Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Langkah kakinya terdengar mendekat beberapa langkah, tapi berhenti. Leo melepaskan bekapannya, menatapku tajam, memberi kode untuk menjawab. Sementara itu, di bawah sana, miliknya masih tertanam dalam-dalam, berdenyut nikmat. "I-iya... ahh... Bu!" jawabku, berusaha terdengar normal meski napasku putus-putus. "Cuma... piring licin." Bukannya berhenti, jawaban itu malah memicu sisi liar Leo. Dia menekan punggungku hingga tubuhku semakin menungging di atas wastafel.
811 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as liars liars
Read
+Library
Obsesi Liar Kakak Iparku

Obsesi Liar Kakak Iparku

“Pas… buat ngobrol rahasia yang cuma kita berdua tau.” Aria menelan ludah. Ia tahu, ini bukan sekadar obrolan santai. Gawat… kalau listriknya nggak cepat nyala, dia bisa makin jadi-jadi, batinnya. Suara di luar jendela makin sunyi, hanya detak jam dinding yang terdengar. Aria mulai merasa sedikit rileks—sampai tiba-tiba… “BRAKK!”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as liars liars
Read
+Library
Gairah Liar Mantan Suamiku

Gairah Liar Mantan Suamiku

jawab Maira tetap menatap lurus ke depan, tak menatap Dirga sama sekali. Dirga mengembuskan napas kasar. Tampak menunjukkan rasa kesal di dalam dirinya. Pria tampan itu ingin sekali membantah ucapan Maira, tetapi dia sadar dia tidak bisa untuk memaksa. Dia dan Maira sekarang adalah dua orang asing—yang mengenal dalam lingkup pekerjaan. Tidak lebih. Fakta yang membuat hatinya menjadi tak nyaman, tetapi dia tak bisa berbuat apa pun.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as liars liars
Read
+Library
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

"Enggak ada cara lagi selain mengancam Putri agar dia tak berani buka mulut. Sarah akhirnya mengambil ponselnya kemudian menghubungi seseorang. [Hallo, Lucky. Aku butuh bantuanmu untuk menyekap sepasang suami istri. Kamu ada waktu sekarang, kan?] Putri yang mendengar hal itu paham siapa orang yang akan di sekap oleh Sarah. Putri ingin berontak untuk menghentikannya tapi lagi-lagi dia tak bisa melakukan apapun sekarang. [Untuk Anda, saya selalu punya waktu. Kirim segera nama dan alamat orang itu!] balas Lucky, orang bayaran Sarah.
7.0K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as liars liars
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Tidak mungkin! Aku pasti salah dengar. “Kau bercanda?” “Tidak! Aku serius.” “Kau bercanda!” “Tam!” Hah … percuma, aku tidak ingin mendengarnya lagi. Semua adalah omong kosong. “Tam! Kau mau kemana?” “Apa urusanmu?!”
3.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as liars liars
Read
+Library
My Liar Boyfriend

My Liar Boyfriend

Selalu tenang, tapi mematikan. Kaffa memerhatikan Abin yang mulai memainkan stiknya di atas meja hijau. “Linzy balik, kan?” Tiba-tiba Kaffa punya topik baru untuk dibahas. Memang paling suka kalau membahas Abin. Fras yang sudah tahu terkikik dengan kencang. “Jadi, gimana, Bin? Yang pelakor Jisya apa Linzy?” Abin memutar matanya dan kembali mengukur stiknya karena gilirannya belum selesai. “Pilih satu aja, Bin. Kalau lo mau sama Linzy, biar Jisya sama gue.” tawar Kaffa.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as liars liars
Read
+Library
SISI LIAR JANDA SUAMIKU

SISI LIAR JANDA SUAMIKU

“Dasar pelakor s*alan!” Tiara kalap, ia mendekati Mila lalu menarik jilbabnya. Tanpa ampun ia menjabat rambut Mila. Tidak mau kalah, Mila membalas menarik jilbab Tiara, dan menjambak rambutnya. Kini mereka berdua saling jambak rambut. “Dasar pelakor!” Teriak Tiara “Heh kalian berhenti!” Akhirnya Pak Misbah, bapak Rt yang Mila hubungi tadi datang melerai mereka.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as liars liars
Read
+Library
Sisi Liar Mematikan!

Sisi Liar Mematikan!

Erlangga menyunggingkan senyum penuh ejekan lalu melirik Liana sekilas, dilihatnya dari cara Liana menatapnya, Liana tidak segan-segan menunjukkan ketertarikannya terhadap Erlangga. Melihat cara Erlangga mengukir senyum di bibirnya ketika pergi dari hadapan mereka berdua, Tedja tidak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan kata-kata tidak menyenangkan. “Sungguh seorang pemain!” ujarnya dengan tatapan mata merendahkan. “Dia pria sempurna! Wanita itu sungguh beruntung mendapatkannya!” puji Liana dengan tatapan mata kagum.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as liars liars
Read
+Library
Obsesi Liar Tuan Misterius

Obsesi Liar Tuan Misterius

lugas Matthias. "Kau memang sudah gila, ya!" maki Serafia. "Dalam mimpimu pun itu tidak akan terwujud." "Kau yang membuatku gila," imbuh Matthias santai. Tawa pahit keluar dari mulut Serafia, seolah kalimat Matthias barusan adalah sesuatu yang terasa lucu juga memuakkan. "Berhentilah menampakan karakter palsu yang kau buat-buat ini Matthias, obsesi liarmu itu memuakkan. Aku tahu betul karakter aslimu yang manipulatif dan brengsek itu."
10466 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as liars liars
Read
+Library
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

Bukankah kedua orang itu selama ini berada dalam lingkungan hitam yang penuh dengan berbagai tipu muslihat para penjahat jalanan. Bahkan Zea adalah salah satu penikmat uang haram dari para lelaki hidung belang selama ini. Bukan tidak mungkin, dia meminta bantuan pada para langganannya itu untuk membantunya membebaskan diri dari tuduhan, dengan cara-cara kotor. Obrolan perihal Zea dan Dani begitu menarik untuk dibicarakan saat itu. Rama, Sekar dan Anin yang merasa puas atas penangkapan kedua orang itu, tidak menyadari kalau ada seseorang yang bersembunyi untuk mendengarkan pembicaraan itu.
13.6K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as liars liars
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status