Terjerat Pesona Mama Temanku
Bela berjalan ke arah wastafel yang terletak tak jauh dari dapur.
Di bawah wastafel itu, laci besar menyimpan peralatan dapur, pisau-pisau, sendok, dan perkakas lainnya. Tangannya, meski gemetar, bergerak cepat. Ia membuka laci dengan hentakan keras hingga suara “PRANG!” dari sendok-sendok yang saling beradu memenuhi ruang sunyi.
Matanya liar mencari.
Lalu ia menemukannya.