ibunya? Kalau kamu memang sangat menginginkan keuntungan triliunan itu, cari orang lain untuk menikah saja." Mendengar kata-katanya yang tak berperasaan itu, aku pun sadar sepenuhnya. Aku berbalik dan menelepon keluargaku. "Kak, bantu carikan calon suami baru untukku."
11.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai aqiqah hari ke berapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2122232425
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status