Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
From The Past

From The Past

(Moa) *** Langit biru mulai berubah oren, menandakan bahwa hari sudah mulai gelap. Jam menunjukkan pukul 17.45 WIB. Seluruh karyawan kantor sudah mulai menghilang meninggalkan tetumpukan tugas kantor dan akan bergelut dengan tugas rumah masing-masing. Soya menunggu bosnya yang masih berada di dalam kamar mandi, sudah setengah jam ia berdiri di depan ruangan Kai dan belum terlihat juga batang hidungnya. Soya membuang napas berat, menyenderkan punggung serta kepalanya di tembok. Lelah, itu yang kini dirasakannya, ia memejamkan kedua matanya mencoba untuk menenangkan diri. "Jangan tidur!" Suara Kai yang tegas dan cukup sexy mengagetkan Soya yang hampir terlelap.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang beyond the horizon
Read
+Library
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Kuda hitam itu melesat bagai hembusan angin, hanya menyisakan siluet samar dalam sekejap. Roni memegang kendali kudanya, dan sempat menoleh ke belakang. Hamparan salju putih membentang, dunia terlihat luas tanpa batas, selain itu tak ada apa pun. Pasukan yang mengikutinya di belakang segera menutupi pandangannya. Dia berbalik, melecut kembali kudanya, dan melesat menuju ibu kota.
985.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang beyond the horizon
Read
+Library
Beyond My Pride

Beyond My Pride

tanya Cayman yang mulai terlihat gusar. "Siapa saja bisa menyadarinya dengan mudah, Cayman. Kamu tidak begitu pandai menyembunyikan bangkai!" tukas Liza berusaha kuat untuk menahan amarah di dalam dirinya yang telah memuncak. Sebastian Varos terlihat memandangi Liza dari atas hingga ke bawah. Mungkin ia sedang menimbang-nimbang, apa yang harus ia lakukan pada wanita cantik di hadapannya kini.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang beyond the horizon
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

Yang benar saja, tubuh yang seharusnya sudah mereka basmi sebelumnya itu menghilang. "Dia berhasil kabur," ucap Seth lalu menoleh ke arah Pilav. "Bagaimana ini?" Pilav mengeluarkan sebuah perangkat berwarna biru dari sakunya. Perangkat itu disebut ceodrin. Gunanya adalah untuk mengirim pesan jarak jauh. Bentuknya seperti orb dan bisa beterbangan secara invisible. Setelah energi yang tersimpan di ceodrin habis, benda itu akan langsung lenyap tanpa sisa.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang beyond the horizon
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status