Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
Cerita Pendek · Romansa
31.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Mon mari m’a noyée pour sa sœur adoptive

Mon mari m’a noyée pour sa sœur adoptive

La sœur adoptive de Nolan Leclair a simplement bu la tasse dans la piscine. Il m’a alors ligotée et jetée dans la piscine, ne me laissant qu’une bouche d’aération de deux centimètres. Il a dit : « Pour la peine de Clara, tu dois en souffrir plus ! » Je ne savais pas nager. Je n’avais d’autre choix que de m’efforcer de respirer, les larmes aux yeux, suppliant qu’il me vienne en aide. Mais il ne m’a fait que des reproches d’une voix froide : « Sans punition, tu ne seras jamais sage. » Je ne pouvais que me débattre désespérément… Cinq jours plus tard, il a finalement fléchi. Il a décidé de mettre fin à cette punition. « Je te pardonne pour cette fois. Si cela se reproduit, tu vas voir de quel bois je me chauffe. » Pourtant, il a ignoré que mon corps décédé a déjà gonflé.
Baca
Tambahkan
Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Agar anakku, Edy Sudrian bisa masuk sekolah internasional yang terunggul, aku sudah mempersiapkan semua berkas selama setahun. Di hari terakhir pengecekan berkas masuk sekolah, semua berkas sudah disiapkan kecuali akta nikahku bersama suamiku, Eric Sudrian. Namun, begitu tiba di ruang pendaftaran, Eric justru menuduhku karena bertindak sepihak. Saat aku hendak membela diri, staf sekolah berkata dengan wajah aneh, "Nyonya Anida Kusuma, sistem mencatat bahwa pasangan sah Tuan Eric bukan Anda." Dalam seketika, aku langsung terdiam. Darah dalam tubuhku seakan membeku. Sebelum aku sadar kembali, Viona Hakana yang berdiri diam di belakang Eric langsung menyerahkan akta nikahnya. Usai memeriksa, staf sekolah pun mengangguk sambil berbicara, "Pak Eric dan Bu Viona telah menikah di bulan Juni empat tahun lalu, sehingga bisa diproses sekarang." Di bulan Juni empat tahun yang lalu. Hari itu adalah hari pertunanganku bersama Eric. Eric menggenggam tanganku di depan para tamu, kemudian bersumpah bahwa aku adalah satu-satunya cinta sejatinya. Namun, kalimat itu ternyata menipuku selama tujuh tahun.
Baca
Tambahkan
Pengkhianatan di Arena Es Hoki

Pengkhianatan di Arena Es Hoki

"Akta pernikahanmu ini hanyalah suvenir seharga delapan ratus ribu, Bu Irene. Suamimu sudah menikah dengan orang lain." Dalam sekejap di kantor imigrasi, hidupku sebagai istri superstar tim permainan hoki, Leon Suta, lenyap. Pernikahan rahasia kami ternyata adalah penipuan, dan Leon sudah menikah secara resmi dengan manajernya, Sofia! Tapi kekejaman itu tidak berhenti di situ. Leon juga mengharapkan aku untuk setuju mengadopsi "anak yatim piatu korban perang", padahal anak itu sebenarnya adalah putra rahasia antara Leon dan Sofia. Dia tidak menginginkan seorang istri. Yang dia inginkan adalah seorang dokter kelas dunia untuk memperbaiki karirnya dan seorang pengasuh gratis untuk membesarkan anak dari istrinya yang asli. Tapi Leon membuat satu kesalahan fatal. Dia lupa bahwa akulah satu-satunya yang bisa membuatnya tetap bermain di atas es. Aku pun menandatangani kontrak yang memecahkan rekor dengan Tim Sonar, rival terberatnya. Sekarang, saat lutut Leon hancur selama babak pasca musiman, aku berada di bangku tim lawan, menyembuhkan satu-satunya orang yang bisa menghancurkannya. Dia menginginkan pengasuh? Aku yakin dia malah akan mengalami mimpi terburuknya.
Baca
Tambahkan
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu. (Saat masa jaya orang tua telah habis). "Jadwal kontrol Bapak tiga hari lagi, kamu sudah dapat uang buat biaya rental mobil?" tanya Ibuku saat aku baru saja pulang. "Yusup usahain ya Bu, semoga ada rezekinya," jawabku. Sambil melepas jaket yang selalu menemaniku mencari rupiah. "Kalau gak ada ya udah, gak apa-apa. Paling Bapakmu teriak-teriak kalau lagi kumat karena obatnya habis!" ucap Ibu sambil berlalu pergi. Aku tahu Ibu pasti kecewa, lalu bagaimana lagi, aku sudah berusaha keras, dalam hati aku merasa gagal. Uang sebesar lima ratus ribu saja tidak mampu aku cari. Mungkin bagi orang lain tidak seberapa, tapi untukku yang hanya berprofesi sebagai ojek online uang lima ratus ribu sangatlah besar. Apalagi akhir-akhir ini orderan sangat sepi tidak seperti biasanya. Aku duduk termenung di atas sofa lusuh, mataku menatap tiga bingkai besar yang terpajang di dinding, foto ketiga Kakakku saat wisuda. Mereka terlihat sangat gagah dengan toga yang dipakainya
Urban
108.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi

Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi

Putriku sakit parah dan membutuhkan sejumlah besar uang untuk pengobatan. Sementara itu, suamiku bukan hanya langsung menyerah dalam memberikan pengobatan, tetapi juga memulai hubungan asmara dengan teman masa kecilnya, Rachel Linata. Dalam keputusasaan, cinta pertamaku, Collin Luandra, mentransfer 10 miliar ke rekeningku dan menemaniku merawat putriku. Namun, putriku tetap tidak dapat terlepas dari cengkeraman maut. Enam tahun kemudian, Collin dan aku memiliki anak sendiri. Saat pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sendirian, aku mendengar percakapan Collin dengan dokter. "Pak Collin, kamu dan Bu Rhea juga sudah punya anak kalian sendiri sekarang. Gimana kalau apa yang terjadi waktu itu terungkap?" "Waktu itu, Rachel sakit parah. Aku mau nggak mau pakai sedikit trik supaya Rachel bisa terima transplantasi jantung dari anak itu. Lagian, Rhea sudah hamil lagi sekarang. Dia seharusnya nggak akan permasalahkan hal itu lagi." Saat ini, aku baru menyadari bahwa putriku sengaja didiagnosis secara salah. Collin telah diam-diam mentransplantasikan jantungnya kepada Rachel.
Baca
Tambahkan
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

A_W
Pada saat malam jum’at kliwon, Aulia berjalan mendekati Lemari yang berada di sebuah kamar kosong di lantai 2. Umurnya masih sekitar 9 tahun. Dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu, akhirnya dia berniat untuk membuka lemari itu. Tiba-tiba, “Jangan! Jangan di buka lemari itu Non Aulia!” “Loh, memang nya kenapa bu Sari?” “Pokoknya jangan non! Tolong jangan! Dan cepat anda kemari sebelum semuanya terlambat non! Cepat!!!” Seorang pembantu yang bekerja dirumah nenek Aulia mencoba menahan Aulia untuk tidak membuka lemari itu. Tapi, “Brakkk!!!” Pintu lemari itu terbuka dengan sendirinya tanpa disentuh sedikitpun. Suasana menjadi mencekam. Angin malam tiba-tiba berhembus kencang, padahal kamar itu sama sekali tidak memiliki jendela. Lalu, sepasang tangan yang penuh darah menarik Aulia masuk kedalam lemari, “Non Aulia!!!” “Brakkk!!!” Aulia masuk kedalam lemari itu dan pintu dari lemari itu tertutup dengan sendirinya. Angin malam yang tadi berhembus, sekarang menghilang. Seketika, lemari itu menjadi lemari biasa. Aulia yang tadinya masuk kedalam lemari, sekarang menghilang tanpa jejak sedikitpun. Lemari itu kembali menjadi lemari yang dipenuhi dengan baju-baju yang dimiliki oleh neneknya Aulia.
Horor
1010.1K DibacaTertahan
Baca
Tambahkan
Twisted Thrice

Twisted Thrice

Nana Kwasi Anto-Hia
A girl's love so deep? It appeared it was true love at the beginning. She was determined to do everything possible to get what she wanted. Her friends ridiculed her. Society mocked her. But she did not give up. "True love?" I often asked myself. But I had no answers to my questions. It took me quite a long time to define her true intentions. One night, she visited. "Let's try it," she proposed that night. I felt her warm breath as she whispered. Her wild expectations coupled with anxiety was making her heart beat very fast. It was a quiet night, and the light was dim in the room. That was the first time she spent the night with me. I was determined not to have any affair with her. I was a novice, and I believed she was not though many people in the community including her family believed she was a virgin. A feeling I could not define thrilled through me when she spoke. "A test or she mean it?" I asked silently. We have often talked about staying chaste till the appropriate time, the time we are sure to get married, so why was she proposing that we try it? I brushed off that thought and began thinking about how I was going to go about it if she really meant it. I had no experience in satisfying a woman in bed. "Did you hear me?" she asked. And before I could say anything, I felt a kiss on my right cheek. The man in me responded to the touch. But before I could act on my feelings, I remembered grandma's prediction about us. "Are we really going to get married someday?" I asked silently . . . Happy reading!
Romance
103.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Après la rupture, il regrette

Après la rupture, il regrette

L’ami d'enfance de ma sœur et moi étions ensemble depuis neuf ans, nous étions sur le point de nous fiancer. Comme d'habitude, après une soirée entre amis où il avait bu, je suis allée le chercher. Arrivée à la porte, j'allais l'appeler quand j'ai entendu les moqueries de son ami : « Victor, ton amour idéalisé est de retour. Tu vas jeter la remplaçante ou garder les deux ? » Un ricanement s'échappait de ses lèvres. À cet instant, un autre ami à côté riait avant de prendre la parole. « Vraiment, tu as de la chance ! Après le départ de ton amour idéalisé, seul, tu as commencé à t’amuser avec la petite sœur de ton amie d’enfance. Neuf ans à jouer la comédie, ça suffit, non ? Et juste à temps, ton amour idéalisé est revenue. » Victor a dit, sa voix était teintée de défi : « Chloé croyait que je l’aimerais toute ma vie. Il fallait bien briser son égo avec une remplaçante bon marché ! »
Cerita Pendek · Romance
15.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

Miss_ Mia_69
Intan sama sekali tak menyangka, jika dirinya dijadikan istri kedua oleh suaminya-- Ihsan. Menjadi istri kedua, bukanlah hal yang diinginkan oleh Intan. Semua orang menyakahkan nya, dan menganggap nya sebagai perusak rumah tangga orang. Kedua orang tua Intan tak mau mengakuinya sebagai anak, karena mereka malu putri mereka menikah dengan Pria yang sudah beristri. Pertemuan nya dengan Ihsan berlangsung begitu cepat. Hanya butuh waktu 5 bulan saja, Ihsan akhirnya mantap untuk melamar Intan. Sebelumnya, Intan pernah bertanya, apakah Ihsan sudah memiliki istri, tapi Ihsan menjawab dia belum pernah menikah. Intan terpaksa bertahan, dan menghadapi sikap istri pertama Ihsan, yang setiap hari selalu menghina dirinya, bahkan memperlakukan nya seperti pembantu. Aida-- Istri pertama Ihsan. Dia selalu menganggap Intan sebagai saingannya. Berbagai cara dia lakukan, untuk membuat Intan jatuh dimata Ihsan. Ihsan sangat mencintai Intan. Dia tak mudah percaya begitu saja dengan yang dikatakan oleh Aida. Bu Eni-- Ibu Ihsan. Beliau juga sangat menyukai Intan. Hal itu semakin membuat Aida terbakar api cemburu. Puncaknya adalah saat ia membawa lari bayi Intan dan Ihsan, lalu membuangnya begitu saja ke sungai.
Romansa
103.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2122232425
...
27
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status