Nasib si Bungsu
Ibu berdecak kesal, kemudian dia kembali masuk ke dalam rumah melalui pintu dapur.
"Lihat Sup tanah Bapak dulu, setiap musim pasti pohon-pohonnya berbuah lebat," Bapak menunjuk kebun yang dulu merupakan milikinya itu, tanahnya cukup luas dengan beberapa jenis pohon buah, ada alpukat, mangga, nangka, dan rambutan, serta pohon pisang yang selalu ada.
"Kalau Bapak tahu Jejen bohong, tidak akan Bapak jual tanah itu, seandainya masih milik kita, mungkin bisa jadi ladang rezeki, buah-buahnya bisa kita jual ke bandar langsung."
ตอนยอดนิยม