Short
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Por:  TujuhCompleto
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Capítulos
2.3Kvisualizações
Ler
Adicionar à biblioteca

Compartilhar:  

Denunciar
Visão geral
Catálogo
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP

Tunanganku, Arthur Kusnandi, adalah seorang bos mafia yang memerintah seluruh dunia mafia negara ini dengan tangan besi. Di mata orang-orang, dia adalah perwujudan kekuasaan. Namun di mataku, dia adalah perwujudan cinta. Hanya saja, aku tidak pernah menyadari harga apa yang harus dibayar untuk mencintai pria seperti dirinya. Pada hari Valentine, aku memasak sendiri hidangan yang paling disukai Arthur dan menunggunya pulang ke rumah. Waktu terus berlalu, tetapi kursi Arthur tetap kosong. Dengan perasaan gelisah, aku akhirnya membuka beranda media sosial adik angkatnya, Bella Atmaja. [Mau memuji seseorang. Aku cuma bilang aku kesepian, eh dia langsung datang.] [Bahkan ketika aku nggak sengaja menumpahkan anggur ke tubuhnya, dia sama sekali nggak keberatan. Arthur memang orang yang selalu menempatkan keluarga di urutan pertama. Meski kekasihnya diabaikan, dia tetap nggak pernah mengecewakanku. Terus pertahankan seperti ini.] Di dalam foto itu, bagian pinggang kemeja Arthur basah kuyup. Sapu tangan di tangan Bella bergerak dengan berbahaya di area paling intim tubuh pria itu. Arthur tidak menghindar. Dia hanya menatap Bella dengan tatapan penuh kasih dan memanjakan. Aku tidak membuat keributan apa-apa. Aku hanya memberi tanda suka pada unggahan Bella itu. Kemudian, aku mengirim pesan kepada Arthur. [Kita putus saja.] Seperti biasanya, Arthur mengabaikan pesan itu. Belakangan barulah aku tahu, saat pesan putusku muncul di ponselnya, Arthur hanya merespons dengan nada santai. "Valerie Winata nggak mungkin bisa hidup tanpa aku. Dia cuma lagi ngambek, hanya pura-pura doang kok. Kalau dibiarkan beberapa hari, dia akan kembali sendiri ke sisiku. Dia itu memang gampang dibujuk." Arthur tidak tahu, selama ini aku mudah dibujuk hanya karena aku mencintainya. Namun setelah aku memutuskan untuk pergi, tidak peduli bagaimana Arthur berusaha membujukku, dia tidak akan pernah lagi bisa membuatku kembali.

Ver mais

Capítulo 1

Bab 1

Pesan yang kukirim untuk meminta putus tidak mendapat balasan, seolah-olah tenggelam begitu saja tanpa jejak.

Justru Bella yang langsung mengirimkan sebuah video.

Di dalam video itu, terlihat sebuah klub pribadi yang ramai. Beberapa bawahan yang dekat dengan Arthur sedang bersorak dan menggoda.

"Bos, Valerie sudah mencintaimu selama delapan tahun, tapi malah berani minta putus? Jangan-jangan dia serius?"

Arthur memainkan dadu di tangannya. Nadanya terdengar santai dan tidak terlalu peduli ketika membalas, "Dia cuma ngambek, ingin memaksaku pulang menemaninya saja."

"Sebenarnya aku berniat minum sebentar lalu pulang. Tapi makin dia bersikap seperti ini, makin aku nggak mau memanjakannya. Biarkan dia menenangkan diri dulu selama beberapa hari."

Sambil berbicara, Arthur menyodorkan segelas anggur ke bibir Bella. "Coba ini. Hari ini baru diterbangkan langsung, rasanya lumayan."

Bella tersenyum, lalu meminum anggur itu sambil mengikuti arah tangan Arthur.

Para orang kepercayaannya saling bertukar pandang dengan senyum penuh makna.

"Lagian Valerie cuma wanita yang kamu asal cari untuk menghadapi keluarga. Lebih baik putus saja."

"Benar. Siapa sih yang nggak tahu, orang yang paling disayang Bos tetap Nona Bella? Orang lain sama sekali nggak punya kesempatan ikut campur."

"Kalau menurutku, kalian berdua benar-benar pasangan yang serasi."

Arthur mengerutkan kening, seolah-olah ingin membantah. Hanya saja, dia malah disela oleh Bella.

Dengan nada manja, wanita itu menepuk ringan lengan Arthur.

"Apa yang kalian bicarakan? Kak Arthur, cepat pergi bujuk Valerie. Nanti, orang-orang malah mengira aku yang menyebabkan kalian bertengkar."

Sudut bibir Arthur terangkat sedikit. Dia melirik wallpaper ponselnya yang menampilkan diriku. "Tenang saja. Dia itu gampang banget dibujuknya."

Aku menonton video itu tanpa ekspresi, tetapi di dalam dadaku terasa dingin dan berat.

Aku teringat saat pertama kali bertemu dengan Arthur, diriku masih belum tahu bahwa dia adalah pewaris keluarga mafia.

Malam itu hujan turun deras. Aku salah belok dan tanpa sengaja masuk ke sebuah gang sempit, lalu tiba-tiba dikepung oleh suara tembakan, kekerasan, dan bau darah.

Sebuah peluru memelesat melewati telingaku. Aku ingin lari, tetapi kakiku sama sekali tidak bisa digerakkan.

Kemudian, Arthur muncul. Dia berdiri di depanku, lalu menggunakan punggungnya yang tegap untuk menahan semua bahaya.

Saat menyadari tubuhku gemetar, Arthur menggenggam tanganku dengan lembut dan menyalurkan kehangatan tubuhnya. "Jangan takut. Aku akan melindungimu."

Perlahan, suara tembakan dan jeritan menghilang dari pandanganku.

Ketika aku tersadar dan ingin mengucapkan terima kasih, Arthur sudah lenyap bagaikan hantu.

Sejak malam itu, aku tidak bisa lagi menahan perasaanku terhadap Arthur. Saat tidur pada malam hari, aku terkurung dalam pelukan lengan Arthur yang hangat di dalam mimpiku. Di siang hari ketika membaca buku, tanpa sadar pena di tanganku menggambar wajah samping Arthur yang tegas dan tampan ....

Sebulan kemudian, seolah-olah digerakkan oleh sesuatu yang tak terlihat, aku kembali berbelok ke gang itu. Di sana, aku melihat Arthur bersimbah darah. Dia duduk dan bersandar di dinding sambil terengah-engah.

Aku menangis ketika berlari ke sisi Arthur dan bertanya apa yang bisa kulakukan untuk menolongnya.

"Kenapa kamu gampang sekali menangis?" tanya Arthur sambil mendekat. Tangannya menyibakkan rambutku yang basah oleh hujan. "Tolong aku satu hal. Bawa aku ke rumahmu dan sembunyikan aku."

Saat tenggelam dalam tatapan mata Arthur yang dalam, aku benar-benar yakin bahwa aku telah melangkah ke dalam dunia yang tak bisa kutinggalkan lagi.

Tanpa perlu banyak kata di antara kami, aku menyerahkan diriku pada Arthur dan menjadi satu-satunya kekasih di sisinya.

Hingga setahun yang lalu, ketika berada dalam keadaan setengah sadar di atas ranjang, Arthur tanpa sengaja memanggil satu nama. "Bella."

Seluruh darah di tubuhku terasa membeku.

Keesokan harinya, Arthur mengenakan sebuah gelang batu permata bernilai fantastis di pergelangan tanganku, lalu mengecup ujung jariku dengan lembut. "Jangan berpikir macam-macam. Bella cuma adik angkatku kok. Sudah lama nggak bertemu dengannya, jadi aku sedikit merindukannya."

Melihat lingkar hitam pekat di bawah mata Arthur, hatiku pun melunak.

Bagaimanapun, Arthur memang benar-benar memperlakukanku dengan baik.

Di malam musim dingin yang dingin, Arthur akan memasukkan tanganku ke dalam mantel panjangnya untuk menghangatkanku. Ketika kakiku terkilir karena salah langkah, selama berminggu-minggu dia akan menggendongku naik turun tangga. Setiap kali aku menstruasi, selalu ada secangkir cokelat panas yang sudah dia siapkan di samping ranjang ....

Aku pernah berpikir bahwa akulah wanita yang akan menemaninya sampai akhir.

Namun setengah tahun lalu, adik angkat Arthur, Bella, yang sebelumnya dikirimnya ke luar negeri untuk dilindungi telah kembali.

Bella menggandeng lengan Arthur. Dia memiringkan kepala sambil menatapku lama, lalu akhirnya tersenyum polos.

"Kak Arthur, kenapa kamu mencari kakak ipar yang wajahnya mirip sekali denganku?"

Pada saat itulah aku akhirnya menghadapi kebenaran yang kejam.

Sejak kecil, yang bertubuh lemah dan tidak tahan dingin adalah Bella. Yang sering terkilir karena memakai sepatu hak tinggi juga Bella. Bahkan, cokelat panas itu pun adalah merek favorit Bella.

Ternyata semua cinta yang selama ini diam-diam kunikmati dan kenang setiap malam di dalam selimut, semuanya adalah milik Bella. Aku hanya meminjamnya.

Arthur pernah berjanji padaku.

"Valerie, setelah semua musuh yang mengincarku disingkirkan, aku akan memberimu pernikahan besar yang akan membuat dunia tercengang."

"Kamu menyukai rasa seremoni. Mulai sekarang, setiap hari Valentine aku akan selalu merayakannya bersamamu."

Sekarang, Arthur sudah tidak punya musuh lagi, tetapi kabar tentang persiapan pernikahan tak pernah kunjung ada.

Arthur sudah melupakan janjinya dan aku pun tidak perlu mengingatnya lagi.

Sebab, aku juga akan pergi.
Expandir
Próximo capítulo
Baixar

Último capítulo

Mais capítulos

Para os leitores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sem comentários
8 Capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status