Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKAN ISTRI LEMAH

BUKAN ISTRI LEMAH

Awalnya Melati merasa sedih karena bagaimanapun dia adalah ayahnya tapi kini senyum ceria di wajahnya sudah kembali. “Wat, usahamu sudah berkembang dengan pesat, gimana kalau kamu mulai buat beli rumah? Ucap Ibu di sela-sela memasak. “Boleh juga, Bu tapi aku belum nemu yang cocok. Ibu ada rekomendasi gak pengen tinggal dimana?” “Sebenarnya ada sih.” Ibu menaruh pisau yang dipegangnya kemudian mulai bercerita.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as rumah ibu
Read
+Library
Saat Ibu Mertua Berkunjung

Saat Ibu Mertua Berkunjung

"Rumah jelek, kecil, nggak sesuai ekspektasi. Akbar bilang kalian membeli rumah yang cukup nyaman untuk kalian tinggali berdua. Rupanya cuma rumah seperti ini. Rumah petak. Ini nggak seluas rumah ibu di desa!" "Alhamdulillah aja, Bu." Kutinggalkan wanita itu dan pergi ke dapur. Makin lama perkataan ibu makin pedas saja seperti boncabe level 500. Sementara Ibu mondar-mandir ke setiap ruangan untuk memeriksa perabotan atau apalah, aku memilih menyiapkan air minum untuknya.
22.8K viewsCompletedAdded to Library 865 Times as rumah ibu
Read
+Library
Gadis Penari Sang Presdir

Gadis Penari Sang Presdir

Rumah sederhana itu membawa ketenangan yang muram. “Terima kasih sudah mengantar kami,” ucap Ibu Irfan di depan pintu rumahnya. Roy yang tadi hanya berniat menjabat tangan wanita itu, maju selangkah dan memeluk tubuh rapuh wanita tua yang memiliki tinggi tubuh hanya sebatas dadanya.
9.91.0M viewsCompletedAdded to Library 24.2K Times as rumah ibu
Show Reviews (295)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Joanne Irene
walaupun novel ini udah lama, dan aku baru tau dan baru baca. tp jujur novelnya bagus banget. awalnya masih agak bingung dengan alur ceritanya, tapi pas udah ngalir aja, malah candu banget bacanya. terima kasih author. bisa kali S2? wkwkkwkwkw
Read All Reviews
SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

Sampai akhirnya berdiri, berjalan dan terus beroperasi. Akhirnya aku tiba di rumah Ibu. Membuka pagar hitam yang menjulang tinggi, lalu kemudian masuk ke dalamnya. Rumah dengan tipe 120 di depanku saat ini. Memiliki halaman depan yang cukup luas. Di sebelah kanan, terdapat gazebo kecil yang di depannya ada sebuah kolam hias. Lalu sebelah kiri, hanya berupa carport. Dan kini, aku berjalan di tengah-tengah untuk menuju bangunan rumah Ibu. Kulihat Ibu sedang duduk di kursi kayu di teras rumahnya. Ibu nampak sedang menikmati teh hangat juga kue basah tradisional yang biasa dibelikan ART-nya saat ke pasar.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 825 Times as rumah ibu
Read
+Library
KETIKA ISTRI DIMADU

KETIKA ISTRI DIMADU

Di usianya yang sudah tua, Ibu Narti hanya mengandalkan dari jerih payah Hari sebagai buruh bangunan. “Assalamualaikum,” ucap Hanum saat memasuki rumah masa kecilnya. Tak banyak yang berubah. Rumah ini tetap sederhana denga warna cat yang kian memudar. “Bu, aku tinggal di sini, ya!” Hanum meminta izin sesudah mencium punggung tangan ibunya. “Iya, Nak,” sahut Ibu Narti berurai oar mata. “Ini kan rumahmu juga.”
106.6K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as rumah ibu
Read
+Library
IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

"Nella, Ibumu terlalu cerewet, kalau begini terus lama-lama aku nggak betah tinggal di sini," gerutu Mas Rohman ketika aku baru saja masuk kamar. "Yang sabar ya, Mas. Kalau kita pindah dari sini, kan kasihan Ibu sendirian," sahutku yang masih merasa berat jika harus meninggalkan ibuku sendirian, sebab kalau ada apa-apa kan susah jika tidak ada sosok laki-laki di rumah, terutama pas ada atap bocor, atau masalah lain yang hanya bisa dikerjakan oleh laki-laki.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as rumah ibu
Read
+Library
Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

Ketika di rumah ibu aku benar- benar Merasa nyaman, walaupun rumah ibu kecil dan hanya memiliki satu kamar saja, kamar itu digunakan untuk sebagai tempat tidur sedangkan ibu memilih tidur di ruang tengah, dengan alasan memberikan pasilitas terbaik agar suami ku nyaman di rumah ibu. Bahkan ibu tak sungkan-sungkan memasak jamuan yang enak untuk suami ku. Walau jamuan itu hanya berupa ayam gongseng, suami ku dengan lahap memakan masakan ibu, ibu ku mendahulukan mas Rama dan aku untuk makan, namun karena aku ingin makan bersama ibu akhirnya mas Rama yang duluan makan.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as rumah ibu
Read
+Library
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

Ia menambahkan, lebih pelan tapi tegas, “Jangan biasakan mengabaikan grup keluarga.” “Iya, Ma.” Di seberang sana, Mama Arsen terdiam sejenak, seperti sedang menimbang sesuatu. “Kalian pulangnya bareng?” tanyanya kemudian, nadanya terdengar lebih lunak, meski tetap menyimpan kendali. “Iya, Ma.” “Habis dari mana saja?” lanjutnya, tanpa jeda yang memberi ruang untuk bernapas. “Aira tadi bertemu perwakilan Ivory Gallery,” jawab Aira hati-hati. “Terus Arsen datang buat jemput.”
10732 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as rumah ibu
Read
+Library
REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

“Cucu nenek akhirnya sampai juga. Dari tadi nenek nungguin, lho. Nenek kira enggak jadi datang.” Aku melangkah masuk ke rumah ibu, rumah yang dahulu hanya hunian sederhana, tetapi kini sudah menjelma bangunan kokoh dan mewah karena sedikit demi sedikit dari hasil kerjanya Mas Bima merenofasi rumah ini. Walaupun bangunan rumahnya sudah gedongan dan dilengkapi fasilitas mewah, sosok ibu mertua tetap sederhana.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 647 Times as rumah ibu
Read
+Library
Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Dihalaman rumah berwarna putih, mewah tak jauh beda dengan rumah Roni. "Ibu bisa tinggal dirumah ini." "Ini rumah siapa?" "Rumah ibu, pak Roni baru membelinya untuk ibu," jawab Mail yang membuat Zahra terdiam. Setelah berhasil membawa Zahra kembali, kini Mail pun meninggalkan tempat, sementara Zahra yang kini sudah berada di dalam rumah mewah itu. Pandangannya terus tertuju pada tiap sudut rumahnya, yang tampak sangat bersih dan tertata rapi.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as rumah ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status