Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MARCO-POLO

MARCO-POLO

rintih Polo dan Lopez saat keduanya jatuh. Seorang monster menarik jas Lopez hingga keduanya jatuh bergulung-gulung di aspal luar hanggar. Polo segera bangun dan menyiapkan motornya lagi dengan mesin masih menyala. "Mom!" teriak Polo panik karena Lopez masih terlentang di aspal dan merintih padahal tak terlihat ada luka serius di tubuhnya. Monster tersebut tewas terkena tembakan dari peluru tabung berwarna silver yang disebut granat tabung dalam tayangan semalam buatan Vesper Industries.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Tok Tok Mawar langsung tersentak, dia berlari menuju ranjang kembali, memposisikan nampan makanan di pangkuan seperti semula. "Berusaha untuk kabur, heh?" Mawar langsung mendongak dan menatap Nico dengan pandangan tidak bersalah. Nico berdecak melihat ekspresi itu, "ck. Kau lihat itu?" tunjuk Nico pada benda yang tidak asing di mata Mawar. "Cctv itu tersambung ke ponselku," ucap Nico sambil mengangkat ponselnya. "Apa-apaan kau, keparat!" Mawar sontak berteriak, kedua tangannya mengepal.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
Sweet Passion

Sweet Passion

Ia hendak menanyakan bagaimana kondisi Ale yang sekarang setelah melakukan operasi jantung. "Bagaimana jantung kamu?" "Kenapa harus Zaka, sih, Ma? Ak memang tidak menyukai keberadaannya. Tapi, aku juga tidak tega jika jantungnya di donorin untukku!" desis Ale. "Itu permintaannya yang terakhir, Ale. Lihatlah, ini ponselnya. Katanya, ada sesuatu yang harus kamu ketahui dari ponsel ini. Paswordnya ada di belakang casing ini," Mamanya memberikan ponsel itu kepada Ale.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Sekadar mengikutsertakan akun Baskara di foto itu, tag. Selesai dirasa, Joi kembali menikmati sayur-sayurnya. Terlebih pada brokoli yang Mama Joi masak tumis. Huh, sedap tak ada lawan. Joi pun sampai menjilati ujung jarinya lantaran rasa luar biasa. Namun, bunyi notifikasi membuyar suasana indah itu, lagi. Ia ambil kasar ponsel bersampul hitam itu.
7.53.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

"PLAKKKK" Ayla menatap pak gio dengan mata berkaca-kaca dan air mata turun begitu saja merembet di pipi nya dan Ayla seakan sadar akan perbuatan gilanya langsung berlari keluar dari ruangan dosen yang sudah menampar nya itu. TWO WEEK
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Tapi lelaki seperti Ervin terlalu sayang untuk dilewatkan. “Eh, Em, skincare yang kamu endorse tuh, udah BPOM semua kan ya?” Entah kenapa Aileen tiba-tiba teringat staf di kantornya yang tergiur oleh skincare yang ditawarkan seorang influencer, dan berakhirlah wajah mulusnya, digantikan beruntusan dan warna merah di area wajahnya. “Hmm … harusnya sih BPOM ya, Kak.” “Harusnya? Jadi kamu nggak ngecek dulu itu BPOM atau nggak?” Aileen masih santai menanggapinya, menganggapnya obrolan wanita pada umumnya.
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Dave hanya diam, seperti menungguku untuk melanjutkan perkataanku. “Crimpsonmoon pack merupakan salah satu pack terkuat di negara ini. Bukankah sangat aneh jika sampai saat ini tidak satupun masalah yang terjadi pada kita semua. Aku mungkin terlalu berlebihan memikirkannya. Tapi, mereka memiliki pengaruh besar dalam negara ini. Akan sangat aneh jika sampai detik ini kita sama sekali tidak mendapatkan dampak apapun dari peristiwa itu.” Tanganku meremas erat seprei tempatkku duduk saat merasakan sengatan aneh dalam dadaku. Kegelisahanku yang selama ini kurasaan terasa semakin nyata saat aku mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku. Dave masih mencengkram tatapanku dengan manik dark greynya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
Poison (Racun untuk Maduku)

Poison (Racun untuk Maduku)

mataku terbelalak melihatnya. "Ya." "Aku butuh yang lebih banyak dari ini, Mbah. Ini kan hanya setetes," ucapku. "Mbah dan Nyimas hanya bisa memberimu setetes. Poison itu tidak akan langsung mematikan korban, tetapi akan membuatnya menderita perlahan-lahan sampai kau puas. Kamu jangan khawatir, nanti setiap madumu meneteskan air mata, botol bening itu akan terisi lagi oleh setetes poison. Dan kau bisa gunakan keesokan harinya. Begitu seterusnya, sampai kau puas mempermainkan penderitaan madumu," jelas Mbah.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
U

U

Aku hanya bisa diam mematung melihatnya pergi. Dia .... Pria itu memiliki postur cukup tinggi, bermata abu-abu gelap, memiliki lesung pipit di sebelah kiri, dan juga rambut hitam berponi yang sedikit lepek karena keringat. 'Dia manis.' ...
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai po mp
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status