Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belenggu Sang Bos Mafia

Belenggu Sang Bos Mafia

Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
Short Story · Mafia
401 viewsCompleted
Read
Add to library
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Perempuan simpanan Ervando sedang merajuk lagi. Ervando menyerahkan Surat Perjanjian Cerai padaku. "Tandatangani saja, cuma formalitas untuk menenangkan cewek itu." Aku mencengkeram ujung rokku erat-erat, mengangguk. Dengan tenang aku menandatangani namaku. Saat pergi, aku mendengar teman-temannya bercanda, "Dia ini sungguh penurut, ya? Jangan-jangan kalau kamu suruh dia ambil akta cerai pun, dia bakal diam saja tanpa protes?" Ervando dengan senang hati menyalakan sebatang rokok. "Mau bertaruh?" Mereka bertaruh bahwa sebulan kemudian di kantor catatan sipil, aku akan menangis tersedu-sedu, tetapi tetap patuh, tanpa keluhan menukar akta nikah dengan akta cerai. Aku menggenggam ponselku, tidak bersuara. Hanya membalas pesan yang baru saja masuk: [Kalau begitu, kamu menikah saja denganku, apa nggak bisa?] [Bisa.]
Short Story · Romansa
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Setelah Aku Mati, Si Mafia Tunanganku Menyesal

Setelah Aku Mati, Si Mafia Tunanganku Menyesal

Awalnya hanya sebuah hukuman sederhana, tetapi akhirnya aku malah mati membeku di dalam gudang pendingin. Tunanganku, Kenny, sang pewaris Keluarga Brahms, baru teringat padaku tiga hari kemudian. Sekarang aku melayang di sini, melihatnya tatapannya yang hancur dan gemetaran memeluk tubuhku yang kaku. Melihat bahwa akhirnya ia menyusun kembali semua kebenaran yang telah kubawa ke dalam kubur .... Terlambat sudah, Kenny. Tetapi tidak apa-apa. Aku ada di sini, memperhatikanmu. Melihat bagaimana kamu menghadapi kenyataan … bahwa dirimu sendiri yang mengurung wanita tercintamu ke dalam kuburnya.
Short Story · Mafia
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Hadiah Perpisahan untuk Bos Mafia

Hadiah Perpisahan untuk Bos Mafia

Menjelang upacara pernikahan bisnis kami, Oliver, tunanganku, berdiri di atas dek kapal kargo di dermaga baru dan mengumumkan bahwa cinta pertamanya, yaitu Evelyn yang merupakan adik tiriku, yang menderita penyakit jantung, adalah istri sahnya yang sesungguhnya. Di bawah dinginnya lampu sorot, Oliver memeluk Evelyn sambil tersenyum lembut. "Menurut aturan mafia, cuma wanita yang disaksikan oleh para tetua inti yang dianggap sebagai istri pemimpin klan. Yang lain, hanyalah gundik belaka." Diiringi restu dari para tetua klan, mereka saling bertukar kalung permata hitam, mengucap sumpah dan mengikat janji setia. Aku menyaksikannya tanpa suara, lalu membuat janji untuk melakukan operasi aborsi. Dari usia 16 tahun hingga 28 tahun, aku mencintai Oliver dengan sepenuh hati selama 12 tahun. Akan tetapi, di hati Oliver hanya ada Evelyn. Jika memang begitu kenyataannya, aku memilih untuk melepaskannya. Aku berangkat menuju markas rahasia di Negara Aresha Selatan dan hanya meninggalkan sepucuk surat pembatalan pertunangan, serta hadiah perpisahan untuk Oliver. Akan tetapi, Oliver yang selama ini selalu acuh tak acuh kepadaku, justru menjadi hancur hingga tidak lagi memedulikan urusan klan ….
Short Story · Mafia
4.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Suami Meninggalkanku Saat Gempa, Dia Menyesal Saat Aku Memilih ke Selacau

Suami Meninggalkanku Saat Gempa, Dia Menyesal Saat Aku Memilih ke Selacau

Saat gempa dahsyat menghantam, suamiku justru mendorongku hingga jatuh demi menyelamatkan mahasiswi miskin yang selama ini dia santuni. Aku tertimbun reruntuhan. Batu-batu bata menghantam tubuhku hingga organ hatiku robek, dua tulang rusukku patah, dan bayi dalam kandunganku tewas karena lemas. Akan tetapi, tepat saat aku akan didorong masuk ke ruang gawat darurat, suamiku justru mencegat dokter. "Selamatkan Aisha dulu! Dia syok berat dan rentan anemia. Ambil darah Zoya saja, golongan darah mereka sama." Rumah sakit itu adalah milik Keluarga Aditya, keluarga suamiku. Dokter itu sempat ragu sejenak, tetapi akhirnya dengan tangan gemetar, dia menuruti perintah sang tuan muda. Akibat penanganan yang terlambat, janin yang mati di rahimku memicu infeksi parah. Aku mengalami pendarahan hebat dan terpaksa menjalani operasi pengangkatan. Di dalam ruang operasi yang senyap, sayup-sayup aku mendengar suamiku di ruangan sebelah sedang menyenandungkan lagu pengantar tidur demi menenangkan perempuan lain. Tak lama kemudian, perutku pun mengempis. Sambil menatap langit-langit ruang operasi yang pucat, keringat dan air mataku luruh menjadi satu. Dengan sisa tenaga yang ada, aku menekan tombol nomor telepon. "Guru, dalam program pengabdian mengajar ke Selacau minggu depan, aku juga mau ikut."
Short Story · Romansa
1.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
Short Story · Realistis
4.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
Short Story · Realistis
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Tanggal Kadaluarsa Cinta

Tanggal Kadaluarsa Cinta

Sewaktu SMP aku jadi korban fitnah cabul, hanya Setyo Lakmana yang membelaku. Sejak saat itu, aku selalu percaya padanya. Hingga hari itu tiba, aku tidak sengaja mendengar candaannya bersama teman-temannya. "Kenapa dulu kamu membela Milla Jayandhi? Apa karena wajahnya yang mirip Riska Gayatri?" Setyo mendengus sinis. "Dia mana pantas dibandingkan sama Milla? Aku cuma merasa kalian terlalu berisik." "Lagi pula, dia jual diri atau tidak, apa urusannya denganku?" Keyakinanku runtuh seketika. Jadi, ketika Riska diam-diam mendorong selembar cek padaku, aku berkata dengan tersenyum, "Aku terima kesepakatan ini." Saat dia pergi ke luar negeri, aku bersedia menjadi penggantinya demi menahan Setyo agar tetap berada di sisinya. Aku sangat menyadari bahwa saat menatapku, Setyo sebenarnya sedang merindukan Riska melalui diriku. Jadi, Ketika Riska Kembali dan Setyo melemparkan uang kepadaku, aku tidak terkejut sama sekali. "Ambil uangnya dan jangan pernah muncul lagi." Aku tersenyum tipis dan menerima uang itu. "Tuan Setyo, kita impas." Hanya saja, setelah itu seluruh kota dipenuhi rumor bahwa dia mencariku seperti orang gila. Akan Tetapi, Setyo Lakmana, cintaku sudah lama kedaluwarsa...
Short Story · Romansa
2.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Terlahir Kembali Untuk Jadi Jurnalis Perang

Terlahir Kembali Untuk Jadi Jurnalis Perang

Alya Sebastian mulai menjalin kasih dengan Justin Fabian di usia 20 tahun. Pada usia 22 tahun, mereka mengikat janji seumur hidup. Setelah lima tahun menikah, mereka belum juga dikaruniai anak. Meski mendapat tekanan besar dari Keluarga Fabian, Justin tetap berbisik bahwa dia mencintai Alya. Saat itu, semua orang mengatakan bahwa Alya adalah orang terpenting bagi Justin. Alya pun memercayai Justin tanpa ragu sedikit pun. Sampai akhirnya, kabar tentang anak haram Justin terbongkar. Hari itu, Justin berlutut seharian penuh di tengah guyuran hujan lebat. Justin berkata, "Malam itu cuma kecelakaan. Davina mencekokiku obat. Aku kira, Davina itu kamu. Alya, seumur hidupku, aku cuma mencintaimu. Aku mohon, jangan tinggalkan aku." Alya memercayai ketulusan cinta suaminya, lalu menerima usulan Keluarga Fabian untuk mengambil anak tersebut dan mendepak ibunya. Namun, kemudian, saat Davina Ganendra tinggal di kediaman Keluarga Fabian untuk menjaga kandungannya, pria yang mengatakan akan terus mencintainya, rela meninggalkan rapat internasional demi menemani Davina. Bahkan, ketika gairah mereka berdua sedang memuncak dan hanya kurang satu langkah terakhir, Justin langsung mencampakkan Alya begitu saja demi menemani Davina sepanjang malam, saat Davina di balik pintu berkata bahwa dia takut gelap. Alya menyadari perubahan pada diri Justin. Untuk pertama kalinya, Alya menyodorkan surat cerai kepada Justin. Hari itu juga, Justin memotong pergelangan tangannya di kamar mandi sambil masih mengenakan cincin kawin. CEO dengan kekayaan senilai ratusan miliar itu hanya menuliskan satu kalimat pada surat wasiatnya: [Kalau nggak bisa menua bersama Alya, lebih baik aku mati saja.] Kali kedua, saat Alya baru saja angkat bicara, Justin langsung mematikan telepon dari Davina. Justin membawa Alya mengunjungi kembali setiap tempat yang pernah mereka datangi saat pacaran dahulu, lalu Justin mengatakan bahwa dia tidak bisa hidup tanpa Alya seumur hidup ini. Akan tetapi, sekali, dua kali, tiga kali … lama-kelamaan, sikap Justin mulai berubah menjadi acuh tak acuh. Pada kali ke-99, mereka bertengkar hebat. Saat Alya pergi membawa koper-kopernya, Justin tidak lagi mengejarnya untuk memohon ampun seperti yang biasa dia lakukan sebelumnya. Justin berkata, "Alya itu cuma terlalu dimanja. Sekalipun sudah bertengkar berkali-kali, kapan dia benar-benar mau cerai? Tunggu saja. Setelah beberapa hari, pikirannya menjadi tenang, dia pasti akan pulang dengan sendirinya." Namun, Justin tidak tahu, bahwa Alya sudah meninggal dunia pada malam hujan saat Alya pergi dari rumah itu .... Saat kembali membuka mata, Alya ternyata kembali ke hari di mana dia pertama kali mengetahui bahwa Justin memiliki anak di luar nikah ….
Short Story · Romansa
4.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Setelah mengalami kecelakaan mobil, aku dan ibuku berada di ambang kematian dan membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mendengar kabar itu, pacarku meninggalkan kami dan tak lama kemudian menikahi orang lain. Hanya sahabat masa kecilku yang rela menjual saham perusahaannya dan mengeluarkan 14 miliar demi biaya pengobatan kami. Meskipun pada akhirnya ibuku tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia. Aku juga kehilangan penglihatanku karena operasi itu. Namun, dia tetap tidak meninggalkanku. Dia bukan hanya membantu mengurus pemakaman ibuku, tapi juga memberiku sebuah pernikahan yang megah. Setelah menikah, kami hidup rukun dan saling mencintai. Kami menjadi pasangan yang paling diidamkan oleh semua orang di lingkungan kami. Tak disangka, setelah sebuah pesta hari itu, temannya bertanya kepadanya, "Apa yang akan kamu lakukan kalau suatu hari Yuni tahu kamulah yang kasih kornea matanya ke Sally dan malah membuat ibunya meninggal hanya demi menyelamatkan Tante Mira?" Hugo bergumam pelan, "Aku memang sudah menyakitinya, jadi aku akan menebusnya seumur hidupku." "Tapi, aku mencintai Sally. Demi dia, aku rela terjerumus dalam dosa dan nggak bisa mendapat pengampunan selama-lamanya."
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2526272829
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status