Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

“Apa, Sayang?” “Jaki mau makan buah, Bu.” “Buah apa?” “Itu!” Zaki mengarahkan telunjuknya ke layar televisi, di sana ada iklan buah nanas yang dipotong dan dijadikan produk jus kemasan. “Oh, nanas? Nanasnya nggak ada, Sayang. Adanya apel ya, Yah?” Dewa menjawab ada. “Ih, padahal baru beres makan tadi lho.”
1034.8K viewsCompletedAdded to Library 905 Times as pace buah
Read
+Library
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

“Yang penting rujak bebek.” “Abang carikan buahnya dulu, ya.” Rizky mengecup kening Tyas dengan hati-hati. Ia kemudian menarik lengan Rey, memberi isyarat agar berpamitan pada Mama Marisa dan Mama Ratih yang duduk di sofa, lalu bergegas keluar. “Di mana beli buah untuk bahan rujak?” tanya Rizky saat mereka menuruni tangga. Dahi Rizky berkerut memikirkan persediaan buah. “Di belakang hanya ada mangga dan jambu air.”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as pace buah
Read
+Library
Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

Walau sudah berdamai dan menerima keadaanku, tetapi tetap saja setiap ingat kenyataan itu dadaku seperti tersengat Aku menunggu Bastian di pintu masuk bagian kebutuhan sehari-hari dan bahan-bahan mentah. Lelaki itu mendorong troli agar kami bisa berbelanja dengan mudah. Aku memilih barang-barang yang memang aku butuhkan selama satu bulan ke depan. Untuk buah-buahan aku lebih memilih buah yang tahan lama seperti jeruk, pisang, apel, dan pir. Kebetulan Bastian juga menyukai semua jenis buahan tadi. Ketika kami melewati rak bagian kosmetik, seseorang memanggil Bastian. Kami menoleh, aku melihat seorang wanita cantik tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah kami.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 523 Times as pace buah
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Selain musim hujan, juga musim matoa, alpukat dan cermai. "Jambu airnya juga sudah berbuah lho, Non." terang Mbah Mi dengan penuh semangat, "Buahnya lebaaattt banget je, Non." Terangnya lagi dengan penuh semangat, "Kepingin nggak Non, eh, Non ngidam apa? Nggak rewel kan bayinya? Nggak pengin yang aneh-aneh …?" Dug!
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as pace buah
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

balas Alana Tidak lama kemudian Alana memunguti daun kering yang berserakan di halaman rumahnya dan mengumpulkannya menjadi satu Tidak sengaja Alana menginjak sesuatu, berbentuk bulat kecil, dan berwarna hijau “Ini apa?” tanya Alana “Buah Matoa yang masih muda” jawab ayah Alana “Bukannya buah matoa hanya bisa hidup di daerah Indonesia timur seperti papua?” tebak Alana “Itu benar, tetapi seiring berjalannya waktu dan berubahnya suhu, matoa juga bisa hidup di beberapa wilayah” balas ayah Alana dengan sangat jelas
107.3K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as pace buah
Read
+Library
Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

Pohonnya semakin lebat dan buahnya semakin terlihat banyak. Alpukat, durian dan manggis. Ketiganya rupanya ditanam di sini. “Aku tidak menyangka ada sebanyak ini.” Aliesha berdecak kagum karena begitu banyaknya buah di sini. Biasanya dia hanya menyaksikan ini semua di Youtu**. Kini semua terlihat begitu nyata. “Ada yang kamu sukai? Atau kamu mau cari bentuk buah yang paling estetik?” Ben mencoba melucu sembari memilah-milah alpukat yang akan dipetik.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as pace buah
Read
+Library
JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

Tadi Maya sempat mengirim pesan WA jika ia akan ke kampus dan membawa dulu laptopnya. Saat itu terasa sepi, hanya ditemani beberapa batang pohon jambu air Taiwan yang sedang berbuah lebat. Buahnya besar-besar. Warnanya merah cerah atau merah menyala, disebut Red Taiwan. Buahnya besar-besar dan rendah-rendah. Hanya dengan mengangkat sedikit tangannya, ia bisa memetik buah-buah yang manis itu. Ia pun memetik beberapa buah jambu itu. Tante Liana dan Om Hendra memang tidak melarang anak-anak kosnya untuk mengambil buah-buahan itu. Karena kadang-kadang anak-anak kos juga ikut membantu mengurusi tanaman-tanaman tersebut, termasuk menyapu dedaunan yang rontok.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as pace buah
Read
+Library
Wanita Rahasia Sang Mafia

Wanita Rahasia Sang Mafia

ucap Miko meletakkan semua buah-buahan di atas meja. Terlihat ada semangka di atasnya. "Kamu tidak beli durian ya ?" tanya Bella. "Tidak. Karena Brian tidak suka durian. Dia akan pingsan jika mencium aroma durian. Kalau kamu suka durian makan sendiri saja jangan mendekatkan durian itu kepada suamimu. Yang ada nanti dia bisa masuk IGD," ucap Miko yang memberitahukan kalau Brian tidak suka aroma durian.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as pace buah
Show Reviews (3)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
ZeeHyung
Assalamu'alaikum, Hai semuanya. Zeehyung hadir kembali nih. Yuk mampir ke novelku. kisah mafia yang alergi wanita dan setelah bertemu dia bucin loh... yuk segera merapat komen dan simpan di rak kalian, ya. Mauliate Godang
Read All Reviews
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang - Rindu Saga berhenti lama di depan sebuah rumah bergaya mediterania dengan halaman yang lumayan luas. Beberapa pohon buah-buahan berjajar menjadi pagar hidup. Ada pohon mangga, jambu air, kelengkeng, dan satu pohon besar di pojok halaman sebelah kanan. Buahnya lebat, kehitaman mirip anggur dan sebagian telah berjatuhan di tanah. Buah Juwet. Buahnya manis agak sepet, kalau di makan membuat bibir berwarna ungu pekat.
10136.5K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as pace buah
Show Reviews (34)
Read
+Library
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Read All Reviews
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Begitu juga setiap Idul Fitri, Mama membagikan sejumlah parcel untuk mereka. Punggungku terasa capek dari tadi menunduk membersihkan sayuran. Kebetulan di belakangku ada sandaran, maka aku nyaman menyandarkan punggungku di sana. Tanganku meraih kresek yang berisi banyak buah untuk kupindahkan ke keranjang. Ada jeruk Bali merah, jeruk murcot Thailand, apel envy, apel Pacific Queen, Pacific Rose, yang kesemuanya dibeli oleh Mas Ipar. Aku mulai mengupas pir singo dari Mbak Romlah. "Helena!” baru beberapa gerakan tanganku menyentuh buah, suara Mas Ipar tiba-tiba mengagetkanku. Tubuh tinggi dan tegapnya sudah nongol di ambang pintu. “apa yang kamu lakukan?”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as pace buah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status