Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Pecundang... Kata itulah yang terus menerus keluar di benak Reynard, ketika ia mengalami rasa sakitnya penghianatan dan di ambang kematian. "jika saja aku terbangkitkan menjadi player... dapatkah aku menyelamatkan semua orang-orang yang penting bagiku?" "uhukkk... khakkk..." darah terus saja mengucur dan disaat terakhirnya suara bising terdengar bertubrukan... "Selamat... Keinginan terdalam dalam hatimu telah terbangun! Selamat Datang PLAYER ZERO" kebangkitannya merubah seluruh kehidupannya setelah regresi...
Fantasi
101.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

Dengan ketenangan, kutapaki jalan sunyi di tengah dunia yang bising oleh ambisi. Dengan ketenangan, kugenggam pedang bukan untuk membunuh, tetapi untuk melindungi. Dengan ketenangan, kuhadapi para penguasa kekuatan tanpa menyimpan dendam dan kebencian. Dengan ketenangan, kulewati cobaan, luka, dan kehilangan, tanpa kehilangan arah. Dengan ketenangan, kutulis kisahku di dunia persilatan—kisah tentang seorang anak pendekar yang menemukan kekuatan di jalan sunyi, “Jalan Sunyi sang Pendekar”. 0==(:::::::::::::::::::::::::::» Tingkatan Kulitivasi -Ranah Dasar -Ranah Lanjutan -Ranah Tinggi -Ranah Ksatria -Ranah Legenda
Pendekar
101.9K viewsOngoing
Read
Add to library
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

Dewi intan
Sentuh, sentuh, sentuh, sentuh ,sentuh, sentuh, aaaaaaa dia menyentuh semua tubuhku, dasar mesum. "ANIIIIIII BERHENTIII!!!!!" SENTUH... "Rhoma?....."katanya. Kenapa lembut sekali, katanya berjerawat kok tidak ada benjolannya? Squish, squish, squish, sentuh, sentuh, sentuh. Mengapa dia diam saja. "RHOMMAAAAAA!!! APA YANG KAU LAKUKAN?" masih squish.. Squish..squish.. "hey dasar bodoh, kenapa kau bising sekali, aku hanya menyentuh wajahmu, katanya Hanggara kau jelek dan berjerawat, tapi ini sungguhlah mulus dan kenyal" "KAU YANG BODOH, YANG KAU SENTUH ITU BUKAN WAJAHKU, TAPI BAGIAN LUNAKKU. DASAR ANEH, HIDUNG BELANG, KAMVRET" Wait!! Lunak?? Masih Squish..squish..squish. Deg.. Berhenti.. "aaaaa dasar wanita aneh, kenapa kau membiarkan aku menyentuh itu, jauh-jauhlah dari ku" ucapku beringsut mundur.
Romansa
9.711.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Kadang, cinta tidak perlu berlari. Ia hanya perlu seseorang yang cukup sabar untuk tetap berdiri di tempat yang sama—sampai yang lain berani pulang. Tujuh tahun lalu, Nayara Adinata pergi diam-diam ke luar negeri, meninggalkan Indonesia dan meninggalkan Elric Mahendra, lelaki yang pernah menjadi rumah teraman dalam hidupnya. Ia tak berniat kembali — sampai sahabat kuliahnya, Keira Adiwangsa, memintanya pulang untuk membantu perusahaan farmasi keluarganya yang tengah berbenah. Kini, Nayara kembali sebagai engineer dengan reputasi gemilang. Namun di balik meja rapat dan laporan teknis, ia mendengar suara yang dulu pernah menenangkan di antara bising dunia: Elric, kini direktur operasional perusahaan yang sama. Pertemuan itu membuat waktu berbalik. Bukan untuk menagih masa lalu, tapi untuk memahami bahwa beberapa perasaan tidak pernah selesai, hanya menunggu keberanian untuk kembali.
Romansa
197 viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Rumah Tangga
2.7K viewsOngoing
Read
Add to library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status